Evaluasi Keefektivitasan Aplikasi serta Website Chatra sebagai Program Konseling dalam Penanganan Gangguan Kesehatan Mental bagi Generasi Z

Abstract Views: 274   PDF Downloads: 195

Authors

  • Teguh Irawan Universitas Pekalongan, Pekalongan
  • Yulis Indriyani Universitas Pekalongan, Pekalongan
  • Mahda Aulia Universitas Pekalongan
  • Cita Windu Pramudhia Universitas Pekalongan, Pekalongan
  • Elica Qhotriena Universitas Pekalongan, Pekalongan
  • Caesar Thoriq Kemal Hasbibie Universitas Pekalongan, Pekalongan
  • Dwi Kusumaningtyas Universitas Pekalongan, Pekalongan
  • M. Rifki Firmansyah Universitas Pekalongan, Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.56211/pubhealth.v4i2.1061

Keywords:

Mental; Konseling; Chatra; Telemedicine; Generasi Z

Abstract

Gangguan kesehatan mental adalah kondisi ketika fungsi psikologis seseorang mengalami hambatan atau tidak berjalan semestinya. Berbagai upaya telah dilakukan, seperti layanan konseling di sekolah dan universitas dan kampanye kesadaran Kesehatan mental. Namun, banyak solusi ini masih menghadapi keterbatasan dari segi aksesibilitas, efektivitas, maupun penerimaan oleh Generasi Z yang akrab dengan teknologi. Sebagai solusi inovatif, program konseling berbasis website hadir, salah satunya adalah CHATRA, yang dirancang sesuai kebutuhan Generasi Z. Evaluasi efektivitas platform ini penting untuk menilai sejauh mana dampaknya terhadap kesehatan mental pengguna. Penelitian ini menggunakan metode wawancara mendalam dan FGD, dengan desain studi kasus. Informan terdiri dari 6 pengurus UKM Pikma Sriwijaya periode 2025/2026 dan 6 klien konseling. Hasil menunjukkan bahwa fitur anonimitas dan format chat memudahkan pengguna mengungkapkan masalah pribadi tanpa takut atau malu, serta memberikan dampak positif seperti perasaan lega, berkurangnya kecemasan, dan peningkatan kemampuan menyelesaikan masalah. Namun, masih ditemukan kendala teknis seperti lambatnya respons konselor, tidak adanya notifikasi, dan tampilan antarmuka yang kurang ramah. Temuan ini menunjukkan Chatra dapat menjadi jembatan awal layanan kesehatan mental bagi remaja dan mahasiswa, dengan catatan perlunya perbaikan teknis dan dukungan profesional berkelanjutan. Chatra berpotensi dikembangkan sebagai model layanan konseling digital yang murah, aman, dan efektif di lingkungan kampus.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdi, S., & Karneli, Y. (2020). Kecanduan Game Online: Penanganannya dalam Konseling Individual. Guidance, 17(02), 9–20. https://doi.org/10.34005/guidance.v17i02.1166 DOI: https://doi.org/10.34005/guidance.v17i02.1166

Aggriany, Z. M., & Kustiawan, W. (2023). Analisis Penggunaan Media Sosial Twitter Sebagai Media Curhat oleh Kalangan Muslim Generasi Z. Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal, 5(6), 3118–3133. https://doi.org/10.47467/reslaj.v5i6.3737 DOI: https://doi.org/10.47467/reslaj.v5i6.3737

AL-Momani, M. O. (2022). Educational and Psychological Counseling and Its Role in Achieving the Aims of the Educational Process – an Analytical Study. Jurnal Penelitian Humaniora, 23(2), 115–128. https://doi.org/10.23917/humaniora.v23i2.17383 DOI: https://doi.org/10.23917/humaniora.v23i2.17383

APJII. (2024). APJII Jumlah Pengguna Internet Indonesia Tembus 221 Juta Orang. https://apjii.or.id/berita/d/apjii-jumlah-pengguna-internet-indonesia-tembus-221-juta-orang

Asmita, W., & Irman, I. (2022). Aplikasi Teknik zikir dalam Konseling Terhadap Kesehatan Mental. Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 5(2), 80–85. https://doi.org/10.24014/ittizaan.v5i2.18221 DOI: https://doi.org/10.24014/ittizaan.v5i2.18221

Badan Pusat Statistik. (2025). Jumlah Penduduk Pertengahan Tahun (Ribu Jiwa), 2025. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTk3NSMy/jumlah-penduduk-pertengahan-tahun--ribu-jiwa-.html

Bakhtiar, H. S. (2022). Dikotomi Eksistensi Telemedicine Bagi Masyarakat Terpencil: Perspektif Teori Kemanfaatan. Jurnal Paradigma: Jurnal Multidisipliner Mahasiswa …, 3(2), 115–125. https://journal.ugm.ac.id/paradigma/article/view/79461

Delima, D., Sagala, A., Panjaitan, L. M. B., Sarah, S., Arfiena, N., & Prasasti, T. I. (2024). Analisis Pentingnya Penggunaan Bahasa Indonesia pada Pelaksanaan Konseling Kelompok Multibudaya. IJEDR: Indonesian Journal of Education and Development Research, 2(2), 1215–1219. https://doi.org/10.57235/ijedr.v2i2.2552 DOI: https://doi.org/10.57235/ijedr.v2i2.2552

Faiqi, N. (2024). Page 754 of 10. 8(4), 754–763. DOI: https://doi.org/10.33024/jmm.v8i4.15970

Fitra, A. A. (2025). Kesehatan Mental dan Spiritualitas : Bagaimana Konsep Al-Qur ’ an Menghadapi Krisis Psikologis Era Kontemporer ? 4(1), 115–130. DOI: https://doi.org/10.58363/alfahmu.v4i1.281

Haleem, A., Javaid, M., Singh, R. P., & Suman, R. (2021). Telemedicine for healthcare: Capabilities, features, barriers, and applications. Sensors International, 2(July), 100117. https://doi.org/10.1016/j.sintl.2021.100117 DOI: https://doi.org/10.1016/j.sintl.2021.100117

Indriyani Program Studi Kesehatan Masyarakat, Y., Ilmu Kesehatan, F., Pekalongan Nur Susanti, U., Sriwijaya No, J., Pekalongan, K., & Tengah, J. (2024). Model of Binary Logistic Regression to Predict Mental Health in College Students. Journal of Educational Innovation and Public Health, 2(1), 270–281. https://doi.org/10.55606/innovation.v2i1.2146 DOI: https://doi.org/10.55606/innovation.v2i1.2266

ipkindonesia. (2025). Statistik Keanggotaan Ikatan Psikolog Klinis Indonesia. https://data.ipkindonesia.or.id/statistik/keanggotaan-ikatan-psikolog-klinis-indonesia/#:~:text=Jumlah Anggota Terverifikasi: 4.034 psikolog klinis. Jumlah Anggota Aktif: 3.101 psikolog klinis

Ishak, M. (2025). Gen z dalam dunia pendidikan. 2(1), 328–338.

KESEHATAN, P. K. (2021). Mengenal Makna Kesehatan. https://pusatkrisis.kemkes.go.id/mengenal-mhttps://pusatkrisis.kemkes.go.id/mengenal-makna-kesehatanakna-kesehatan

Khair, N., & Fatmawati, K. (2022). Psikologi Islam Ibn Miskawaih Dalam Rehabilitasi Penyakit Mental Manusia. Islamika Inside: Jurnal Keislaman Dan Humaniora, 8(2), 151–177. http://dx.doi.org/10.35719/islamikainside.v8i2.154 DOI: https://doi.org/10.35719/islamikainside.v8i2.154

Lisnarini, N., Suminar, J. R., & Setianti, Y. (2023). Keunggulan dan Hambatan Komunikasi dalam Layanan Kesehatan Mental pada Aplikasi Telemedicine Halodoc. Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi, 4(3), 176. https://doi.org/10.24014/pib.v4i3.25231 DOI: https://doi.org/10.24014/pib.v4i3.25231

Maharani, A., Anggita, D., Witriani, E., & Purba, S. H. (2024). Evaluasi Pemanfaatan Penerapan Telemedicine di Indonesia : Literatur Riview. 3, 155–165. DOI: https://doi.org/10.71456/jik.v3i1.1091

Mizaniah, S., Larasati, A., Keumalahayati, N., Haifa, N. W., & Herbawani, C. K. (2024). Efektivitas Penggunaan Telemedicine Pasca Pandemi Covid-19. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako), 10(4), 655–666. https://doi.org/10.22487/htj.v10i4.1434 DOI: https://doi.org/10.22487/htj.v10i4.1434

Ningrum, M. S., Khusniyati, A., & Ni’mah, M. I. (2022). Meningkatkan Kepedulian Terhadap Gangguan Kesehatan Mental Pada Remaja. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 1174–1178. https://doi.org/10.31004/cdj.v3i2.5642 DOI: https://doi.org/10.31004/cdj.v3i2.5642

Nursyafa, D. A., & Isnoviana, M. (2024). Layanan Telemedicine dari sisi Etika Kedokteran. Calvaria Medical Journal, 2(2), 89–96. DOI: https://doi.org/10.30742/cmj.v2i2.32

Pemerintah Provinsi Jawa. (2025). 25 Persen Warga Jateng Alami Gangguan Jiwa Ringan. https://jatengprov.go.id/publik/25-persen-warga-jateng-alami-gangguan-jiwa-ringan/#:~:text=25 Persen Warga Jateng Alami Gangguan Jiwa Ringan – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah

Prastiti, T., Kumala, F., & DMA, N. C. (2024). Komunikasi Terapeutik Dalam Telemedicine Halodoc Pada Penanganan Masalah Kesehatan Mental Di Kalangan Gen Z Di Surabaya. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(2), 7415–7428. http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/10170%0Ahttp://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/download/10170/7064

Rifqi Atsani, & Galih Tyas Anjari. (2023). Telemedicine Sebagai Platform Konsultasi Kesehatan Mental di Era Industri 4.0. Assertive: Islamic Counseling Journal, 2(1), 13–22. https://doi.org/10.24090/j.assertive.v2i01.8041 DOI: https://doi.org/10.24090/j.assertive.v2i01.8041

Sekar Arum, L., Amira Zahrani, & Duha, N. A. (2023). Karakteristik Generasi Z dan Kesiapannya dalam Menghadapi Bonus Demografi 2030. Accounting Student Research Journal, 2(1), 59–72. https://doi.org/10.62108/asrj.v2i1.5812 DOI: https://doi.org/10.62108/asrj.v2i1.5812

Taliwuna, M., Tinggi, S., Yerusalem, T., & Manado, B. (2024). Strategi Pendidikan Moral Dalam Menghadapi Tantangan Digitalisasi Bagi Generasi Z Moral Education Strategy in Dealing with Digitalization Challenges for Generation Z. 3(2), 45–64. https://ejournal.stt-yerusalembaru.ac.id/index.php/SHAMAYIM

world health organization. (2024). World Mental Health Day, 10 October 2024: “It is time to Prioritize Mental Health in the Workplace.” https://www.who.int/srilanka/news/detail/10-10-2024-world-mental-health-day--10-october-2024---it-is-time-to-prioritize-mental-health-in-the-workplace

Downloads

Article History

Submitted: 2025-07-07
Published: 2025-10-30
Pages: 238-248

PlumX Metrics

How to Cite

Irawan, T., Indriyani, Y., Aulia, M., Pramudhia, C. W., Qhotriena, E., Hasbibie, C. T. K., … Firmansyah, M. R. (2025). Evaluasi Keefektivitasan Aplikasi serta Website Chatra sebagai Program Konseling dalam Penanganan Gangguan Kesehatan Mental bagi Generasi Z. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(2), 238–248. https://doi.org/10.56211/pubhealth.v4i2.1061

Most read articles by the same author(s)