Perawatan Keluarga dengan Moist Wound Dressing pada Ulkus Diabetikum
DOI:
https://doi.org/10.56211/pubhealth.v2i1.319Keywords:
Diabetes Mellitus; Keperawatan Keluarga; Perawatan Luka Moist Wound Dressing; Ulkus Diabetikum
Abstract
Latar belakang: Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis dengan gangguan metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah (hypergliclemia) yang disebabkan oleh kerusakan pada pangkreas mengakibatkan menurunya produksi dan kinerja pada insulin sehingga tidak dapat digunakan dalam tubuh secara efektif. Kadar gula darah yang tinggi secara berkepanjangan dapat mengakibatkan komplikasi salah satunya adalah ulkus diabetikum. Tujuan: penelitian ini memberikan asuhan keperawatan keluarga dengan penerapan perawatan luka lembab untuk mengatasi gangguan integritas jaringan dengan tindakan perawatan luka wound dressing. Metode: penelitian ini adalah penelitian studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan keluarga. Penelitian dilakukan pada Maret 2022 pada dua orang pasien diabetes mellitus tipe 2 dengan ulkus diabetikum yang diberikan implemntasi perawatan luka dengan teknik moist wound dressing selama seminggu. Kesimpulan: perawatan luka dengan moist wound dressing dapat dilakukan untuk proses penyembuhan luka diabetes mellitus tipe 2 serta perubahan luka yang cukup membaik hingga menunjukkan berkurangnya nyeri, cairan pus yang berkurang, tidak terdapat tanda- tanda infeksi, perfusi jaringan membaik serta ukuran luka mengecil. Tindakan perawatan luka dengan moist wound dressing dapat diterapkan pada penderita diabetes mellitus yang memiliki luka ulkus diabetikum.
Downloads
References
Alfaqih, M. R., Sinawang, G. W., Faizah, R., & Hermanto, A. (2019). The Management of Diabetic Foot Ulcers Using the Wound Treatment Techniques of Modern Dressing: A Systematic Review. Jurnal Ners, 14(3), 177–181. DOI: 10.20473/jn.v14i3.17016 DOI: https://doi.org/10.20473/jn.v14i3.17016
Andi Syahputra. (2018). Perbedaan Kondisi Luka Sebelum dan Setelah Perawatan Dengan Menggunakan Teknik Modern Dressing Pada Penderita Ulkus Diabetikum. Jurnal Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar hal 121.
Anggeria, E., Siregar, P.S. (2019). Efektivitas Perawatan Ulkus Diabetikum Terhadap Penerimaan Diri Pasien Diabetes Melitus Tipe II. Jurnal JUMANTIK .Vol 4 No 2 DOI: https://doi.org/10.30829/jumantik.v4i2.5590
Azizah, N., Intan, I., Tulak, D., Kurniawan, M. A., & Afelya, T. I. (2019). Diabetic Foot Ulcer Treatment Post Auto Amputation Digiti Pedis Sinistra: Case Study. Indonesian Contemporary Nursing Journal, 4(1), 27–37. DOI: 10.20956/icon.v4i1.5595. DOI: https://doi.org/10.20956/icon.v4i1.5595
Damayanti, Santi. (2019). Diabetes Mellitus & Penatalaksanaan Keperawatan. Yogyakarta: Nuha Medika
Damsir, Mattalatta, Muzakkir, Irnayanti, R. 2018. Analisis Manajemen Perawatan Luka Pada Kasus Luka Diabetik di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Arifin Nu’mang Kabupaten Sidrap. Windows of Health: Jurnal Kesehatan. Vol.1 No. 2 DOI: https://doi.org/10.33096/woh.v1i2.659
Delshad, E., Tavakkoli-Kakhki, M., & Motavasselian, M. (2017). Successful Repair of Diabetic Foot Ulcer with Honey-Based Treatment: A Case Report. Iranian Red Crescent Medical Journal. 19(3). DOI: 10.5812/ircmj.41939. DOI: https://doi.org/10.5812/ircmj.41939
Detty, Ade., Fitriyani, N., Praseta, T., Florentina, B. (2020). Karakteristik Ulkus Diabetikum pada Penderita Diabetes Melitus. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada. Vol 11 (1): 258-264. DOI: https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i1.261
Di Domenico, E. G. (2020). Silver Sulfadiazine Eradicates Antibiotic-Tolerant Staphylococcus aureus and Pseudomonas aeruginosa Biofilms in Patients with Infected Diabetic Foot Ulcers. Journal of Clinical Medicine. 9(12), 3807. DOI: https://doi.org/10.3390/jcm9123807
Effendy, N. (2018). Dasar- dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat Edisi 2. Jakarta: EGC.
Fadhilah, N. (2019). Konsumsi Makanan Beresiko Faktor Penyebab Penyakit Tidak Menular. Jurnal Kesehatan. Vol 8 (2), 101-105. DOI: https://doi.org/10.35952/jik.v8i2.154
Fitriyanti, M.E., Febriawati, H., Yanti, L. (2019). Pengalaman Penderita Diabetes Mellitus Dalam Mencegah Ulkus Diabetik. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Bengkulu. Volume 7 Nomor 2. DOI: https://doi.org/10.36085/jkmu.v7i2.481
Gusti, Salvari. (2018). Asuhan Keperawatan Keluarga, Jakarta: Trans info Media.
Handayani, L. T. (2016). Studi Meta Analisis Perawatan Luka Kaki Diabetes Dengan Modern Dressing. Jurnal keperawatan. 6(2), 149–159.
Handayani, L. T. (2019). Studi Meta Analisis Perawatan Luka Kaki Diabetes dengan Modern Dressing. The Indonesian journal of health science. 6 (2).
Hasdianah. (2012). Mengenal Diabetes Mellitus Pada Orang Dewasa dan Anak-Anak dengan Solusi Herbal. Yogyakarta: Nuha Medika.
IDF. (2021). IDF Diabetes Atlas 10th edisi 2021. International Diabetes Federation Diabetes Atlas, Edition, 1-176, https://www.diabetesatlas.org
Infodatin. (2020). Diabetes Melitus, http//pusdatin.kemkes.go.id
Kementerian Kesehatan RI (2021). Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes). Riset Kesehatan Dasar (Rikesdas 2018). Laporan Provinsi Sumatra Utara. Diakses dari:https://ejournal2.litbang.kemkes.go.id/index.php/lpb/issue/view/260
Khotimah Khusnul. (2019). Gambaran Citra Tubuh, Peran, Ideal Diri dan Harga Diri Pada Clien Diabetes Melitus Dengan Luka Diabetikum. Jakarta: Salemba
Kusyanti, E. K. (2016). Home Care Dalam Perawatan Ulkus Diabetikum Di Kota Semarang. Indonesian Nursing Journal Of Education And Clinic (INJEC), 1(1), 34-41. DOI: https://doi.org/10.24990/injec.v1i1.109
Liu, Y., Zhou, S., Gao, Y., & Zhai, Y. (2019). Electrospun Nanofibers as a Wound Dressing for Treating Diabetic Foot Ulcer. Asian Journal of Pharmaceutical Sciences, 14(2), 130–143. DOI: 10.1016/j.ajps.2018.04.004 DOI: https://doi.org/10.1016/j.ajps.2018.04.004
Maghfuri, A. (2019). Buku Pintar Perawatan Luka Diabetes Melitus. Jakarta: Salemba Medika.
Marissa, N., Ramadhan, N. (2017). Kejadian Ulkus Berulang pada Pasien Diabetes Mellitus. SEL Jurnal Penelitian Kesehatan. Vol. 4 (2), hal: 91-100 DOI: https://doi.org/10.22435/sel.v4i2.1471
Muhartono. (2017). Ulkus Kaki Diabetik Kanan dengan Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Agromed Unila. 4 no 1, 133–139
Ningsih, A., Darwis, I., Graharti, R., Kedokteran, F., & Lampung, U. (2019). Terapi Madu Pada Penderita Ulkus Diabetikum Honey Therapy In Diabetic Ulcus Patients. Jurnal Penelitian. 9(12), 192–197.
Nurarif, A., & Kusuma, H. (2015). Aplikasi Asuhan Keperawatan berdasarkan Diagnosa Medis & NANDA NIC-NOC. Jogjakarta: MediaAction.
Orneholm, H., Apelqvist, J., Larsson, J., Eneroth, M. (2017). Recurrent and other new foot ulcers after healed plantar forefoot diabetic ulcer. Wound Repair Regen;25(2):309-315. doi:10.1111/wrr.12522. DOI: https://doi.org/10.1111/wrr.12522
PERKENI. (2020). Konsesus Pengelolaan Dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe2 di Indonesia 2015. PERKENI: Jakarta
Pranata, S., & Khasanah. (2019). Pilot study: Self-Management Among Diabetes Mellitus Patients at HL .Manambai Abdulkadir Hospital. Scientific Journal of Nursing, 5(I), 107–113. https://doi.org/10.33023/jikep.v5i2.258%. DOI: https://doi.org/10.33023/jikep.v5i2.258
Purwanti, L.E., Maghfirah, S. 2016. Faktor Risiko Komplikasi Kronis (Kaki Diabetik) Dalam Diabetes Mellitus Tipe 2. Indonesia Health Science Journal. Vol 7 (1), 26–39
Rahmasari, P & Wahyuni, Z. (2019). Penatalaksanaan Diabetes Mellitus. Jakarta: Salemba Medika.
Riset Kesehatan Dasar ( Riskesdas) (2018). Pusat Dan Informasi Kementrian Kesehatan RI di Publikasikan Oktober 2020. Diakses dari: https://pusdatin.kemkes.go.id/article/view/20111800001/diabetes-melitus.html
Rukmi, D.K., Hidayat, A. (2018). Pengaruh Implementasi Modern Dressing Terhadap Kualitas Hidup Pasien Ulkus Diabetikum. Jurnal Keperawatan Respati. Yogyakarta, 5 (Suppl I), 19-23
Santoso, W., Purnomo, J. (2017). Effectiveness Wound Care Using Modern Dressing Method To Diabetic Wound Healing Process Of Patient With Diabetes Mellitus. International Journal Of Nursing And Midwifery Science (Ijnms), 1(2), 172-181. DOI: https://doi.org/10.29082/IJNMS/2017/Vol1/Iss2/68
Saputra, M. K. A., Semadi, I. N., & Widiana, I. G. R. (2019). Wound treatment with hyaluronic acid and silver sulfadiazine promote better epithelialization compared to polyurethane and normal saline in diabetic foot ulcer. Indonesia Journal of Biomedical Science. 13(2), 67–71. DOI: https://doi.org/10.15562/ijbs.v13i2.188
Seidel, D., Storck, M., Lawall, H., Wozniak, G., Mauckner, P., Hochlenert, D., Wetzel-Roth, W., Sondern, K., Hahn, M., & Rothenaicher, G. (2020). Negative Pressure Wound Therapy Compared with Standard Moist Wound Care on Diabetic Foot Ulcers in Real-Life Clinical Practice: Results of the German DiaFu-RCT. BMJ Open, 10(3), e026345. DOI: 10.1136/bmjopen-2018-026345 DOI: https://doi.org/10.1136/bmjopen-2018-026345
Setyawati, A. D., Ngo, T. H. L., Padila, P., & Andri, J. (2020). Obesity and Heredity for Diabetes Mellitus among Elderly. JOSING: Journal of Nursing and Health. 1(1), 26–31. https://doi.org/10.31539/josing.v1i1.1149 DOI: https://doi.org/10.31539/josing.v1i1.1149
Shahi, SK., Kumar, A., Kumar, S., & Singh,SK. (2012). Prevalence of Diabetic Foot Ulcer and Associated Risk Factors in Diabetic Patients From North India. J Diabet Foot Complicat ;4(4):83-91.
Shrivastva,A., Phadnis, S., Rao, K., & Gore, M. (2019). A Study on Knowlwdge and Self-Care Practices about Diabetes Melitus Among Patients with Type 2 Diabetes Melitus attending selected tertiary healthcare facilities in coastal karnataka. Clinical Epidemiology and Global Health. 8(3), 689-692. DOI: 10.1016/j.cegh.2020.01.003 DOI: https://doi.org/10.1016/j.cegh.2020.01.003
Smeltzer, S. C., & Bare, A. G. (2019). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta: EGC.
Sudarman, S., Asfar, A., & Amir, H. (2020). Modern Dressing Wound Care Effective Healing Diabetic Wounds In Isam Cahaya Holistic Care. Jurnal Ipteks Terapan. 14(2), 138–145. DOI: http://doi.org/10.22216/jit.2020.v14i2.5384
Waspadji, Suryono. 2009. Kaki Diabetik, dalam Sudoyo, aru. 2009. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam ed Vjilid III. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.
WHO. (2021). Worid Health Organization (2021). Di akses dari: https://www.who.int/health-topics/diabetes
Yunus, B. (2015). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Lama Penyembuhan Luka pada Pasien ULKUS Diabetikum di Rumah Perawatan ETN Centre Makassar. Doctoral dissertation, UIN Alauddin Makassar.
Downloads
Article History
Pages: 8-21
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Kipa Jundapri, Rahmad Purnama, Suharto Suharto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."
Most read articles by the same author(s)
- Dinda Restiani, Kipa Jundapri, Deni Susyanti, Kegawatdaruratan Primary dan Secondary Survey pada Pasien Congestive Heart Failure (CHF) di Rumah Sakit Tk II Putri Hijau Medan , PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat: Vol. 2 No. 1 (2023): Edisi Juli
- Dwi Pasma Setyo Wulandari, Muchti Yuda Pratama, Kipa Jundapri, Pencegahan dan Perawatan Pressure Ulcer pada Pasien Stroke Non-Hemoragik di ICU Rumah Sakit Tk II Putri Hijau Medan , PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat: Vol. 3 No. 1 (2024): Edisi Juli
- M. Iqbal Pratama, Deni Susyanti, Kipa Jundapri, Suharto Suharto, Endang Roswati Simamora, Asuhan Keperawatan Kebutuhan Rasa Nyaman Nyeri pada Pasien Hemodialisa dengan Teknik Slow Stroke Back Message di Rumah Sakit Tk. II Putri Hijau Medan , PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat: Vol. 2 No. 4 (2024): Edisi April
- Yurike Pricilia Manik, Ade Irma Khairani, Rani Sartika Dewi, Suharto Suharto, Endang Roswati Simamora, Asuhan Keperawatan pada Pasien Dispepsia di Rumah Sakit Tk. II Putri Hijau , PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat: Vol. 2 No. 4 (2024): Edisi April









