Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perkembangan Balita Usia 24-60 Bulan

Abstract Views: 528   PDF Downloads: 756

Authors

  • Dina Damayanti Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jakarta
  • Syah Maharatu Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.56211/pubhealth.v4i1.1043

Keywords:

Balita; Perkembangan; Pendidikan Ibu; Status Ekonomi; Status Gizi

Abstract

Perkembangan merupakan proses bertambahnya kemampuan tubuh maupun tingkah laku yang lebih matang dan kompleks. Indonesia menjadi negara nomor tiga dengan gangguan perkembangan tertinggi di Asia Tenggara. Faktor penyebab terjadinya gangguan perkembangan pada balita disebabkan oleh tingkat pendidikan orang tua, status ekonomi, status gizi, faktor lingkungan, dan stimulasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perkembangan pada balita usia 24-60 bulan. Desain penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) dan observasi yang dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Kemayoran. Analisis data menggunakan spearman rho dengan besar sampel sebanyak 97 responden. Sebagian besar status pendidikan ibu tinggi (75.3%) hasil menunjukkan tidak terdapat hubungan antara status pendidikan ibu dengan perkembangan balita usia 24-40 bulan p value 0.173, mayoritas status ekonomi otang tua tinggi (72.2%) didapatkan hasil terdapat hubungan antara status ekonomi keluarga dengan perkembangan pada balita usia 24-60 bulan p value 0.001, dan status gizi sebagian besar normal (47,4%) hasil menunjukkan tidak terdapat hubungan antara status gizi (BB/U) berdasarkan z score dengan perkembangan balita usia 24-60 bulan p value 0.349. Faktor-faktor yang berhubungan dengan perkembangan balita usia 24-60 bulan status ekonomi, sedangkan pendidikan ibu dan status gizi tidak termasuk dalam faktor yang berhubungan dengan perkembangan balita usia 24-60 bulan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahzani, Y., Erika, K. A., Arbianingsih, & Yayah Rokhayah. (2024). Buku Ajar Tumbuh Kembang Anak. Nuansa Fajar Cemerlang.

Aisyiah, A. (2019). Pengaruh Stimulasi Tumbuh Kembang Terhadap Perkembangan Anak Usia Prasekolah di Raudhatul Athfal An-Nur Jagakarsa, Jakarta Selatan. Journal Educational of Nursing(Jen), 2(1), 62–68. https://doi.org/10.37430/jen.v2i1.12 DOI: https://doi.org/10.37430/jen.v2i1.12

Andriani, Y., Raraningrum, V., & Yunita, R. D. (2019). Faktor yang Berhubungan dengan Perkembangan Anak Usia Pra Sekolah di TK Nurul Husada Kalibaru Banyuwangi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida, 6(1), 611–618. https://doi.org/10.55500/jikr.v6i1.69 DOI: https://doi.org/10.55500/jikr.v6i1.69

Astuti, R. W., & Damayanti, D. S. (2023). Hubungan Pemberian Mp-Asi Dini Terhadap KejadianStunting Pada Balita Di Masa Pandemi Covid-19 Tahun2022. Pro Health Jurnal Ilmiah Kesehatan, 5(1), 291–295. DOI: https://doi.org/10.35473/proheallth.v5i1.2121

Baiti, N. (2020). Pola Asuh dan Komunikasi Orang Tua Terhadap Perkembangan Bahasa Anak. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Vol 4, No 1, Oktober 2020, 4(1), 42–50. https://doi.org/10.31849/paud-lectura.v DOI: https://doi.org/10.31849/paud-lectura.v4i01.4959

Chee, R. M., Capper, T. S., & Muurlink, O. T. (2023). The impact of social media influencers on pregnancy, birth, and early parenting experiences: A systematic review. Midwifery, 120. https://doi.org/10.1016/j.midw.2023.103623 DOI: https://doi.org/10.1016/j.midw.2023.103623

Direktorat Statistik Kesejahteraan. (2024). Profil Kesehatan Ibu dan Anak 2024. Badan Pusat Statistik Indonesia. https://www.bps.go.id/id/publication/2024/12/31/a919c55a72b74e33d011b0dc/profil-kesehatan-ibu-dan-anak-2024.html

Emerson, E., & Llewellyn, G. (2025). Using UNICEF’s Early Child Development Index 2030 to Identify Young Children With Significant Cognitive Delay. Journal of Intellectual Disability Research, 621–629. https://doi.org/10.1111/jir.13245 DOI: https://doi.org/10.1111/jir.13245

Hening Prastiwi, M. (2019). Overview of Growth and Development in Children Age 3-6 Years. Jiksh, 10(2), 242–249. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.162

K, F. A., Hamsah, I. A., Darmiati, D., & Mirnawati, M. (2020). Deteksi Dini Tumbuh Kembang Balita di Posyandu. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(2), 1003–1008. https://doi.org/10.35816/jiskh.v12i2.441 DOI: https://doi.org/10.35816/jiskh.v12i2.441

Kementrian Kesehatan RI. (2023). Pedoman Pelaksanaan SDIDTK. In kemenkes RI.

Likhar, A., & Patil, M. S. (2022). Importance of Maternal Nutrition in the First 1,000 Days of Life and Its Effects on Child Development: A Narrative Review. Cureus, 14(10), 8–13. https://doi.org/10.7759/cureus.30083 DOI: https://doi.org/10.7759/cureus.30083

Ponidjan, T. S., Batmomolin, A., Ritawati, Kusmiyati, Damayanti, D. S., Andhika, M. R., & Wabula, W. M. (2025). TUMBUH KEMBANG ANAK (La Ode Ali). Media Pustaka Indo.

Pratama, A. A., Ardian, J., Lastyana, W., Jauhari, M. T., & Rahmiati, B. F. (2023). Hubungan Status Gizi Dengan Perkembangan Anak Usia 1-5 Tahun Relationship Between Nutritional Status And Child Development Ages 1-5 Years. Nutriology: Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan, Volume 04(Nomor 02), 33–38. DOI: https://doi.org/10.30812/nutriology.v4i2.3239

Saavedra, J. M., & Prentice, A. M. (2023). Nutrition in school-age children: a rationale for revisiting priorities. Nutrition Reviews, 81(7), 823–843. https://doi.org/10.1093/nutrit/nuac089 DOI: https://doi.org/10.1093/nutrit/nuac089

Salsabila, F. I., Widiastuti, S. S., & Argarini, D. D. (2022). Hubungan Pendidikan Dan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perkembangan Anak Usia Prasekolah 3-6 Tahun Di TK Nurul Abror Cibinong. MAHESA : Malahayati Health Student Journal, 2(4), 648–658. https://doi.org/10.33024/mahesa.v2i4.6067 DOI: https://doi.org/10.33024/mahesa.v2i4.6067

Setiyani, A. S. E. (2016). Asuhan Kebidanan Neonatus, Bayi, Balita dan Anak Prasekolah. Pusdik SDM Kesehatan Kemenkes RI.

Silawati, V., Nurpadilah, & Surtini. (2020). Deteksi Dini Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Usia Dini Di Pesantren Tapak Sunan Jakarta Timur Tahun 2019. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 88–93. https://doi.org/10.31949/jb.v1i2.249 DOI: https://doi.org/10.31949/jb.v1i2.249

Talango, S. R. (2020). Konsep Perkembangan Anak Usia Dini. Early Childhood Islamic Education Journal, 1(1), 92–105. https://doi.org/10.54045/ecie.v1i1.35 DOI: https://doi.org/10.54045/ecie.v1i1.35

Unicef; WHO. (2018). Nurturing care for early child development. In Medico e Bambino (Vol. 37, Nomor 8). Unicef WHO.

Warseno, A. (2019). Tingkat Pendidikan Ibu Memiliki Hubungan Dengan Status Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Prasekolah. Jurnal Keperawatan Malang, 4(1), 57–66. https://doi.org/10.36916/jkm.v4i1.83 DOI: https://doi.org/10.36916/jkm.v4i1.83

WHO. (2018). -. In Word Health Organization (Vol. 1, Nomor 1).

Yulianda, A. (2019). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keterlambatan Berbicara Berbicara Pada Anak Balita. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2), 12–16. https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/Bahastra/article/view/1137

Downloads

Article History

Submitted: 2025-07-04
Published: 2025-08-01
Pages: 74-80

PlumX Metrics

How to Cite

Damayanti, D., & Salsyabilla, B. . (2025). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perkembangan Balita Usia 24-60 Bulan. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(1), 74–80. https://doi.org/10.56211/pubhealth.v4i1.1043

Issue

Section

Articles