Efektivitas Hidropriming dalam Meningkatkan Mutu Fisiologis Benih Padi (Oryza sativa) Simpanan Lama
DOI:
https://doi.org/10.56211/tabela.v4i1.1470Keywords:
Air kelapa; BKKN; Cibatu; Daya Berkecambah; DHL
Abstract
Subang merupakan salah satu penghasil beras terbesar di Indonesia sehingga kebutuhan akan benih padi yang bermutu sangat mendesak dengan jumlah yang besar. Namun, penyimpanan benih-benih padi yang digunakan masih dilakukan dengan cara tradisional yang mampu menurunkan kemampuan fisiologis benih yang akan digunakan sebagai bahan tanam. Hidropriming merupakan salah satu cara sederhana untuk meningkatkan mutu fisiologis benih padi sehingga tetap memiliki nilai viabilitas dan vigor yang tinggi ketika akan ditanam. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan mutu fisiologis benih yang diukur dalam pengukuran viabilitas dan vigor benih padi. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan dua perlakuan yaitu varietas benih padi IPB 3S (V1) dan Cibatu (V2) serta empat taraf hidropriming yaitu H0 = kontrol, H1 = perendaman air, H2 = perendaman air kelapa 25%, H3 = perendaman air kelapa 75%. Penggunaan air kelapa sebagai metode hidropriming dengan konsentrasi 25% secara umum memiliki kemampuan terbaik untuk meningkatkan mutu fisiologis benih padi berdasarkan parameter daya berkecambah, potensi tumbuh maksimum, indeks vigor, keserempakan tumbuh hingga berat kering kecambah normal.
Downloads
References
Amteme, K., & Tefa, A. (2018). Identifikasi Cendawan Patogen pada Beberapa Varietas Benih Padi Sawah Berdasarkan Model Penyimpanan. Jurnal Pertanian Konservasi Lahan Kering, 3(2477), 4–7. DOI: https://doi.org/10.32938/sc.v3i01.150
Andini, S. N., Sari, M. F., Septiana, & Chrisna, O. (2021). Uji Konduktivitas Benih pada Beberapa Genotipe Mutan Kedelai Hitam Generasi Mutan ke Tiga (M3). Jurnal Planta Simbiosa, 3(2), 1–6. DOI: https://doi.org/10.25181/jplantasimbiosa.v3i2.2265
Antoro, A., & Setiono. (2021). Pengaruh Lama Penyimpanan Terhadap Viabilitas Benih Kacang Tanah (Arachis hypogea L) Varietas Takar 2. Jurnal Sains Agro, 7(1), 46–53.
Ariyanti, M., Suherman, C., Maxiselly, Y., & Rosniawaty, S. (2018). Pertumbuhan Tanaman Kelapa (Cocos nucifera L.) dengan Pemberian Air Kelapa. Jurnal Hutan Pulau-Pulau Kecil, 2(2), 201–212. https://doi.org/10.30598/jhppk.2018.2.2.201 DOI: https://doi.org/10.30598/jhppk.2018.2.2.201
Badan Pusat Statistik Kabupaten Subang. (2024). Luas Panen dan Produksi Padi di Provinsi Jawa Barat 2024 (Angka Sementara). https://subangkab.bps.go.id/id/pressrelease/2024/11/01/1133/luas-panen-dan-produksi-padi-di-provinsi-jawa-barat-2024--angka-sementara-.html
Dewi, T. K. (2015). Pengaruh Kombinasi Kadar Air Benih dan Lama Penyimpanan Terhadap Viabilitas dan Sifat Fisik Benih Padi Sawah Kultivar Ciherang. Jurnal Agrorektan, 2(1), 53–61.
Indriana, K. R., & Budiasih, R. (2017). Pengaruh Waktu Penyimpanan Benih dan Konsentrasi Larutan Asam Sulfat Terhadap Pertumbuhan Benih Jarak (Jatropha curcas Linn.) di Persemaian. Jurnal Agrotek Indonesia, 2(1), 18–24. DOI: https://doi.org/10.33661/jai.v2i1.714
ISTA. (2018). International Rules for Seed Testing.
Khairani, M., Rozen, N., & Swasti, E. (2022). Uji Daya Hantar Listrik Untuk Benih Padi (Oryza sativa L.). Jurnal Pertanian Agros, 24(1), 496–504.
Lewar, Y., Kumanireng, K. N., & Hasan, A. (2023). Kajian Konsentrasi Air Kelapa Muda Sebagai Organic Priming Terhadap Viabilitas Benih Kacang Merah Yang Terdeteriorasi. Partner, 28(1), 119–130. DOI: https://doi.org/10.35726/jp.v28i1.6943
Mukminin, L. H., Asna, P. M. Al, & Setiowati, F. K. (2016). Pengaruh Pemberian Giberelin dan Air Kelapa Terhadap Perkecambahan Biji Anggrek Bulan (Phalaenopsis sp.). Bioeksperimen, 2(2), 91–95. DOI: https://doi.org/10.23917/bioeksperimen.v2i2.2487
Purdyaningsih, E. (2013). Kajian Pengaruh Pemberian Air Kelapa dan Urine Sapi terhadap Pertumbuhan Stek Nilam. Balai Besar Perbenihan Dan Proteksi Tanaman Perkebunan.
Saputra, D. I., Widiastuti, M. L., Azizah, E., & Samaullah, M. Y. (2024). Uji Viabilitas dan Vigor Benih pada Beberapa Varietas Sorgum (Sorgum bicolor L.) dengan Umur Simpan yang Berbeda. Jurnal Agroplasma, 11(1), 119–127.
Saputra, W. T. M., Budiyono, & Chairani, N. (2024). Pengaruh Pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Air Kelapa Muda dan Lama Perendaman Terhadap Viabilitas Benih Padi Varietas Lokal. JAPPRI: Jurnal Agroteknologi Pertanian & Publikasi Riset Ilmiah, 6(1), 53–58. DOI: https://doi.org/10.55542/jappri.v6i1.1202
Sari, N. N. K., Suroso, B., & Wijaya, I. (2022). Invigorasi Osmoconditioning Terhadap Viabilitas Dan Vigor Benih Kedelai Varietas Biosoy 1 Dengan Masa Simpan Lebih Dari 6 (Enam) Bulan. UMJember Proceeding Series, 1(2), 292–301. DOI: https://doi.org/10.32528/nms.v1i2.75
Sari, W., & Faisal, M. F. (2017). Pengaruh Media Penyimpanan Benih Terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Pandanwangi. Agroscience, 7(2), 300–309. DOI: https://doi.org/10.35194/agsci.v7i2.155
Subantoro, R. (2014). Studi Pengujian Deteriorasi (Kemunduran) Pada Benih Kedelai. Mediagro, 10(1), 23–30.
Tampubolon, A., Mardianstah, M., & Arlita, T. (2016). Perendaman Benih Saga (Adenanthera panonana L.) Dengan Berbagai Konsentrasi Air Kelapa Untuk Meningkatkan Kualitas Kecambah. Jom Faperta UR, 3(1).
Tefa, A. (2017). Uji Viabilitas dan Vigor Benih Padi (Oryza sativa, L.) selama Penyimpanan pada Tingkat Kadar Air yang Berbeda. Jurnal Pertanian Konservasi Lahan Kering, 2(3), 48–50. DOI: https://doi.org/10.32938/sc.v2i03.210
Triani, N. (2021). Pengaruh Lama Penyimpanan Terhadap Daya Berkecambah Benih Leci (Litchi chinensis, Sonn.). G-Tech Jurnal Teknologi Terapan, 05(1), 346–352. DOI: https://doi.org/10.33379/gtech.v5i1.681
Utami, E. P., Sari, M., & Widajati, E. (2013). Perlakuan Priming Benih untuk Mempertahankan Vigor Benih Kacang Panjang (Vigna unguiculata) Selama Penyimpanan. Bul. Agrohorti, 1(4), 75–82. DOI: https://doi.org/10.29244/agrob.1.4.75-82
Widiastuti, M. L., & Wahyuni, S. (2020). Penerapan Teknik Invigorasi Dalam Meningkatkan Vigor Benih Padi. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 39(2), 96–104. DOI: https://doi.org/10.21082/jp3.v39n2.2020.p96-104
Downloads
Article History
Pages: 14-20
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rafi Fauzan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
- Penulis mengakui bahwa Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan.
- Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku.









