Pengaruh Persepsi Pengguna terhadap Penerimaan dan Kepuasan Aplikasi Sayang Warga Surabaya Berdasarkan Model Technology Acceptance Model (TAM)
DOI:
https://doi.org/10.56211/sudo.v4i2.835Keywords:
Technology Acceptance Model; Sayang Warga Application Surabaya; E-Government
Abstract
The low level of digital literacy, the usage gap among Kader Surabaya Hebat (KSH), and the mismatch between the perceived benefits and technical ease of use indicate problems in the adoption of the Sayang Warga application in Surabaya City. These issues have led to inconsistent data input from KSH, hindering the optimization of digital public services. This study aims to analyze the level of user acceptance and satisfaction toward the Sayang Warga application using the Technology Acceptance Model (TAM). The research employed a quantitative method with an inferential approach. Data were collected through questionnaires distributed to active users of the application, namely KSH, using a simple random sampling technique. The data analysis was conducted using the Partial Least Square - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method. The results showed that the application is perceived as useful in accelerating administrative services (perceived usefulness), easy to learn and operate (perceived ease of use), and users expressed positive attitudes and satisfaction (attitude toward using). Furthermore, users demonstrated a strong intention to continue using the application (behavioral intention to use), and most of them have actively used it (actual use), although some technical obstacles remain. The study concludes that there is a need to enhance digital training for KSH, simplify the application interface, and strengthen feature integration so that the Sayang Warga application can be more optimally utilized to improve the quality of public services in Surabaya City.
Downloads
References
A. Sudarmadi, Perancangan Aplikasi Mobile untuk Meningkatkan Kualitas Layanan Publik. 2020.
R. E. Indrajit, Electronic Government: Strategi Pembangunan dan Pengembangan Sistem Pelayanan Publik Berbasis Teknologi Digital. Yogyakarta: Andi, 2022.
A. Meiregina and A. Widiyarta, “Inovasi Aplikasi ‘Sayang Warga’ dalam Meningkatkan Kemudahan Pendataan Warga oleh Kader di Kota Surabaya,” Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP), vol. 5, no. 4, pp. 348–354, Dec. 2023, doi: 10.24036/jmiap.v5i4.634. DOI: https://doi.org/10.24036/jmiap.v5i4.634
Y. Pramudita and Priyanto, “Evaluasi penerapan aplikasi Sayang Warga untuk meningkatkan kualitas administrasi kependudukan Kelurahan Gayungan Kota Surabaya,” SMIA – Edisi Khusus Pelayanan Publik, vol. 2, pp. 623–632, 2023.
N. Sri and M. Fatimah, “Efektivitas Aplikasi Sayang Warga Sebagai Penunjang Kinerja Kader Surabaya Hebat,” 2023.
R. Sholihah and A. D. Indriyanti, “Analisis Kepuasan Pengguna Aplikasi Camscanner Menggunakan Metode Technology Acceptance Model (TAM) dan End-User Computing Satisfaction (EUCS),” Journal of Emerging Information Systems and Business Intelligence, vol. 3, no. 3, pp. 102–109, 2022. DOI: https://doi.org/10.26740/jeisbi.v3i3.47236
F. D. Davis, “Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and User Acceptance of Information Technology,” MIS Quarterly, vol. 13, no. 3, p. 319, Sep. 1989, doi: 10.2307/249008. DOI: https://doi.org/10.2307/249008
A. Siswoyo and B. S. Irianto, “Analisis Technology Acceptance Model (TAM) Terhadap Pengguna Aplikasi Mobile Banking,” Owner, vol. 7, no. 2, pp. 1196–1205, Apr. 2023, doi: 10.33395/owner.v7i2.1440. DOI: https://doi.org/10.33395/owner.v7i2.1440
S. Chanifah and K. Bataha, “Tertib administrasi kependudukan: Implementasi pelayanan Sayang Warga di Kelurahan Gunung Anyar,” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, vol. 9, no. 18, pp. 731–739, 2023.
OECD, Equity in Education: Breaking Down Barriers to Social Mobility. OECD Publishing, 2024.
M. Rosadi and S. Amar, “Faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi listrik di Indonesia ,” Jurnal Kajian Ekonomi Dan Pembangunan, vol. 1, no. 2, pp. 273–286, 2019. DOI: https://doi.org/10.24036/jkep.v1i2.6170
Sutrisno, “Menguak berbagai skandal korupsi di Pertamina, dari oplos BBM hingga penggelapan dana pensiun,” Jurnal News, Mar. 2025.
H. M. Jogiyanto, Analisis dan Desain Sistem Informasi: Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktik Aplikasi Bisnis. Yogyakarta: Andi, 2008.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2017.
A. Lattu, Sihabuddin, and W. Jatmiko, “Analisis Kepuasan Pengguna Terhadap Penggunaan E-Learning Dengan Metode TAM Dan EUCS,” . JURSISTEKNI (Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Informasi), vol. 4, no. 1, pp. 39–50, 2022. DOI: https://doi.org/10.52005/jursistekni.v4i1.115
S. Adi, “Penerapan Metode TAM Untuk Mengukur Penerimaan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) Di Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Kota Jambi,” 2023.
Downloads
Article History
Pages: 57-63
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sulthan Rafi Anwar, Muhammad Tosan Bingamawa, Ardieansyah Ardieansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada sudo Jurnal Teknik Informatika menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam sudo Jurnal Teknik Informatika dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa sudo Jurnal Teknik Informatika berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada sudo Jurnal Teknik Informatika."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."









