Analisis Kekuatan Dudukan Kamar Mesin Kapal dengan Metode Elemen Hingga

Abstract Views: 236   PDF Downloads: 170

Authors

  • Indri Ika Widyastuti Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Surabaya
  • Mohammad Haris Pebri Kurniawan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Surabaya
  • Alief Nur Aisyi Maulidhia Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Surabaya
  • Urip Mudjiono Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.56211/blendsains.v4i2.1289

Keywords:

Deformasi; Dudukan Mesin; Metode Elemen Hingga; Tegangan

Abstract

Selama pengoperasian kapal, struktur mengalami kombinasi beban statis dan dinamis, termasuk getaran signifikan yang berasal dari mesin induk dan sistem propulsi. Jika dibiarkan, getaran ini dapat menyebabkan kelelahan material, retak struktural, ketidaksejajaran sistem transmisi, dan percepatan kegagalan komponen pendukung. Salah satu komponen yang paling terdampak adalah dudukan ruang mesin, yang membutuhkan kekuatan yang memadai untuk meredam getaran dan menahan beban berulang. Penelitian ini bertujuan menganalisis kekuatan struktur dudukan kamar mesin kapal terhadap pembebanan statis menggunakan metode elemen hingga (Finite Element Method/FEM). Metode penelitian meliputi pembuatan model dudukan 3D menggunakan perangkat lunak CAD, penentuan karakteristik material baja struktural, penerapan kondisi batas dan beban statis sesuai kondisi dunia nyata, serta analisis numerik menggunakan perangkat lunak FEM. Proses konvergensi mesh dilakukan untuk mendapatkan hasil simulasi yang stabil dan akurat, dengan ukuran elemen optimal 4 mm.Hasil simulasi menunjukkan tegangan maksimum sebesar 31.301 MPa, jauh di bawah batas yield strength baja struktural yaitu ±250 MPa, sehingga menghasilkan faktor keamanan sekitar 7.99. Deformasi maksimum yang tercatat adalah  8.642 mm dan masih dalam batas elastis, sehingga tidak menimbulkan risiko ketidaksejajaran. Distribusi tegangan selaras dengan kondisi pembebanan aktual, dengan konsentrasi tegangan tertinggi di area tumpuan. Secara keseluruhan, struktur dudukan mesin yang dianalisis terbukti aman di bawah pembebanan statis dan memenuhi kriteria kekuatan untuk keperluan operasional.

Downloads

Download data is not yet available.

References

M. A. Imron, “Pengaruh Getaran terhadap Struktur Kapal dan Kenyamanan Operasional,” Jurnal Teknologi Maritim, vol. 6, no. 2, pp. 25–32, 2014.

H.-W. Seong, F. Riola, and J. Kim, “Vibration and noise analysis of marine propulsion systems,” International Journal of Naval Architecture and Ocean Engineering, vol. 12, no. 3, pp. 478–489, 2020

S. X. Andratama, “Analisa Kekuatan Konstruksi Pondasi Mesin Kapal Menggunakan Metode Elemen Hingga,” Jurnal Teknik Mesin Indonesia, vol. 10, no. 2, pp. 55–63, 2025.

Saputra, D. A. (2025). Analisis Kekuatan Pondasi Mesin Kapal SPOB Menggunakan Metode Elemen Hingga. Strength: Jurnal Penelitian Teknik Mesin, 12(1), 45–52.

O. C. Zienkiewicz and R. L. Taylor, The Finite Element Method: The Basis, 6th ed. Oxford: Elsevier, 2005. DOI: https://doi.org/10.1016/B978-075066431-8.50196-X

K. J. Bathe, Finite Element Procedures. Upper Saddle River, NJ: Prentice Hall, 1996.

R. C. Hibbeler, Mechanics of Materials, 11th ed. New York: Pearson, 2020.

S. S. Rao, The Finite Element Method in Engineering, 6th ed. Oxford: Butterworth-Heinemann, 2021.

A. M. Gere and B. J. Goodno, Mechanics of Materials, 10th ed. Boston: Cengage Learning, 2021

F. Alhakim, “Analisa Perhitungan Kekuatan Struktur Pondasi Windlass pada Kapal Harbour Tug dengan Metode Elemen Hingga,” Jurnal Kapal: Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan, vol. 18, no. 3, pp. 123–131, 2021.

Downloads

Article History

Submitted: 2025-10-08
Published: 2025-10-31
Pages: 417-422

PlumX Metrics

How to Cite

Widyastuti, I. I., Kurniawan, M. H. P. ., Maulidhia, A. N. A. ., & Mudjiono, U. . (2025). Analisis Kekuatan Dudukan Kamar Mesin Kapal dengan Metode Elemen Hingga. Blend Sains Jurnal Teknik, 4(2), 417–422. https://doi.org/10.56211/blendsains.v4i2.1289