Analisis Implementasi Kebijakan Pencegahan dan Penanggulangan Stunting Terintegrasi Dalam Program Gerakan 1000 HPK di Puskesmas Pagar Jati
DOI:
https://doi.org/10.56211/pubhealth.v1i1.28Keywords:
Policy implementation; 1000 HPK Program; Stunting
Abstract
The results of the 2018 Riskesdas, stunting toddlers in Indonesia reached 30.8%. SSGBI data in 2019, stunting under five in Deli Serdang Regency reached 30.97%. Stunting toddlers at the Pagar Jati Health Center continues to increase, in 2018 there were 0 cases, in 2019 there were 37 cases, and in 2020 there were 51 cases of stunting toddlers. This study aims to analyze the implementation of integrated stunting acceleration and prevention policies in the First 1000 Days of Life (HPK) Movement Program in the Pagar Jati Public Health Center, Deli Serdang Regency. The research method is descriptive qualitative which was carried out from May to November 2021. Informants in this study were the Head of Pagar Jati Health Center, Community Nutrition Coordinator, Maternal and Child Health Coordinator, Health Promotion Coordinator, health cadres, and mothers of toddlers. Data was collected by means of observation, in-depth interviews and document studies. The results showed that the input elements, namely the availability of human resources and infrastructure in the implementation of the 1000 HPK program at the Pagar Jati Health Center were still inadequate. In the process, the antenatal care (ANC) examination was carried out well, while monitoring the growth of children under five, giving immunizations, providing additional food, and counseling on stunting was quite well done. In the output element, 8 out of 10 program achievement indicators have reached the target. It is necessary to increase the maximum stunting prevention program at the Pagar Jati Health Center, to increase the completeness of facilities and infrastructure for stunting prevention.
Downloads
References
Agustino, L. (2017). Dasar Dasar Kebijakan Publik (Edisi Revisi). Bandung: Alfabeta.
Almatsier, S. (2002). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia.
Ayuningtyas, D. (2014). Kebijakan Kesehatan Prinsip dan Praktik (1st ed). Jakarta: Rajawali Pers.
Badan Pembangunan Nasional. (2013). Pedoman Perencanaan Program Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi dalam Rangka 1000 HPK. Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi Dalam Rangka Seribu Hari Pertama Kehidupan (Gerakan 100 HPK), 38. https://www.bappenas.go.id/files/5013/8848/0466/PEDOMAN_SUN_10_Sept_2013.pdf
Candra, A. (2020). Epidemiologi Stunting.
de Onis, M., & Branca, F. (2016). Childhood stunting: A global perspective. Maternal and Child Nutrition, 12, 12–26. https://doi.org/10.1111/mcn.12231
Gurning, F. P. (2018). Dasar Administrasi & Kebijakan Kesehatan Masyarakat (M. Y. Pratama, ed). Yogyakarta: K-Media.
Kemenkes RI. (2010). Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu. Jakarta, Indonesia.
Kemenkes RI. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Tentang Pedoman Gizi Seimbang. Menteri Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI. (2018). Buletin Stunting. Kementerian Kesehatan RI, 301(5), 1163–1178.
Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. In Kementrian Kesehatan Repoblik Indonesia (Vol. 42, Issue 4).
Kemenko Kesra RI. (2013). Tiga Tahun Reformasi Birokrasi Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (RB Kemenko Kesra) Desember 2010- Desember 2013.
Maulana, H. (2009). Promosi Kesehatan. Jakarta: PT. Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Pakpahan, J. P. (2021). Cegah Stunting Dengan Pendekatan Keluarga. Yogyakarta: Penerbit Gava Media.
PERBUP Deli Serdang. (2020). Nomor 5A Tentang Percepatan Pencegahan dan Penanggulangan Stunting Terintegrasi. Peraturan Bupati Deli Serdang, Indonesia.
Permenkes RI. (2019). Nomor 43 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Menteri Kesehatan Republik Indonesia.
Perpres RI. (2013). Nomor 42 Tahun 2013 Tentang Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi. Peraturan Pesiden Republik Indonesia. jakarta: www.hukumonline.com
Profil Kesehatan Kab. Deli Serdang. (2019). Riskesdas Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. 4.
Simatupang, M. (2018). HUBUNGAN PERILAKU KELUARGA SADAR GIZI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI KECAMATAN SORKAM DESA AEK RASO KABUPATEN TAPANULI TENGAH TAHUN 2016. AKRAB JUARA, 3, 201–206. http://content.ebscohost.com/ContentServer.asp?EbscoContent=dGJyMNLe80Sep7Q4y9f3OLCmr1Gep7JSsKy4Sa6WxWXS&ContentCustomer=dGJyMPGptk%2B3rLJNuePfgeyx43zx1%2B6B&T=P&P=AN&S=R&D=buh&K=134748798%0Ahttp://amg.um.dk/~/media/amg/Documents/Policies and Strategies/S
Syahputra, R. (2016). Evaluasi Program Penanggulangan Gizi Kurang Di Wilayah Kerja Puskesmas Bugangan Kecamatan Semarang Timur Kota Semarang. In Skripsi. http://lib.unnes.ac.id/26166/1/6411412026.pdf
Unicef. (2007). UNICEF; Progress for children: a world fit for children statistical review. Unicef, 6, 1–72. http://www.unicef.org/publications/files/Progress_for_Children_No_6_revised.pdf
World Health Organization. (2012). Interpretation Guide. Nutrition Landacape Information System (NLIS), 1–51. https://doi.org/10.1159/000362780.Interpretation
Downloads
Article History
Pages: 18-27
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Febiayu Rahmanda, Fitriani Pramita Gurning

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."









