Perubahan Lanskap Amerika dari Era Kolonial hingga Perang Saudara
DOI:
https://doi.org/10.56211/buana.v1i2.516Keywords:
Lanskap Amerika; Era Kolonial; Perang Saudara
Abstract
Artikel ini mengeksplorasi evolusi lanskap Amerika dari era kolonial hingga Perang Saudara, menyoroti perubahan dalam aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Pada masa kolonial, pengaruh Eropa membentuk struktur agraris dan pemanfaatan lahan, dengan pertanian dan pembangunan permukiman yang mengubah lanskap alami. Pertumbuhan populasi dan teknologi mendorong deforestasi dan perubahan ekosistem. Pertanian berkembang dari subsisten ke komersial, didorong oleh permintaan domestik dan internasional. Pembangunan infrastruktur seperti jalan, kanal, dan rel kereta api memperluas akses ke wilayah pedalaman dan memfasilitasi pertumbuhan ekonomi. Urbanisasi dan pertumbuhan kota mengubah wilayah agraris menjadi pusat-pusat ekonomi baru. Menjelang Perang Saudara, ketegangan terkait perbudakan mempengaruhi penggunaan lahan, mencerminkan perbedaan ekonomi antara Selatan yang berbasis perkebunan dan Utara yang industri. Dengan pendekatan multidisipliner melibatkan sejarah, geografi, dan ekonomi, artikel ini memberikan gambaran tentang interaksi antara manusia dan lingkungan yang membentuk lanskap Amerika. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman dampak jangka panjang perubahan tersebut terhadap perkembangan Amerika modern
Downloads
References
Agustin, I. W., & Hariyani, S. (2023). Pengelolaan Infrastruktur Kota dan Wilayah. Universitas Brawijaya Press.
Aroef, M., Djamal, J. S., & Ilwan, H. (2009). Grand techno-economic strategy: siasat memicu produktivitas untuk memenangkan persaingan global. PT Mizan Publika.
Cronon, W. (2011). Changes in the land: Indians, colonists, and the ecology of New England. Hill and Wang.
Effendi, R., & Akmal, H. (2020). Geografi dan ilmu sejarah: Deskripsi geohistori untuk ilmu bantu sejarah. Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Lambung Mangkurat.
Eliyani, F. (2023). DINAMIKA BUDAYA DAN PENGARUH TEKNOLOGI DALAM TRANFORMASI MASYARAKAT KONTEMPORER. ENLEKTURER: Journal of Islamic Studies, 1(2), 153–166.
Fiege, M. (2012). The republic of nature: An environmental history of the United States. University of Washington Press.
Foner, E. (1969). Free Soil, Free Labor, Free Men: The Ideology of the Republican Party before the Civil War. (No Title).
Genovese, E. D. (2012). The political economy of slavery: Studies in the economy and society of the slave South. Wesleyan University Press.
Hadi, S. (2020). Pendekatan Multidisipliner Dalam Pengembangan Hukum Islam (Menurut Pandangan: Jasser Auda).
Limerick, P. (1987). Legacy of Conquest: Th Eunbroken Past Of The American West. WW Norton & Company.
Miftakhuddin, M. (2020). Kolonialisme: Eksploitasi dan pembangunan menuju hegemoni. DOI: https://doi.org/10.31219/osf.io/7ms6v
Mulyoutami, E. (2010). Perubahan Pola Perladangan: Pergeseran persepsi mengenai para peladang di Indonesia. World Agroforestry Centre.
Saleh, S. (2017). Analisis data kualitatif. Pustaka Ramadhan, Bandung.
Savitri, A. (2019). Revolusi industri 4.0: mengubah tantangan menjadi peluang di era disrupsi 4.0. Penerbit Genesis.
Shinta, A. (2001). Ilmu Usaha Tani. Universitas Brawijaya Press.
Stilgoe, J. R. (1982). Common landscape of America, 1580 to 1845. Yale University Press.
Zuhdi, S. (1996). Historiografi dan Metodologi Sejarah. Buletin Al-Turas.
Downloads
Article History
Pages: 55 - 60
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Ulfa Sustika, Agrifa Ido Arta Manalu, Elsa Manora Simaremare, Shelfya Fitriana, Marnita Sihotang, Irvan Zebua, Munajatun Nasih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Buana Jurnal Geografi, Ekologi dan Kebencanaan menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam Buana Jurnal Geografi, Ekologi dan Kebencanaan dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa Buana Jurnal Geografi, Ekologi dan Kebencanaan berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Buana Jurnal Geografi, Ekologi dan Kebencanaan."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."








