Pengaruh Penggunaan Kompres Hangat terhadap Penurunan Intensitas Nyeri pada Dismenore Primer Remaja Putri di Kecamatan Mojoroto
DOI:
https://doi.org/10.56211/pubhealth.v4i1.1025Keywords:
Kompres Hangat; Dismenore Primer; Remaja Putri
Abstract
Dismenore merupakan salah satu gangguan menstruasi yang sering terjadi pada remaja putri, yang diakibatkan oleh peningkatan kadar hormon prostaglandin. Salah satu terapi non farmakologis yang bisa digunakan untuk menurunkan intensitas nyeri pada dismenore adalah dengan menggunakan kompres hangat. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan rancangan preeksperiment one group Pretest-Postest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri yang mengalami dismenore primer sebanyak 50 orang dengan besar sampel yang diambil yaitu sebanyak 30 orang. Sample dalam penelitian ini adalah Sebagian remaja putri yang mengalami dismenore primer. Sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Waktu penelitian ini mulai 1-27 April 2025 bertempat di kantor PAC IPPNU Kecamatan Mojoroto, dengan menggunakan intrumen penelitian kuisioner yang tetap memperhatikan etika-etika dalam penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan intensitas nyeri sebelum diberikan kompres hangat memiliki skala nyeri antara 1-8, dengan nilai rata-rata skala nyeri 4,63. Setelah diberikan perlakuan (kompres hangat) didapatkan nilai skala nyeri minimal 0 dan maksimal 6 dengan nilai rata-rata skala nyeri adalah 2,1. Hasil uji statistik menunjukan hasil terdapat nilai p value=0,003 (p < 0,05). Sehingga berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulka bahwa terdapat pengaruh kompres hangat terhadap penurunan nyeri menstruasi pada remaja di Kecamatan Mojoroto Kediri, sehingga penggunaan kompres hangat pada dismenore primer dapat mengurangi intensitas nyeri yang dialami oleh remaja putri di kantor PAC IPPNU Kecamatan Mojoroto Kediri.
Downloads
References
Al., P. et. (2021). Pengaruh Pemberian Kompres Hangat Terhadap Penurunan nyeri. Jurnal Ilmiah Bidan, 11(3), 9–14. https://ibi.or.id/journal/index.php/jib/article/view/49
Anggraini, M. A., Lasiaprillianty, I. W., & Danianto, A. (2022). Diagnosis dan Tata Laksana Dismenore Primer. Cermin Dunia Kedokteran, 49(4), 201. https://doi.org/10.55175/cdk.v49i4.1821 DOI: https://doi.org/10.55175/cdk.v49i4.1821
Cia, A., & Ghia, A. (2020). Calcium Intake of Dysmenorrhea in Adolescents. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 10(1), 91–96.
Francavilla, R., Petraroli, M., Messina, G., Stanyevic, B., Bellani, A. M., Esposito, S. M. R., & Street, M. E. (2023). Dysmenorrhea: Epidemiology, Causes and Current State of the Art for Treatment. Clinical and Experimental Obstetrics and Gynecology, 50(12). https://doi.org/10.31083/j.ceog5012274 DOI: https://doi.org/10.31083/j.ceog5012274
Hanifah, A. N., & Kuswantri, S. F. (2020). Efektifitas Kompres Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Dismenorea Dengan Skala Bourbanis Pada Remaja Putri Di Smpn 1 Kartoharjo Magetan. Jurnal Midwifery Update (MU), 2(2), 110. https://doi.org/10.32807/jmu.v2i2.95 DOI: https://doi.org/10.32807/jmu.v2i2.95
Itani, R., Soubra, L., Karout, S., Rahme, D., Karout, L., & Khojah, H. M. J. (2022). Primary Dysmenorrhea: Pathophysiology, Diagnosis, and Treatment Updates. Korean Journal of Family Medicine, 43(2), 101–108. https://doi.org/10.4082/kjfm.21.0103 DOI: https://doi.org/10.4082/kjfm.21.0103
Jo, J., & Lee, S. H. (2018). Heat therapy for primary dysmenorrhea: A systematic review and meta-analysis of its effects on pain relief and quality of life. Scientific Reports, 8(1), 1–8. https://doi.org/10.1038/s41598-018-34303-z DOI: https://doi.org/10.1038/s41598-018-34303-z
Nasution, A. S., Jayanti, R., Munir, R., & Ariandini, S. (2022). Determinan Kejadian Dismenore pada Mahasiswi. Jurnal Kesehatan Vokasional, 7(2), 79. https://doi.org/10.22146/jkesvo.72218 DOI: https://doi.org/10.22146/jkesvo.72218
Nurmulia, A. (2024). INTERNASIONAL CONFERENCE ON Effectiveness of Warm Compresses Against Dysmenorrhea in Adolescents in the Sumowono Community Health Center Working Area. 1, 23–30.
Petraglia, F., Bernardi, M., Lazzeri, L., Perelli, F., & Reis, F. M. (2017). Dysmenorrhea and related disorders. F1000Research, 6(0), 1–7. https://doi.org/10.12688/f1000research.11682.1 DOI: https://doi.org/10.12688/f1000research.11682.1
Satriawati, A. C., Nugraheny, E., & Kusmiyati, Y. (2020). The Effect of Combination of Warm Compression and Chocolate Against Menstrual Pain Reduction (Dysmenorrhea) In Teens In SMP Negeri 1 Bangkalan. Jurnal Ners Dan Kebidanan Indonesia, 8(1), 36. https://doi.org/10.21927/jnki.2020.8(1).36-42 DOI: https://doi.org/10.21927/jnki.2020.8(1).36-42
Umami, D. A. (2022). The Effectiveness of Warm Compresses in Reducing Dysmenorrhea Pain Among Adolescent Girls: A Pre-Experimental Study in Bengkulu, Indonesia. Journal of Current Health Sciences, 2(2), 81–86. https://doi.org/10.47679/jchs.202271 DOI: https://doi.org/10.47679/jchs.202271
Yusuf, R. D., Irasanti, S. N., F.M., F. A., Ibnusantosa, R. G., & Sukarya, W. S. (2019). Hubungan antara Kualitas Tidur dengan Kejadian Dismenore Primer pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung. Jurnal Integrasi Kesehatan & Sains, 1(2), 135–139. https://doi.org/10.29313/jiks.v1i2.4331 DOI: https://doi.org/10.29313/jiks.v1i2.4331
Downloads
Article History
Pages: 88-94
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Estin Gita Maringga, Linda Andri Mustofa, Awalina Nur Fatayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."









