Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Capaian Skrining Usia Produktif (15-59) Tahun dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) di UPTD Puskesmas Kadugede Tahun 2024
DOI:
https://doi.org/10.56211/pubhealth.v4i1.1041Keywords:
Faktor; Penyakit Tidak Menular (PTM); Skrining
Abstract
Dalam pelayanan kesehatan standar yang harus dipenuhi yaitu melakukan skrining Kesehatan untuk kelompok usia produkif (15-59 tahun). Skrining Kesehatan sangat penting dilakukan bagi usia produktif (15-59 tahun) yang bertujuan untuk mendeteksi dini masalah Kesehatan serta mengetahui faktor risiko yang dapat memicu terjadinya masalah Kesehatan lainnya. Berdasarkan data dari Puskesmas Kadugede capaian skrining PTM pada tahun 2024 hanya sebesar 59,4%, yang menunjukkan tidak mencapai target yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya capaian skrining usia produktif dalam pencegahan penyakit tidak menular (PTM). Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan dengan triangulasi dari data wawancara, observasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan rendahnya capaian skrining usia produktif di Puskesmas Kadugede dikarenakan masih kurangnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya melakukan skrining, takut akan hasil pemeriksaan, dan lokasi wilayah kerja UPTD Puskesmas Kadugede yang berbukit dan jarang sekali ada transportasi umum.
Downloads
References
Anita, B., Febriawati, H., & Yandrizal. (2019). Puskesmas Dan Jaminan Kesehatan Nasional. Deepublish. https://www.google.co.id/books/edition/Puskesmas_Dan_Jaminan_Kesehatan_Nasional/57FWEQAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=posbindu+ptm+adalah&pg=PA81&printsec=frontcover
Didah, & Ferdian, D. (2025). Optimalisasi Skrining Penyakit Tidak Menular Di Posbindu Sebagai Upaya Pencegahan Deteksi Dini Dan Pencegahan Komplikasi. 6(1), 85–90. https://doi.org/10.24198/sawala.v6i1.59131 DOI: https://doi.org/10.24198/sawala.v6i1.59131
Direktorat Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. (2019). Buku Pedoman Manajemen Penyakit Tidak Menular. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.
Gaharpung, M. S., Kuwa, M. K. R., Susanti, R., Wela, Y., Eda, L. N., Supiana, N., & Sulastien, H. (2024). SKRINING KESEHATAN DI DUSUN NUAGIU DESA DETUSOKO BARAT KECAMATAN DETUSOKO. 3, 145–147. https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/852/666
Kartini, Amalia, L., Irma, Abdulkadir, W. S., Gustin, R. K., Rahmawati, Rusdianah, N., Darsono, K., Harissya, Z., Mokodompis, Y., Lisnawati, & Ahmad, Z. F. (2023). Epidemiologi Penyakit Tidak Menular. CV. Eureka Media Aksara.
Karwiti, W., Rezekiyah, S., Nasrazuhdy, N., Lestari, W. S., Nurhayati, N., & Asrori, A. (2023). Profil Kimia Darah sebagai Deteksi Dini Penyakit Degeneratif Pada Kelompok Usia Produktif. Jurnal Kesehatan Komunitas, 9(3), 494–503. https://doi.org/10.25311/keskom.Vol9.Iss3.1389 DOI: https://doi.org/10.25311/keskom.Vol9.Iss3.1389
Lubis, A. F., Hutabarat, M. S. H., Nur Aeni, M., & Sudarmi, L. (2023). Skrining Penyakit Degeneratif Pada Usia Produktif di Kelurahan Sukarami Sumatera Selatan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 4(4), 5173–5178. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v4i4.2128 DOI: https://doi.org/10.55338/jpkmn.v4i4.2128
Simbolon, D., Suryani, D., & Yandrizal. (2016). Buku Saku Kader: Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) (1st ed.). CV. Budi Utama. https://www.google.co.id/books/edition/Deteksi_dini_faktor_risiko_penyakit_tida/WYxgEQAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=posbindu+ptm+adalah&pg=PR7&printsec=frontcover.
Susilawati, E., & Sari, S. I. P. (2024). SKRINING PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) DAN PENYULUHAN KESEHATAN PADA LANSIA DI DESA PADANG MUTUNG KABUPATEN KAMPAR TAHUN 2024. 3(3), 100–101. https://doi.org/10.36929/pitimas.v3i3.1011
Wijayanti, M. D. (2023). Belajar Genetika dan Penyakit Tidak Menular. CV. Pajang Putra Wijaya. https://www.google.co.id/books/edition/Belajar_Genetika_dan_Penyakit_Tidak_Menu/kLzlEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=skrining+ptm&pg=PA47&printsec=frontcover
Downloads
Article History
Pages: 30-36
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dila Nurfadilah, Alfiani Rizqi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."









