Status Gizi Ibu Hamil sebagai Prediktor Kejadian Stunting pada Anak Usia 24–59 Bulan di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan
DOI:
https://doi.org/10.56211/pubhealth.v4i1.1026Keywords:
Anak; Gizi; Ibu Hamil; Prediktor; Stunting
Abstract
Latar Belakang: Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang masih tinggi di Indonesia dan berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Faktor maternal, khususnya status gizi ibu saat kehamilan, diduga memiliki peran signifikan terhadap risiko terjadinya stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara status gizi ibu hamil dan kejadian stunting pada anak usia 24–59 bulan di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan. Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan sampel sebanyak 219 ibu dan anak balita yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan pengukuran antropometri. Status gizi ibu hamil ditelusuri melalui riwayat berat badan dan tinggi badan saat hamil, sedangkan status stunting anak ditentukan berdasarkan z-score TB/U menggunakan standar WHO. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat (uji chi-square), dan multivariat (regresi logistik). Hasil: Prevalensi stunting dalam penelitian ini adalah 29,2%. Ibu dengan status gizi KEK memiliki risiko 3,7 kali lebih besar melahirkan anak stunting dibandingkan ibu dengan gizi normal (p < 0,001). Anemia saat hamil (OR = 2,4; p = 0,004) dan pendidikan ibu ≤ SMP (OR = 1,9; p = 0,042) juga menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kejadian stunting. Kesimpulan: Status gizi ibu hamil merupakan prediktor utama dalam kejadian stunting. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya intervensi gizi terpadu sejak masa kehamilan sebagai strategi kunci dalam percepatan penurunan stunting, khususnya di tingkat komunitas melalui pendekatan promotif dan preventif berbasis bukti.
Downloads
References
Agri, T. A., Ramadanti, T., Adriani, W. A., Abigael, J. N., Setiawan, F. S., & Haryanto, I. (2024). Menuju pertumbuhan seimbang dalam tantangan SDGs 2 dalam penanggulangan kasus stunting di Indonesia. Dalam Peran perguruan tinggi dalam aktualisasi bela negara: Melalui perumusan kebijakan sektor lingkungan hidup dalam pencapaian SDGs (hlm. 114–130). https://conference.upnvj.ac.id/index.php/ncols/article/view/2972
Alifah, R. N., & Trimurtini. (2024). Analisis implementasi nilai karakter peduli terhadap penerapan program SDGs nomor 2. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(4), 438–443. https://doi.org/10.5281/zenodo.11220937
Chawa, A. F., Fitriana, T., & Ambarsari, Z. A. (2024). The relationship between socio-economic and media literacy levels with the level of parent participation in preventing stunting in rural areas. Sosiohumaniora, 26(2), 315–329. DOI: https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v26i2.54212
Jain, S., Maheshwari, A., & Jain, S. K. (2022). Maternal Nutrition and Fetal/Infant Development. Clinics in perinatology, 49(2), 313–330. https://doi.org/10.1016/j.clp.2022.02.005 DOI: https://doi.org/10.1016/j.clp.2022.02.005
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023: Laporan Nasional. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.
Marshall, N. E., Abrams, B., Barbour, L. A., Catalano, P., Christian, P., Friedman, J. E., Hay, W. W., Jr, Hernandez, T. L., Krebs, N. F., Oken, E., Purnell, J. Q., Roberts, J. M., Soltani, H., Wallace, J., & Thornburg, K. L. (2022). The importance of nutrition in pregnancy and lactation: lifelong consequences. American journal of obstetrics and gynecology, 226(5), 607–632. https://doi.org/10.1016/j.ajog.2021.12.035 DOI: https://doi.org/10.1016/j.ajog.2021.12.035
Mate, A., Reyes-Goya, C., Santana-Garrido, Á., & Vázquez, C. M. (2021). Lifestyle, Maternal Nutrition and Healthy Pregnancy. Current vascular pharmacology, 19(2), 132–140. https://doi.org/10.2174/1570161118666200401112955 DOI: https://doi.org/10.2174/18756212MTA1DNTgkw
Mulyaningsih, T., Mohanty, I., Widyaningsih, V., Gebremedhin, T. A., Miranti, R., & Wiyono, V. H. (2021). Beyond personal factors: Multilevel determinants of childhood stunting in Indonesia. PloS one, 16(11), e0260265. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0260265 DOI: https://doi.org/10.1371/journal.pone.0260265
Mustakim, M. R. D., Irwanto, Irawan, R., Irmawati, M., & Setyoboedi, B. (2022). Impact of Stunting on Development of Children between 1-3 Years of Age. Ethiopian journal of health sciences, 32(3), 569–578. https://doi.org/10.4314/ejhs.v32i3.13 DOI: https://doi.org/10.4314/ejhs.v32i3.13
Nadhiroh, S. R., Micheala, F., Tung, S. E. H., & Kustiawan, T. C. (2023). Association between maternal anemia and stunting in infants and children aged 0-60 months: A systematic literature review. Nutrition (Burbank, Los Angeles County, Calif.), 115, 112094. https://doi.org/10.1016/j.nut.2023.112094 DOI: https://doi.org/10.1016/j.nut.2023.112094
Nzayirambaho, M., Nsabimana, A., Manirakiza, V., Rutayisire, P. C., & Njunwa, K. (2022). Economic attributes and childhood stunting in Rwanda: case study of the City of Kigali. The Pan African medical journal, 42, 157. https://doi.org/10.11604/pamj.2022.42.157.30650 DOI: https://doi.org/10.11604/pamj.2022.42.157.30650
Rahayu, E. A., Kurniawan, Y., & Lestari, W. (2021). Hubungan antara status gizi ibu hamil dengan kejadian berat badan lahir rendah. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 13(2), 95–102.
Ricci, T. A., Boonpattrawong, N., Laher, I., & Devlin, A. M. (2023). Maternal nutrition and effects on offspring vascular function. Pflugers Archiv : European journal of physiology, 475(7), 877–887. https://doi.org/10.1007/s00424-023-02807-x DOI: https://doi.org/10.1007/s00424-023-02807-x
Sari, K., & Sartika, R. A. D. (2021). The Effect of the Physical Factors of Parents and Children on Stunting at Birth Among Newborns in Indonesia. Journal of preventive medicine and public health = Yebang Uihakhoe chi, 54(5), 309–316. https://doi.org/10.3961/jpmph.21.120
Sari, K., & Sartika, R. A. D. (2021). The Effect of the Physical Factors of Parents and Children on Stunting at Birth Among Newborns in Indonesia. Journal of preventive medicine and public health = Yebang Uihakhoe chi, 54(5), 309–316. https://doi.org/10.3961/jpmph.21.120 DOI: https://doi.org/10.3961/jpmph.21.120
Sartika, A. N., Khoirunnisa, M., Meiyetriani, E., Ermayani, E., Pramesthi, I. L., & Nur Ananda, A. J. (2021). Prenatal and postnatal determinants of stunting at age 0-11 months: A cross-sectional study in Indonesia. PloS one, 16(7), e0254662. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0254662 DOI: https://doi.org/10.1371/journal.pone.0254662
Soliman, A., De Sanctis, V., Alaaraj, N., Ahmed, S., Alyafei, F., Hamed, N., & Soliman, N. (2021). Early and long-term consequences of nutritional stunting: From childhood to adulthood. Acta Bio Medica: Atenei Parmensis, 92(1), e2021168.
UNICEF. (2020). Improving Young Children’s Diets During the Complementary Feeding Period. New York: United Nations Children’s Fund.
Vaivada, T., Akseer, N., Akseer, S., Somaskandan, A., Stefopulos, M., & Bhutta, Z. A. (2020). Stunting in childhood: an overview of global burden, trends, determinants, and drivers of decline. The American journal of clinical nutrition, 112(Suppl 2), 777S–791S. https://doi.org/10.1093/ajcn/nqaa159 DOI: https://doi.org/10.1093/ajcn/nqaa159
Wardhana, N. N., & Zahtamal. (2024). Parents Education is One of Affected Factor in Stunted Children Profile in Pekanbaru. Sumatera Medical Journal, 7(3), 141–149. https://doi.org/10.32734/sumej.v7i3.15513 DOI: https://doi.org/10.32734/sumej.v7i3.15513
World Health Organization. (2021). Guideline: Assessing and managing children at primary health-care facilities to prevent overweight and obesity in the context of the double burden of malnutrition. Geneva: WHO.
World Health Organization. (2021, November 9). Malnutrition. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/malnutrition
Downloads
Article History
Pages: 46-53
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nikmah Kemalasari Pane, Ulfah Hidayah Almadany, Edy Sujoko

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."









