Konflik Islam dan Kristen dalam Perubahan Sosial, Geografi, Ekologi, dan Kebencanaan di Aceh Singkil

Abstract Views: 87   PDF Downloads: 118

Authors

  • Siti Sardiana Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Islam Sumatera Utara, Indonesia
  • Pulung Sumantri Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Islam Sumatera Utara, Indonesia
  • Muhammad Adika Nugraha Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh-Indonesia

Keywords:

Konflik agama, Aceh Singkil, perubahan sosial, geografi, ekologi, bencana.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konflik antara komunitas Islam dan Kristen di Aceh Singkil dengan pendekatan multidimensi yang mencakup aspek sosial, geografis, ekologis, dan kebencanaan. Pendekatan kualitatif digunakan melalui metode studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik tidak semata-mata dilatarbelakangi oleh perbedaan agama, melainkan juga oleh perubahan struktur sosial akibat migrasi, ketimpangan akses terhadap sumber daya, kerusakan lingkungan, serta penanganan bencana yang tidak merata. Identitas keagamaan yang kuat, ditambah dengan minimnya ruang dialog dan lemahnya kebijakan inklusif, memperparah ketegangan antar kelompok. Rumah ibadah menjadi simbol resistensi dan representasi eksistensi kelompok, sehingga sering kali menjadi titik rawan konflik. Temuan ini sejalan dengan teori konflik sosial Coser dan teori identitas sosial Tajfel, serta diperkuat oleh teori ekologi politik Bryant & Bailey. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penyelesaian konflik tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui pendekatan lintas sektor yang melibatkan dialog antaragama, pembangunan berbasis keadilan sosial, dan penguatan peran masyarakat lokal. Penelitian ini diharapkan menjadi kontribusi akademik sekaligus masukan kebijakan bagi pemangku kepentingan dalam merancang solusi jangka panjang yang lebih inklusif dan berkelanjutan di wilayah multikultural seperti Aceh Singkil.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agnew, J. (2003). Geopolitics: Re-visioning World Politics. Routledge.

Bryant, R. L., & Bailey, S. (1997). Third World Political Ecology. Routledge.

Coser, L. A. (1956). The Functions of Social Conflict. Free Press.

Dahrendorf, R. (1959). Class and Class Conflict in Industrial Society. Stanford University Press.

Eck, D. L. (2001). A New Religious America: How a “Christian Country” Has Become the World’s Most Religiously Diverse Nation. HarperSanFrancisco.

International Crisis Group. (2016). Indonesia: The Dark Side of Church Burnings in Aceh. ICG Report.

Lederach, J. P. (1997). Building Peace: Sustainable Reconciliation in Divided Societies. United States Institute of Peace Press.

Oliver-Smith, A. (1996). Anthropological Research on Hazards and Disasters. Annual Review of Anthropology, 25, 303–328.

Soekanto, S. (2006). Sosiologi Suatu Pengantar. Rajawali Pers.

Tajfel, H., & Turner, J. C. (1986). The Social Identity Theory of Intergroup Behavior. Dalam S. Worchel & W. G. Austin (Eds.), Psychology of Intergroup Relations (hlm. 7–24). Nelson-Hall.

Woodward, M. R. (2012). Java, Indonesia and Islam. Springer.

Wahid Institute. (2015). Laporan Tahunan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan di Indonesia. Wahid Foundation.

Kusuma, A. H. (2019). Konflik Keagamaan di Aceh Singkil: Analisis atas Ketegangan Sosial dan Ketimpangan Hukum. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 22(2), 101–117.

Syamsuddin, A. R. (2017). Peran Tokoh Agama dalam Penyelesaian Konflik Antarumat Beragama di Aceh. Jurnal Harmoni, 16(1), 1–12.

Yanuarti, S. (2015). Resolusi Konflik Antaragama di Indonesia: Studi Kasus Aceh Singkil. Jurnal Analisis CSIS, 44(2), 85–102.

Downloads

Article History

Submitted: 2025-06-24
Published: 2025-06-24
Pages: 15-20

PlumX Metrics

How to Cite

Sardiana, S., Sumantri, P., & Nugraha, M. A. (2025). Konflik Islam dan Kristen dalam Perubahan Sosial, Geografi, Ekologi, dan Kebencanaan di Aceh Singkil. Buana Jurnal Geografi, Ekologi Dan Kebencanaan, 2(1), 15–20. Retrieved from https://jurnal.ilmubersama.com/index.php/buana/article/view/1000