Hubungan Sedentary Lifestyle dan Konsumsi Minuman Manis dengan Kejadian Overweight pada Remaja SMPIT Darul Fikri Tanjungbalai

Abstract Views: 54   PDF Downloads: 24

Authors

  • Darmayanti Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nurhayati Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Muhammad Zali Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.56211/pubhealth.v5i2.2122

Keywords:

Konsumsi Minuman Manis; Overweight; Remaja; Sedentary Lifestyle

Abstract

Overweight pada remaja merupakan salah satu masalah gizi yang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit tidak menular di masa mendatang. Kejadian overweight dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya sedentary lifestyle dan konsumsi minuman manis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan sedentary lifestyle dan konsumsi minuman manis dengan kejadian overweight pada siswa SMPIT Darul Fikri Tanjungbalai. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 75 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Data sedentary lifestyle diperoleh menggunakan Adolescent Sedentary Activity Questionnaire (ASAQ), sedangkan data konsumsi minuman manis diperoleh menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ). Status overweight ditentukan berdasarkan pengukuran indeks massa tubuh menurut umur (IMT/U). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan bantuan program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki sedentary lifestyle kategori tinggi sebanyak 59 responden (78,7%), konsumsi minuman manis kategori jarang sebanyak 38 responden (50,7%), dan overweight sebanyak 38 responden (50,7%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara sedentary lifestyle dengan kejadian overweight (p=0,001; PR=4,881; 95% CI=1,314–18,134), sedangkan konsumsi minuman manis tidak berhubungan dengan kejadian overweight (p=0,298; PR=1,269; 95%CI=0,808–1,993). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sedentary lifestyle merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian overweight, sedangkan konsumsi minuman manis tidak menunjukkan hubungan yang signifikan pada siswa SMPIT Darul Fikri Tanjungbalai.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amrynia, S. U., & Prameswari, G. N. (2022). Hubungan Pola Makan, Sedentary Lifestyle, dan Durasi Tidur dengan Kejadian Gizi Lebih Pada Remaja (Studi Kasus di SMA Negeri 1 Demak). Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 2(1), 112–121. https://doi.org/10.15294/ijphn.v2i1.52044

Aulia, S. (2024). Sedentary Lifestyle Berhubungan Dengan Status Gizi Pada Remaja. Journal of Telenursing (JOTING), 6(1).

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, & Kementerian Kesehatan RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Riskesdas Sumatera Utara 2018.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Mentemas, I. S., Alfitri, K. N., & Putriana, D. (2025). Hubungan Konsumsi Minuman Manis Dengan Kejadian Gizi Lebih Pada Remaja Di Kota Yogyakarta. Jurnal Ilmu Psikologi Dan Kesehatan, 01(4), 344–351.

Rahmawati, A. N., Setiadi, D. K., & Sukaesih, N. S. (2023). Hubungan Pengetahuan Konsumsi Minuman Berpemanis dengan Status Gizi Remaja. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(3), 1103–1112. https://doi.org/10.37287/jppp.v5i3.1713

Roslan, M. M., & Osman Zainuri, A. (2023). Teori Hifz Al-Nafs Dalam Maqasid Syariah: Analisis Pendalilan. Journal of Muwafaqat, 6(1), 1–13. https://doi.org/10.53840/muwafaqat.v6i1.121

Sari, S. L., Utari, D. M., & Sudiarti, T. (2021). Konsumsi minuman berpemanis kemasan pada remaja. Ilmu Gizi Indonesia, 5(1), 91. https://doi.org/10.35842/ilgi.v5i1.253

Sultana, S., Rahman, M. M., Sigel, B., & Hashizume, M. (2021). Associations of lifestyle risk factors with overweight or obesity among adolescents: a multicountry analysis. The American Journal of Clinical Nutrition, 113(3), 742–750. https://doi.org/10.1093/ajcn/nqaa337

WHO. (2021). Sugars intake for adults and children.

WHO. (2023). Reducing consumption of sugar-sweetened beverages to reduce the risk of childhood overweight and obesity.

WHO. (2025). Obesity and overweight. In 2025.

Wisnuwardani, R. W., Noviasty, R., & Afiah, N. (2025). Buku Ajar Gizi Kesehatan Masyarakat. Deepublish.

Yulianti, R. D., & Mardiyah, S. (2023). Factors Associated with Consumption of Sweetened Packaged Drinks among Adolescents. Jurnal Sains Kesehatan, 30(3).

Downloads

Article History

Submitted: 2026-10-12
Published: 2026-10-21
Pages: 192-197

PlumX Metrics

How to Cite

Darmayanti, D., Nurhayati, N., & Zali, M. (2026). Hubungan Sedentary Lifestyle dan Konsumsi Minuman Manis dengan Kejadian Overweight pada Remaja SMPIT Darul Fikri Tanjungbalai. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(2), 192–197. https://doi.org/10.56211/pubhealth.v5i2.2122

Most read articles by the same author(s)