Efektivitas Pijat Oksitosin oleh Suami dan Bidan dalam Meningkatkan Kelancaran ASI pada Ibu Nifas

Abstract Views: 866   PDF Downloads: 1479

Authors

  • Christ Evelyn Gultom Politeknik Kesehatan Kementerian Kalimantan Timur, Samarinda
  • Jasmawati Jasmawati Politeknik Kesehatan Kementerian Kalimantan Timur, Samarinda
  • Lukman Nulhakim Politeknik Kesehatan Kementerian Kalimantan Timur, Samarinda

DOI:

https://doi.org/10.56211/pubhealth.v2i2.370

Keywords:

Pijat Oksitosin; Suami; Kelancaran ASI

Abstract

Pendahuluan: Selama proses menyusui keadaan emosional ibu sangat berpengaruh terhadap kelancaran pengeluaran ASI. Salah satu terapi pengganti yang lebih aman sebagai terapi non farmakologis untuk mengatasi ketidaklancaran ASI tersebut adalah dengan pijat oksitosin. Pijat oksitosin ini biasanya dilakukan oleh tenaga kesehatan, namun boleh dilakukan oleh suami ataupun keluarga yang sudah terlatih. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan pojat oksitosin oleh suami dan bidan teradap kelancaran ASI pada ibu nifas. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Eksperimental Design. Populasinya adalah seluruh ibu nifas yang melahirkan secara spontan pervaginam di RSD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor periode Februari dan Maret 2023. Teknik pengambilan sampel dengan Consecutive Sampling sebanyak 18 orang pada masing-masing kelompok intervensi. Hasil: Hasil penelitian ini diperoleh pelaksanaan pijat oksitosin oleh suami (p-value=0,000) dan bidan (p-value=0,000) efektif terhadap kelancaran ASI pada ibu nifas, dan tidak ada perbedaan efektivitas pelaksanaan pijat oksitosin oleh suami dan bidan terhadap kelancaran ASI pada ibu nifas (p-value=0,151) dengan nilai α = 0,05. Pembahasan: Pijat oksitosin ini tidak harus dilakukan oleh petugas kesehatan namun boleh dilakukan oleh suami yang sudah terlatih. Tujuannya adalah meningkatkan pengeluaran hormon oksitosin. Keterlibatan suami juga memberikan dukungan secara psikologis, membangkitkan rasa percaya diri ibu serta mengurangi cemas, sehingga dapat membantu pengeluaran hormon oksitosin. Kesimpulan dan Saran: Pijat oksitosin dapat dilaksanakan oleh suami dan Bidan, dengan tindakan yang tepat serta dukungan suami dalam bentuk pijat oksitosin dan keterlibatan dalam keluarga diharapkan dapat menanggulangi permasalahan ketidaklancaran ASI secara optimal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraeni, F. P. (2019). Hubungan Intensitas Nyeri Dengan Produksi Asi Pada Ibu Post Sectio Caesaria Di Rumah Sakit ’Aisyiyah Muntilan. http://eprintslib.ummgl.ac.id/id/eprint/1251

Apreliasari, H., & Risnawati. (2020). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Peningkatan Produksi ASI. JIKA, Volume 5, Nomor 1. DOI: https://doi.org/10.52221/jurkes.v5i2.37

Bahriyah, F., Jaelani, A. K., & Putri, M. (2017). Hubungan Pekerjaan Ibu Terhadap Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sipayung. Jurnal Endurance, 2(2), 113. https://doi.org/10.22216/jen.v2i2.1699 DOI: https://doi.org/10.22216/jen.v2i2.1699

Doko, T. M., Aristiati, K., & Hadisaputro, S. (2019). Pengaruh Pijat Oksitosin oleh Suami terhadap Peningkatan Produksi Asi pada Ibu Nifas. Jurnal Keperawatan Silampari, 2(2), 66–86. https://doi.org/10.31539/jks.v2i2.529 DOI: https://doi.org/10.31539/jks.v2i2.529

Hartiningtiyaswati, S., Nuraini, I., & Setiawandari. (2015). Efektifitas Kombinasi IMD dan Pijat Oksitosin pada Awal Masa Menyusui terhadap Keberhasilan ASI Eksklusif di BPM Istiqomah Surabaya. Jurnal Kebidanan, VII.

Kemenkes RI. (2021). Profil Kesehatan Indo-nesia. In Pusdatin.Kemenkes.Go.Id.

Kurniawati, S., & Srianingsih. (2021). Hubungan Teknik Menyusui dengan Produksi Asi pada Ibu Primipara. Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida, 8(1), 53–60. https://doi.org/10.55500/jikr.v8i1.133 DOI: https://doi.org/10.55500/jikr.v8i1.133

Latifah, J., Wahid, A., & Agianto. (2015). Perbandingan Breast Care Dan Pijat Oksitosin. 3(1), 34–43.

Maimunah et al. (2021). Peran Suami dan Nutrisi pada Produksi ASI. Solok : Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim.

Ouyang, Y. Q., & Nasrin, L. (2021). Father’s knowledge, attitude and support to mother’s exclusive breastfeeding practices in bangladesh: A multi-group structural equations model analysis. Healthcare (Switzerland), 9(3). https://doi.org/10.3390/healthcare9030276 DOI: https://doi.org/10.3390/healthcare9030276

Panahi, F., Rashidi Fakari, F., Nazarpour, S., Lotfi, R., Rahimizadeh, M., Nasiri, M., & Simbar, M. (2022). Educating fathers to improve exclusive breastfeeding practices: a randomized controlled trial. BMC Health Services Research, 22(1), 1–13. https://doi.org/10.1186/s12913-022-07966-8 DOI: https://doi.org/10.1186/s12913-022-07966-8

Priscilla, V., & Novrianda, D. (2014). Dukungan Suami Terhadap Pemberian Asi Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Kilangan Kota Padang Tahun 2011. NERS Jurnal Keperawatan, 10(2), 197. https://doi.org/10.25077/njk.10.2.197-209.2014 DOI: https://doi.org/10.25077/njk.10.2.197-209.2014

Puspasari, A. Y. (2019). Hubungan karakteristik, pengetahuan, dan sikap suami dengan pemberian asi eksklusif pada ibu muda di kabupaten boyolali. 1–16. DOI: https://doi.org/10.32504/sm.v16i1.412

Rahayu, A. P. (2016). Panduan Praktikum Keperawatan Maternitas. Yogyakarta : Deepublish.

Rahmawati, A., & Bisepta, P. (2018). Asuhan Keperawatan Manajemen Laktasi dengan Pendekatan Berbasis Bukti(Evidence Based Approach). Malang : Media Nusantara Creative.

Syahruni, Abdullah, M. T., & Prawirodihardjo, L. (2012). Faktor Determinan Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Jumpandang Baru Kecamatan Tallo Kota Makassar. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 8(1), 63–71.

UNICEF. (2018). Breastfeeding: A mother’s gift, for every child - UNICEF DATA. Unicef, 1–13. https://data.unicef.org/resources/breastfeeding-a-mothers-gift-for-every-child/

WHO. (2021). Infant and young child feeding. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/infant-and-young-child-feeding

World Health Organization. (2016). WORLD HEALTH STATISTICS - MONITORING HEALTH FOR THE SDGs. World Health Organization, 1.121. DOI: https://doi.org/10.7591/9780801463921-002

Yulianto, A., Safitri, N. S., Septiasari, Y., & Sari, S. A. (2022). Frekuensi Menyusui Dengan Kelancaran Produksi Air Susu Ibu. Jurnal Wacana Kesehatan, 7(2), 68. https://doi.org/10.52822/jwk.v7i2.416 DOI: https://doi.org/10.52822/jwk.v7i2.416

Zamzara, R. F., Ernawati, D., & Susanti, A. (2015, August). PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP WAKTU PENGELUARAN KOLOSTRUM IBU POST PARTUM SECTIO CAESARIA. Jurnal Ilmiahh Kesehatan, Vol. 8, No. 2. https://journal2.unusa.ac.id/index.php/JHS/article/view/210/202

Downloads

Article History

Submitted: 2023-10-05
Published: 2023-10-26
Pages: 79-89

PlumX Metrics

How to Cite

Gultom, C. E., Jasmawati, J., & Nulhakim, L. (2023). Efektivitas Pijat Oksitosin oleh Suami dan Bidan dalam Meningkatkan Kelancaran ASI pada Ibu Nifas. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(2), 79–89. https://doi.org/10.56211/pubhealth.v2i2.370