Pengaruh Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) terhadap Biomassa Mucuna braceata D.C.

Abstract Views: 611   PDF Downloads: 483

Authors

  • Angga Oktavianus Universitas Prima Indonesia, Medan
  • Suratni Afrianti Universitas Prima Indonesia, Medan
  • Yustina Sri Sulastri Universitas Katolik Santo Thomas Medan, Medan
  • Andry Atmaja Tarigan Universitas Prima Indonesia, Medan
  • Bayu Pratomo Fakultas Agro Teknologi, Universitas Prima Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56211/tabela.v3i1.759

Keywords:

Mucuna braceata; POC; TKKS; Sawit

Abstract

Pengaruh Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) bertujuan untuk mengetahui biomassa dari Mucuna bracteata pada fase pembibitan. Rancangan penelitian dengan menggunakan metode rancangan acak kelompok (RAK) non faktorial. Sebagai perlakuan adalah dosis POC. Taraf perlakuan disusun 0, 5, 10, 15, 20, 25, dan 30 ml per polibeg. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (Analysis of Variance) dan uji DMRT signifikan 5% menggunakan software SAS versi 9.3.1. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil penelitian bahwa pemberian POC TKKS berpengaruh nyata terhadap berat segar tajuk, berat kering tajuk, rasio tajuk akar sedangkan pada berat segar akar, berat kering akar, jumlah bintil akar tidak memberikan pengaruh nyata.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arini, Y. S., Okalia, D., Pramana, A., & Wahyudi. (2019). Karakteristik Tekstur dan Warna Kompos Tandan Kosong.Sagu, 18(2), 27-33.

Dwidjoseputro, D. 1986. Pengantar Fisiologi Tumbuhan. Gramedia. Jakarta.

Hayat, E. S. & Andayani S. (2014). Pengelolaan Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit Dan Aplikasi Biomassa Chromolaena Odorata Serta Sifat Tanah Sulfaquent. J. Teknol. Pengelolaan Limbah (Journal Waste Manag. Technol. 17(2):44–51.

Febriyono, R. Yulia E. S & Agus S. (2017). Peningkatan Hasil Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans L.) Melalui Perlakuan Jarak Tanam Dan Jumlah Tanaman Per Lubang. Jurnal Ilmu Pertanian Tropika dan Subtropika 2 (1): 22–27

Gardner, F. P., Pearce R. B. & Mitchell R. L. (1991). Fisiologi Tanaman Budidaya. Terjemahan: Herawati Susilo. UI Press. Jakarta.

Hanum, C. (2013). Pertumbuhan, Hasil, dan Mutu Biji Kedelai dengan Pemberian Pupuk Organik dan Fosfor. Jurnal Agronomi Indonesia. 41 (3): 209 – 214. DOI: https://doi.org/10.24831/jai.v41i3.8098

Harahap, I.Y., Hidayat T.C., Simangunsong G., Sutarta, E.S., Pangaribuan, Y., Listi, E., & Rahutomo S. (2011). Mucuna bracteata Pengembangan dan Pemanfaatannya di Perkebunan Kelapa Sawit. Ed ke-2. Medan: Pusat Penelitian Kelapa sawit.

Islami, T. & Utomo, W.H. (1995). Hubungan Tanah, Air dan Tanaman. IKIP Semarang Press, Semarang.

Jalaludin, Nasrul Z.A., & Rizki, S. (2016). Pengolahan Sampah Organik Buah-buahan menjadi Pupuk dengan Menggunakan Efektif Mikroorganisme. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 5-(1): 17-29 DOI: https://doi.org/10.29103/jtku.v5i1.76

Lakitan, B. (2010). Dasar Dasar Fisiologi Tumbuhan. Rajawali Press. Jakarta.

Laksono, P.B., Wachjar A., & Supijatno D. (2016). Pertumbuhan Mucuna bracteata DC. pada Berbagai Waktu Inokulasi dan Dosis Inokulan. J. Agron. Indones. (Indonesian J. Agron. 44(1):104.doi:10.24831/jai.v44i1.12510. DOI: https://doi.org/10.24831/jai.v44i1.12510

Lingga, P & Marsono. (2001). Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya. Jakarta.

Lubis, U.A. (2008). Kelapa Sawit(Ellaeis guineensis Jacq.) di Indonesia. Ed ke-2. Pusat Penelitian Kelapa sawit.

Moenandir, J. (1993). Ilmu Gulma Dalam Sistem Pertanian. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta

Mujdalipah S, Dohong S, Suryani A, & Fitria A. (2014). Pengaruh Waktu Fermentasi Terhadap Produksi Biogas Menggunakan Digester Dua Tahap Pada Berbagai Konsentrasi Palm Oil-Mill Effluent Dan Lumpur Aktif. Agritech J. Fak. Teknol. Pertan. UGM. 34(1):56–64.

Murty D, & Khasanah I. (2015). Analisis Pengaruh Harga, Kualitas Produk Dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Air Minum Dalam Kemasan Merek Pelangi Kemasan 600Ml Di Semarang. Diponegoro J. Manag. 4(2):1–11.

Ningtyas, V. A. & Lia, Y. A. (2010). Pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit sisa media jamur merah Jurnal Agroteknologi, Vol. 7 No. 1, Agustus 2016: 1 – 6

Novriani, 2011. Peranan Rhizobium Dalam Meningkatkan Ketersediaan Nitrogen Bagi Tanaman Kedelai. AgronobiS. vol. 5, no. 3, pp. 35-42.

Nusyiran. 2014. Optimalisasi Lahan Sub Obtimal Melalui Penanaman Mucuna bracteata. Prosiding Seminar Nasional Lahan Sub Optimal.

Prabowo W, Pratomo B & Irni J. (2020). Pemberian Kotoran Ayam dan Abu Janjang terhadap Pertumbuhan Elaeis guineensis Jacq di Pre Nursery. Semin. Nas. (October):978–979.

Sarjana P. (2007). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Produksi Kentang (Solanum tuberosum L.). J. Anat. dan Fisiol. XV(2):21–31.

Supriadi & Soeharsono. (2005). Kombinasi Pupuk Urea Dengan Pupuk Organik Pada Tanah Inceptisol Terhadap Respon Fisiologis Rumput Hermada (Sorghum bicolor). Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, Yogyakarta

Taiz, L. & E. Zeiger.(2002). Plant Physiology. California. The Benjamin/Cummings Publ. Co., Inc., Redwood City, CA.

Downloads

Article History

Submitted: 2025-01-27
Published: 2025-01-31
Pages: 38-47

PlumX Metrics

How to Cite

Oktavianus, A., Afrianti, S., Sulastri, Y. S., Tarigan, A. A., & Pratomo, B. (2025). Pengaruh Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) terhadap Biomassa Mucuna braceata D.C. Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 3(1), 38–47. https://doi.org/10.56211/tabela.v3i1.759

Most read articles by the same author(s)