Hubungan Sanitasi Dasar dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Meomeo Kota Baubau
DOI:
https://doi.org/10.56211/pubhealth.v5i1.1737Keywords:
Balita; Diare; Sanitasi Dasar
Abstract
Diare masih menjadi masalah kesehatan utama pada balita dan berkaitan erat dengan kondisi sanitasi lingkungan. Di wilayah kerja Puskesmas Meomeo Kota Baubau yang melayani 19.303 jiwa dengan jumlah balita sebanyak 1.706, tercatat 124 kasus diare pada balita selama periode 2024–2025. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan sanitasi dasar rumah tangga dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Meomeo Kota Baubau. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional yang dilaksanakan pada November–Desember 2025. Sampel berjumlah 95 balita usia 12–59 bulan yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Variabel penelitian meliputi kualitas dan ketersediaan air bersih, kepemilikan dan kelayakan jamban sehat, sistem pembuangan limbah cair rumah tangga, serta pengelolaan sampah rumah tangga. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan perhitungan Prevalence Ratio (PR) dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas dan ketersediaan air bersih (PR=6,60; 95%CI=4,09–10,66; p<0,001), kepemilikan dan kelayakan jamban sehat (PR=10,14; 95%CI=3,88–26,53; p<0,001), sistem pembuangan limbah cair rumah tangga (PR=10,66; 95%CI=4,52–25,13; p<0,001), serta pengelolaan sampah rumah tangga (PR=6,60; 95%CI=4,09–10,66; p<0,001) dengan kejadian diare pada balita. Disimpulkan bahwa seluruh komponen sanitasi dasar rumah tangga berhubungan signifikan dengan kejadian diare pada balita. Peningkatan akses air bersih, perbaikan jamban sehat, pengelolaan limbah cair, dan pengelolaan sampah rumah tangga perlu diperkuat untuk menurunkan kejadian diare pada balita.
Downloads
References
Abidin, K., Ansariadi, A., & Thaha, I. L. M. (2022). Faktor Air, Sanitasi, Dan Higiene Terhadap Kejadian Diare Pada Balita Di Permukiman Kumuh Kota Makassar. Hasanuddin Journal of Public Health, 3(3), 301–311. https://doi.org/10.30597/hjph.v3i3.22002
Afrisandi, W., Ashari, A. E., Ahmad, H., Kesehatan, J., Poltekkes, L., & Mamuju, K. (2025). Hubungan Sanitasi Dasar Rumah Tangga dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Kelurahan Galung Kecamatan Tapalang. 3(April), 17–24.
Aisyiah, N., Islam, F., Erwin Ashari, A., & Ahmad, H. (2024). Kualitas Sanitasi Higiene dengan Peningkatan Frekuensi Diare pada Balita. In HSEJ: Health Safety and Environmental Journal.
Amirah, D. N. S., Ali, H., Dewi, S., & Arie, W. (2023). Analisis Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat dengan Kejadian Diare di Puskesmas 23 Ilir. Jurnal Kesehatan, 12(2), 375–381. https://doi.org/10.36989/didaktik.v8i2.568
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, K. K. R. I. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam angka. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/5539
Blum, H. L. (1974). Planning for Health: Developmental Application of Social Change Theory. Human Sciences Press.
Cerlyawati, H., & Hartini, E. (2025). Studi Analitik Observasional: Pengaruh Sanitasi Lingkungan terhadap Kejadian Diare pada Balita Stunting di Desa Kalongan, Ungaran Timur Kabupaten Semarang pada Tahun 2023. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 24(1), 68–74. https://doi.org/10.14710/jkli.24.1.68-74
Dinas Kesehatan Kota Baubau. (2024). Laporan Tahunan Dinas Kesehatan Kota Baubau Tahun 2024.
Haidina, A. (2024). Hubungan Antara Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Kandang Kota Bengkulu. Journal of Nursing and Public Health, 12(2), 549–556.
Herawati, C., Wijaya, M. A., Kristanti, I., Indragiri, S., Triwahyuni, N., Supriatin, & Yulistiyana, L. N. (2024). Household waste management and the incidence of diarrhea in toddler. International Journal of Science and Research Archive, 11(2), 501–505. https://doi.org/10.30574/ijsra.2024.11.2.0449
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kemenkes, 235.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia 2024. In Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kurniawati, D. P., Arini, S. Y., Awwalina, I., & Pramesti, N. A. (2021). Poor Basic Sanitation Impact on Diarrhea Cases in Toddlers. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 13(1), 41–47. https://doi.org/10.20473/jkl.v13i1.2021.41-47
Kurniawati, R. D., & Abbiyah, S. F. (2021). Analisis Sanitasi Dasar Lingkungan Dengan Kejadian Diare Balita Di Kelurahan Babakansari Kecamatan Kiaracondong Bandung. Jurnal Kesehatan, 04. http://jurnal.fkmumi.ac.id/index.php/woh/article/view/woh4108
Notoadmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.
Nurjanah, S., Priyatno, A. D., & Rosalina, S. (2023). Analisis Sanitasi Lingkungan terhadap Kejadian Diare pada Balita di Kelurahan Sekar Jaya Kabupaten OKU. Jurnal Kesehatan Saelmakers PERDANA, 6(1), 89–98. https://doi.org/10.32524/jksp.v6i1.810
Omona, S., Malinga, G. M., Opoke, R., Openy, G., & Opiro, R. (2020). Prevalence of diarrhoea and associated risk factors among children under five years old in Pader District, northern Uganda. BMC Infectious Diseases, 20(1). https://doi.org/10.1186/s12879-020-4770-0
Park, K. (2022). Park’s Textbook of Preventive and Social Medicine (27th ed.). M/s Banarsidas Bhanot Publishers.
Pasteur, L. (1878). The Germ Theory and Its Applications to Medicine and Surgery. Academie de Médecine.
Rahmawati, P., Sonjati, E., & Justian, D. (2024). The Relationship between Environmental Sanitation and the Incidence of Diarrhea in Toddlers in Kotakaler Public Health Center 2024. In PHSAJ-Public Health Sebelas April Journal, 3(2).
Salsabiella Djaba, D., R Salmun, J. A., & Betsalonia Sir, A. (2023). Relationship between Environmental Sanitation and Incidence of Diarrhea among Children Under Five in Alak Health Center, Kupang, East Nusa Tenggara. Journal of Health Promotion and Behavior, 8(4), 290–297. https://doi.org/10.26911/thejhpb.2023.08.04.06
Saputra, I. P. B. A., Arjita, I. P., Syuhada, I., & Adnyana, I. G. A. (2024). Hubungan Pengelolaan Sampah Dengan Kejadian Diare Di Desa Pandanan. http://journal.unmasmataram.ac.id/index.php/GARA
Sari, I. M., & Krisnawan, A. (2025). Environmental and Behavioral Determinants of Diarrheal Risk in Toddlers. Anatolian Journal of Family Medicine, 8(3), 76–82. https://doi.org/10.5505/ajfamed.2025.36036
Sengkey, A., Joseph, W. B. S., & Warouw, F. (2020). Hubungan Antara Ketersediaan Jamban Keluarga Dan Sistem Pembuangan Air Limbah Rumah Tangga Dengan Kejadian Diare Pada Balita Usia 24-59 Bulan Di Desa Raanan Baru Kecamatan Motoling Barat Kabupaten Minahasa Selatan. Jurnal KESMAS, 9(1).
Simaremare, S. R. S., Rachmat, B., Nugraheni, W. P., Faisal, D. R., Nirwan, M., Ipa, M., Puspita, T., Kurniasih, D. A. A., & Senewe, F. P. (2024). How Sociodemographic, Water, and Sanitation Factors Influence Diarrhea in Children Under Five: Insights from Indonesia’s Underdeveloped Regions. Journal of Research in Health Sciences, 25(1). https://doi.org/10.34172/jrhs.2025.171
Sinaga, J., Tanjung, R., Mahyuni, E. L., Nolia, H., & Raflizar, R. (2021). Determinants of Environmental Sanitation Related to the Incidence of Diarrhea among Infants. Disease Prevention and Public Health Journal, 16(1), 8–15. https://doi.org/10.12928/dpphj.v16i1.4384
Soboksa, N. E. (2021). Associations Between Improved Water Supply and Sanitation Usage and Childhood Diarrhea in Ethiopia: An Analysis of the 2016 Demographic and Health Survey. Environmental Health Insights, 15. https://doi.org/10.1177/11786302211002552
Triana, C. M., Thohari, I., Sulistio, I., Hermiyanti, P., & Rachmaniyah, R. (2024). Hubungan Kondisi Sanitasi Dasar Rumah Dengan Kejadian Diare (Studi di Wilayah RW 5 Sukomanunggal Baru PJKA Kec. Sukomanunggal Kota Surabaya Tahun 2023). Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 17(3), 126–131. https://doi.org/10.26630/rj.v17i3.4005
World Health Organization. (2024). Diarrhoeal disease. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diarrhoeal-disease
World Health Organization & UNICEF. (2024). Progress on Household Drinking Water, Sanitation and Hygiene 2000-2024. UNICEF journal.
Yantu, S. S., Warouw, F., & Umboh, J. M. L. (2021). Hubungan Antara Sarana Air Bersih Dan Jamban Keluarga Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Desa Waleure. Jurnal KESMAS, 10(6).
Downloads
Article History
Pages: 110-121
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fitriani Fitriani, Hasrullah Hasrullah, Muhamad Subhan, Rininta Andriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."









