Evaluasi Pelaksanaan Skrining Penyakit Tidak Menular pada Klaster 3 Integrasi Layanan Primer di Puskesmas Paal X

Abstract Views: 138   PDF Downloads: 158

Authors

  • Nafathu Rahmah Universitas Jambi
  • Willia Novita Eka Rini Universitas Jambi
  • Andy Amir Universitas Jambi
  • Dwi Noerjoedianto Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.56211/pubhealth.v4i4.1606

Keywords:

Penyakit Tidak Menular; Skrining; Integrasi Layanan Primer; Evaluasi Program

Abstract

Skrining Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan bagian dari upaya promotif dan preventif untuk mendeteksi berbagai faktor risiko dan penyakit kronis secara dini di tingkat pelayanan kesehatan primer. Namun, capaian skrining di Puskesmas Paal X Kota Jambi masih berada di bawah target Standar Pelayanan Minimal. Data Dinas Kesehatan Kota Jambi tahun 2024 menunjukkan cakupan skrining usia produktif sebesar 40,3%, pelayanan hipertensi 50,7%, dan diabetes melitus 15,0%, yang mencerminkan adanya kesenjangan antara target dan realisasi program. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan skrining PTM pada Klaster 3 Integrasi Layanan Primer menggunakan pendekatan Context, Input, Process, dan Product (CIPP). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif evaluatif melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi terhadap 10 informan yang terdiri dari kepala puskesmas, pengelola program PTM, dokter, bidan, kader, dan masyarakat sasaran skrining, sehingga mencerminkan keberagaman perspektif pelaksanaan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan serta ketersediaan sumber daya manusia, sarana, dan pendanaan relatif memadai. Namun, perencanaan operasional belum terstruktur secara sistematis, pelaksanaan masih bersifat insidental, dan partisipasi masyarakat rendah. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya capaian skrining, terutama pada pelayanan diabetes melitus yang hanya mencapai 15,0%, sehingga menunjukkan kontras antara kesiapan sumber daya dan realisasi program di lapangan. Penguatan perencanaan berbasis pemetaan sasaran, optimalisasi peran kader, serta perbaikan sistem pencatatan dan tindak lanjut diperlukan untuk meningkatkan efektivitas dan cakupan skrining PTM di tingkat pelayanan primer.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andersen, R. M. (1995). Revisiting the behavioral model and access to medical care: Does it matter? Journal of Health and Social Behavior, 36(1), 1–10.

DIAN FITRIYANI, SITI UTAMI DEWI, SUSILO WIRAWAN, SUPRIYATNI KARTADARMA, H. P. (2024). IMPLEMENTASI PROGRAM POSBINDU PENYAKIT TIDAK MENULAR. Ensiklopedia of Journal, 6(3), 57–63.

Dinas Kesehatan Kota Jambi. (2024). Laporan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang P2PTM Kesehatan Kota Jambi Tahun 2024.

Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S., Honesti, L., Wahyuni, S., Mouw, E., Jonata, Mashudi, I., Hasanah, N., Maharani, A., Ambarwati, K., Noflidaputri, R., Nuryami, & Waris, L. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. In Metodologi Penelitian Kualitatif. In Rake Sarasin (Issue March). https://scholar.google.com/citations?user=O-B3eJYAAAAJ&hl=en

Haryanto B, Prasetyo A, W. R. (2023). Faktor yang berhubungan dengan cakupan skrining penyakit tidak menular di puskesmas. Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Petunjuk Teknis Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer. Kemenkes RI, 1–19. https://diskes.badungkab.go.id/storage/diskes/file/KMK Nomor 2015 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer.pdf

Kementrian Kesehatan RI. (2024). Pedoman Kerja Puskesmas Klaster III Kesehatan Dewasa dan Lansia.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.) SAGE Publications.

Nida, S., Swasti, A., Tyas, A., Putri, N. E., Larasanti, A., & Widoyopi, A. A. (2024). A systematic review of the types , workload , and supervision mechanism of community health workers : lessons learned for Indonesia. BMC Primary Care, 1–14. https://doi.org/10.1186/s12875-024-02319-2

Nilasari, N., Kharisma, B., & Putri, A. (2025). ANALISIS TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM SKRINING PENYAKIT TIDAK MENULAR ( PTM ). 6(1), 643–649.

Nurfadilah, D., & Rizqi, A. (2025). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Capaian Skrining Usia Produktif ( 15-59 ) Tahun dalam Pencegahan Penyakit Tidak Menular ( PTM ) di UPTD Puskesmas Kadugede Tahun 2024. 2018, 2015–2019.

One, V., Sinambela, S., Nasution, H. S., & Butar, M. B. (2025). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pencarian Pelayanan Kesehatan ( Health-Seeking Behavior ) Terkait Tuberkulosis pada Masyarakat. 4(September).

Rany Novita dan Yunita Jasrida. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif Bidang Kesehatan. In Global Aksara Pers.

Stufflebeam, D. L., & Zhang, G. (2017). The CIPP Evaluation Model: How to Evaluate for Improvement and Accountability. Guilford Press.

World Health Organization. (2025). Noncommunicable diseases (NCDs). https://www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/noncommunicable-diseases

Yulyati, F., Hartono, R. K., & Mahdaniar, A. H. (2025). Evaluasi Penggunaan Aplikasi Sehat Indonesiaku (Asik) Dalam Pencatatan Pelaporan Penyakit Tidak Menular. 9(April), 2740–2756.

Downloads

Article History

Submitted: 2026-02-11
Published: 2026-03-06
Pages: 372-382

PlumX Metrics

How to Cite

Rahmah, N., Rini, W. N. E., Amir, A., & Noerjoedianto, D. (2026). Evaluasi Pelaksanaan Skrining Penyakit Tidak Menular pada Klaster 3 Integrasi Layanan Primer di Puskesmas Paal X. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(4), 372–382. https://doi.org/10.56211/pubhealth.v4i4.1606

Issue

Section

Articles