Analisis Faktor Internal dan Eksternal yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja Guru: Studi Literatur
DOI:
https://doi.org/10.56211/pubhealth.v5i1.1456Keywords:
Beban Kerja; Guru; Kelelahan Kerja; Stres Kerja
Abstract
Salah satu faktor yang sering memengaruhi kesehatan pekerja adalah kelelahan. Kelelahan kerja merupakan salah satu masalah penting dalam bidang keselamatan dan kesehatan kerja karena berdampak langsung pada produktivitas pekerjaan sehari-hari. Guru termasuk kelompok yang rentan mengalami kelelahan kerja akibat tingginya tuntutan tugas. Kelelahan kerja dapat menimbulkan dampak buruk pada pekerjaan seperti penurunan motivasi kerja, prestasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada guru melalui literature review. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelusuran literatur dari dua database elektronik yaitu Google Scholar dan SINTA. Penelitian ini berdasarkan pengkajian publikasi pada rentang tahun 2020 hingga 2025 dengan kata kunci ”teacher fatigue”, ”work fatigue”, ”kelelahan kerja guru”, ”faktor kelelahan kerja”, dan ”kelelahan kerja pekerja”. Sebanyak 20 artikel relevan dengan penelitian ini. Hasil telaah ditemukan bahwa kelelahan kerja pada guru dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain, beban kerja, lama kerja, masa kerja, stres kerja, motivasi kerja, kualitas tidur, status gizi, serta lingkungan kerja dan hubungan interpersonal.
Downloads
References
Alwi, Innah, Khidri, Mutma, Gobel, Muhammad, Afrianty, Fatmah, Habo, & Hasriwiani. (2021). Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Penjahit Pasar Sentral Bulukumba. Pusat Kajian Dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI, 01(05), 471–481. https://doi.org/https://doi.org/10.33096/woph.v2i1.123
Antoni, febryan B. W. (2023). Durasi Kerja Harian Sebagai Determinan Utama Kelelahan Pekerja House Keeping. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 14(11), 2018–2021. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.33846/sf14303
Auladi, M. N. M., & Porusia, M. (2025). Hubungan Antara Kelelahan Kerja Dan Motivasi Kerja Dengan Stres Kerja Pada Guru Sekolah Luar Biasa Di Kota Surakarta. Prepotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 2214–2222. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i1.43798
Belay, A. A., Gasheya, K. A., Engdaw, G. T., Kabito, G. G., & Tesfaye, A. H. (2023). Work-Related Burnout Among Public Secondary School Teachers is Significantly Influenced by The Psychosocial Work Factors: a cross-sectional Study from Ethiopia. Frontiers in Psychology, 14, 1–11. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1215421
Dilekçi, Ü., Kaya, A., & Çiçek, İ. (2025). Occupational stress, burnout, and change fatigue as predictors of quiet quitting among teachers. Acta Psychologica, 254(February). https://doi.org/10.1016/j.actpsy.2025.104812
Dio Gunawan, F. (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Guru Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam Kondisi Bekerja dari Rumah. Journal of Religion and Public Health, 4(1), 30–41. https://doi.org/https://doi.org/10.15408/jrph.v4i1.28837
Hasanah, U., Nuradhiani, A., & Perdana, F. (2024). The Relationship Energy Intake, Protein Intake, and Nutritional Status on Work Fatigue of Teachers at SMAN 1 Serang City. Jurnal Gizi Kerja Dan Produktivitas, 5(2), 327–332. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.62870/jgkp.v5i2.29610
Hoque, I., Hasle, P., & Maalouf, M. M. (2020). Lean meeting buyer’s expectations, enhanced supplier productivity and compliance capabilities in garment industry. International Journal of Productivity and Performance Management, 69(7), 1475–1494. https://doi.org/10.1108/IJPPM-08-2019-0410
International Labor Organization. (2018). Meningkatkan Keselamatan dan Kesehatan Pekerja Muda. In Kantor Perburuhan Internasional , CH- 1211 Geneva 22, Switzerland.
Kemenkes RI. (2023). Kelelahan Kerja dan Cara Mengatasinya. Kementerian Kesehatan RI. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/2027/kelelahan-kerja-dan-cara-mengatasinya
Keysha Febri Dhanty, M. N. (2024). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Guru di Sekolah Al-Fityan School Medan. Jurnal Kesehatan Unggul Gemilang, 8(1), 7–15. https://kes.ojs.co.id/index.php/jkug/article/view/385
Maslach, C., & Leiter, M. P. (2016). Understanding the burnout experience : recent research and its implications for psychiatry. June, 103–111.
Muller, J. (2020). Workplace Fatigue Statistics and Its Staggering Cost. Ergonomic Trends. https://ergonomictrends.com/workplace-fatigue-statistics/
Muspawi, M. (2021). Strategi Peningkatan Kinerja Guru. 21(1), 101–106. https://doi.org/10.33087/jiubj.v21i1.1265
Nadiya Wiranti, Ayatun Fil Ilmi, Holidah, D. F. (2022). Analisis Faktor Kelelahan Kerja pada Guru Wanita di SD Negeri Kota Depok. Jurnal Semesta Sehat, 2, No 1. https://doi.org/https://doi.org/10.58185/j-mestahat.v2i1.93
Novianti, M., Ruwiah, & Kamiluddin S, S. (2022). Factors Associated with Work Fatigue in Faculty X Lecturers, University X in 2022. Formosa Journal of Sustainable Research, 1(2), 85–96. https://doi.org/https://doi.org/10.55927/fjsr.v1i2.698
Parmin, S., Rahma, T., Zulfikar, L., Ira Sandi, T., & M Fadly, K. (2023). Hubungan Beban Kerja Fisik Dan Beban Kerja Mental Dengan Kelelahan Kerja Mengajar Pada Guru SD Di Negeri Lima Kecamatan Leihitu. Calory Journal : Medical Laboratory Journal, 1(4), 48–57. https://doi.org/https://doi.org/10.57213/jurnalkalori.v1i4.77
Pramudita, I., Dhani, R. M., & Warastuti, D. (2025). Pengaruh Aspek Fisik, Mental Dan Emosional Terhadap Kelelahan Kerja Pada Tenaga Kerja Di Perguruan Tinggi Swasta Jakarta Timur Tahun 2024. Jurnal Ilmiah Kesehatan Dan Kebidanan, 14(1), 1–12. https://doi.org/https://www.e-journal.mrhj.ac.id/Jkk/article/download/325/58/653
Prihatini, S. D., Inayah, Z., & Kes, M. (2023). Hubungan Beban Kerja Dengan Kelelahan Kerja Pada Guru Taman Kanak-Kanak Pikpg Gresik. Journal of Public Health Science Research, 4(1). https://journal.umg.ac.id/index.php/jphsr/article/view/5603/3161
Purba, T. A., & Siagian, N. (2021). Kelelahan Kerja Berhubungan dengan Kinerja Perawat di Ruang Isolasi Covid-19. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 3(2020), 319–326. https://doi.org/https://doi.org/10.37287/jppp.v3i2.428
Rendy Mogogibung, Richard Andreas Palilingan, M. E. W. (2025). Hubungan Beban Kerja dengan Kelelahan pada Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Motoling Barat. Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat, 9(2). https://journal.poltekkesjambi.ac.id/index.php/JBKM/article/download/1151/549/
RI, K. (2021). Kecelakaan Kerja di Indonesia.
Riyadi, S. (2021). Faktor Penyebab Terjadinya Kelelahan Kerja Pada Pekerja PT. Dungo Reksa di Minas. Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas, 01(1), 20–31. https://jurnal.htp.ac.id/index.php/jpkk/article/view/716/309
Rochmah, S. C., Rinawati, S., Vokasi, S., & Maret, U. S. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja Penyapu Jalan Di Kota Surakarta. Journal of Applied Agriculture, Health, and Technology, 02(01), 34–42. https://doi.org/https://doi.org/10.20961/jaht.v2i1.594
Saleh, N., Sulaeman, U., & Gafur, A. (2024). Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Guru Madrasah Aliyah Negeri Pinrang. Window Of Public Health Journal, Vol. 5 No.(2), 215–223. https://doi.org/https://doi.org/10.33096/woph.v5i2.1276
Salsabila, S. (2024). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Dosen saat Pandemi COVID-19. The Public Health Science Journal, 13(2), 110–122. https://doi.org/https://doi.org/10.33221/jikm.v13i02.2482
Sari, dewi ratna, Akbar, K. A., & Nafikadini, I. (2021). Perbedaan Beban Kerja Mental dan Stres Kerja Guru SDN dengan Guru SLBN. 5(2). https://ejournal.unida.gontor.ac.id/index.php/JIHOH/article/view/5181/pdf_43
Setyarso, R. (2020). Kesehatan dan Keselamatan Kerja itu Penting. https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/13078/Kesehatan-dan-Keselamatan-Kerja-itu-Penting.html
She, A. T., Wuni, C., & Parma, H. (2025). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Stres Kerja Pada Guru Sekolah Dasar Di Kecamatan Depati Tujuh Kabupaten Kerinci Tahun 2024. Jurnal Kajian Ilmiah Multidislipiner, 9(1), 146–156. http://jurnalmiqot/article/view/181
Simanjuntak, J. O., Lumbangaol, P., Simanjuntak, S., Pasaribu, H., & Simanungkalit, O. (2021). Tingkat Penerapan Keselamatan, Kesehatan Kerja Dan Lingkungan (K3L) Pada Proyek Konstruksi. Jurnal Visi Eksakta, 2(2), 255–270. https://doi.org/10.51622/eksakta.v2i2.398
Springer, A., Oleksa-Marewska, K., Basińska-Zych, A., Werner, I., & Białowąs, S. (2023). Occupational burnout and chronic fatigue in the work of academic teachers-moderating role of selected health behaviours. PLoS ONE, 18(1 January), 1–19. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0280080
Suma’mur. (2020). Keselamatan Kerja dan Pencegahan Kecelakaan Kerja (Pertama). Jakarta; Sagung Seto.
Suryanto, D. H. P. (2024). Hubungan Karakteristik Individu dengan Kelelahan Kerja pada Guru Sekolah Menengah Atas. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(September), 32–36. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jkmi%0A%0A
Syafitri, D., Saiful Bahri, B., Pramono, B., & Febriani, S. A. (2024). Hubungan Karakteristik Individu, Kondisi Pekerjaan Dan Lingkungan Kerja Dengan Stres Kerja Pada Guru Di SDN Meruya Utara 13, Kembangan, Jakarta Barat Tahun 2023. Jurnal Multidisiplin Ilmu, 3(ISSN 2829-2049), 1–19. https://doi.org/https://journal.mediapublikasi.id/index.php/bullet
Wardhana, D. K., & Tejamaya, M. (2024). Tinjauan Literatur : Dampak Kelelahan Kerja pada Kinerja dan Kesehatan Pekerja di Industri Pertambangan. Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO), 6(02), 810–821. https://doi.org/10.59141/jsi.v6i02.148
Wibowo, C. P., & Porusia, M. (2025). Hubungan Beban Kerja Mental dan Kualitas Tidur dengan Kelelahan Kerja pada Dosen di FIK dan Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Prepotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(April), 2154–2162. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i1.43812
World Health Organization. (2019). Burn-out an “occupational phenomenon”: International classification of diseases. https://www.who.int/news/item/28-05-2019-burn-out-an-occupational-phenomenon-international-classification-of-diseases
Wulandari, A., Rasyid, Z., Sabilu, Y., & Asfian, P. (2024). Hubungan Masa Kerja, Status Perkawinan Dan Keluhan Musculoskeletal Disorders Tehadap Kelelahan Kerja Guru Sman 4 Dan Sman 1 Kota Kendari. Jurnal Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo, 5(3), 87–96. http://dx.doi.org/10.37887/jk3-uho
Wurarah, M. L., Artur, P., Kawatu, T., Akili, R. H., Kesehatan, F., Universitas, M., & Ratulangi, S. (2020). Hubungan antara Beban Kerja dengan Kelelahan Kerja pada Petani. Journal of Public Health and Community Medicine, 1(April), 6–10. https://doi.org/https://doi.org/10.35801/ijphcm.1.2.2020.28661
Yuliyanti, L., Arman, & Rusydi, A. R. (2024). Faktor Yang Mempengaruhi Kelelahan Kerja Pada Guru Smk Sekolah Menengah Teknologi Industri (SMTI) Makassar. Window of Public Health Journal, 5(6), 825–833. https://doi.org/https://doi.org/10.33096/woph.v5i6.1855
Downloads
Article History
Pages: 99-109
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Salma Zakila Linaldi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."









