Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Pisang (Musa acuminata Colla) di Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara
DOI:
https://doi.org/10.56211/tabela.v1i1.169Keywords:
Evaluasi Lahan; Karakteristik Lahan; Kecamatan Kualuh Selatan; Tanaman Pisang
Abstract
Pendekatan atau metode untuk mengevaluasi potensi sumber daya lahan merupakan cara evaluasi lahan. Nilai produksi yang diharapkan yang mungkin diperoleh, serta informasi dan/atau arah penggunaan lahan yang diperlukan, akan diberikan oleh hasil evaluasi lahan. Evaluasi karakteristik tingkat kesesuaian lahan pada kawasan dilakukan untuk menganalisis upaya perbaikan yang ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dan menghasilkan peta kesesuaian lahan aktual dan kesesuaian lahan potensial komoditas unggulan di kecamatan tersebut. Penggunaan lahan di Kecamatan Kualuh Selatan perlu didukung dengan informasi kesesuaian lahan Metode survei yang digunakan Satuan lahan berdasarkan peta lahan, kemiringan lereng, elevasi, dan tutupan lahan Proses membandingkan (matching) adalah metode analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian lahan untuk tanaman pisang Kondisi lahan aktual menjadi Potensial yang sesuai dibudidayakan di Kecamatan Kualuh Selatan untuk tanaman pisang adalah faktor pembatas ketersediaan hara (na), rejim suhu (tc), media perakaran (rc), retensi hara (nr) dan bahaya erosi (eh). Usaha perbaikan yang dapat dilakukan yaitu pembuatan drainase, pengapuran CaCO3, pemberian bahan organic, pembuatan teras atau menanam sejajar dengan kontur dan pemupukan. Rejim suhu tidak dapat dilakukan usaha perbaikan.
Downloads
References
Ambarita, M. D. Y., Bayu, E. S., & Setiado, H. 2015. Identifikasi Karakter Morfologis Pisang (Musa spp.) di Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Agroekoteknologi Universitas Sumatera Utara, 4(1).
Anggoro, A., 2006. Analisis Keselarasan Antara Kondisi Lahan dan Produktivitas Tanaman Pangan Dengan Teknologi SIG Di Kabupaten Klaten Jawa Tengah. J. Penelitian Sains dan Teknologi Vol 7, No. 2. Hlm 150-169 Januari 2014.
Badan Pusat Statistik. 2018. Produksi Tanaman Pisang Seluruh Provinsi. Diakses dari www.bps.go.id pada tanggal 14 Oktober 2019.
Harahap FS, Sitompul R, Rauf A, Rahmawaty, Harahap DE and Walida H 2019 Land suitability evaluation for oil palm plantations (Elaeis guenensis jacq.) on Sitellu Tali Urang Julu, Labuhanbatu District. IOP Conf. Ser.: Earth Environ. Sci. 260 012116. DOI:10.1088/1755-1315/260/1/012116
Harahap, F. S., Harahap, D. E., & Harahap, P. (2020). Land characteristics and land evaluation for development on other use area rice fertilizer plants in District Salak Regency Pakpak Bharat. Ziraa'ah Majalah Ilmiah Pertanian, 45(2), 195-204.
Harahap, F. S., Rauf, A., Rahmawaty, R., & Sidabukke, S. H. (2018). Evaluasi kesesuaian lahan pada areal penggunaan lain di Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu Kabupaten Pakpak Bharat untuk pengembangan tanaman cabai merah (Capsicum annuum L.). Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 5(2), 829-839.
Hardjowigeno, S., dan Widiamaka. 2007. Evaluasi Kesesuaian Lahan dan Perencanaan Tataguna Lahan. Universitas Gadjah Mada Press.Yogyakarta.
Hermon, Khairani, 2009. Geografi Tanah (Suatu Tinjauan Teoritis, Metodologis, dan aplikasi proposal penelitian). Yayasan Jihadul Center, Padang. Http :// Dedihermon.blogspot.com/? View = sidebar 10/05/2018 12.30 PM
Iman, A., & Harahap, F. S. (2021). Adoption Levels Against Farmer Cultivation Technology Soybean (Glycine Max L) On the Influence of Socio-economic foundation in the District of South Kualuh North Labuhan Batu Regency. International Journal of Science, Technology & Management, 2(3), 692-695.
Indranada, H. K. 1986. Pengelolaan kesuburan tanah. Bina Aksara, Jakarta. 90 hlm. No. ISBN 979-511-672-2.
Kementerian Kehutanan. 2009. Peraturan Menteri Kehutanan No.: P-50/Menhut-II/2009 tentang Penegasan Status dan Fungsi Kawasan Hutan. Kementerian Kehutanan. Jakarta.
Komaryati dan Adi, S. 2012. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Adopsi Teknologi Budidaya Pisang Kepok (Musa paradisiaca) di Desa Sungai Kunyit Laut Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Pontianak. J. Iprekas : 53-61.
Mega, I.M., I. N. Dibia, I.G.P. Ratna dan T.B. Kusmiyarti. 2010. Klasifikasi Tanah dan Kesesuaian Lahan. Fakultas Pertanian, Universitas Udayana, Denpasar. hlm 145.
Mukhlis. 2007. Analisis Tanah dan Tanaman. USU Press, No. ISBN 979-458-312-X Medan.
Oldeman, L.R; 1975. The. Agrodimatic Map of Java and Madura, Bogor. Contributions from the Central Research Institute for Agriculture.
Pemkab Labuhanbatu (Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu). 2014. Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. www.sumutprov.go.id. Diakses tanggal 30 Mei 2018.
Rahmawaty, Frastika S, Marpaung RME, Batubara R and Rauf A 2019. Short Communication: Use of Geographic Information System for mapping of Aquilaria malaccensis land suitability in North Sumatra, Indonesia. Biodiversitas 20 (9) 2561-2568.
Rauf, A., & Harahap, F. S. (2019). Optimalisasi lahan pertanian menggunakan agen biomassa. Medan (ID): USU Press Medan.
Ritung, S., K. Nugrho, A. Mulyani, dan E. Suryani. 2011. Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan Untuk Komoditas Pertanian. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian, Puslitbangtanak, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Bogor. hlm 159.
Ritung, S., Wahyunto, Fahmuddin Agus dan Hapid Hidayat. 2007. Panduan Kesesuaian Lahan dengan Contoh Peta Arahan Penggunaan Lahan Kabupaten Aceh Barat. Balai Penelitian Tanah dan World Agroforestry Centre: Bogor.
Rusdiansyah, D.2013. Potensi dan Peluang Investasi serta Permasalahan Komoditi Pisang di Kalimantan Timur. Badan Perijinan Penanaman Modal Daerah Provinsi Kalimantan Timur.
Saputri, D.E, 2010. Analisis Kemampuan Lahan Dengan Menggunakan Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografi di DAS Grindulu Pacitan Propinsi Jawa Timur. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.
Sastrohartono, M., 2011. Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Perkebunan Dengan Aplikasi Extensi Artificil Neural Network (Ann.Avx) Dalam Acrview-Gis. TeknologiPertanian Institut Pertanian Stiper Yogyakarta. Yogyakarta
Sys, C., E. Van Ranst, J. Debaveye, and F. Beernaert.1993. Land Evaluation. Crop Requirements Part III. Agricultural Publication No.7. General Administration for Development Corp. 1050 Brussels- Belgium.
Downloads
Article History
Pages: 25-31
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Fitra Syawal Harahap, Hilwa Walida , Ika Ayu Putri Septiyani, Wan Arfiani Barus, Fauzi Ahmad Syawaluddin, Makruf Wicaksono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
- Penulis mengakui bahwa Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan.
- Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku.
Most read articles by the same author(s)
- Walida Hilwa, Fitra Syawal Harahap, Migusnawati Migusnawati, Ananto Ananto, Reaction Creation of Tomato (Solanum lycopersicum L) by Giving Strong (Oil Palm Void Organic Product Pack) and Charcoal Rice Husk , Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan: Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi Juli









