Pemanfaatan Karbon Magnetit dari Tempurung Kelapa sebagai Adsorben Ion Seng (II) dalam Larutan Artifisial
DOI:
https://doi.org/10.56211/blendsains.v4i3.1532Keywords:
Adsorben Magnetik; Limbah Biomassa; Tempurung Kelapa; Seng (II); Limbah artifisial
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja adsorpsi karbon magnetit sebagai adsorben ion Seng (Zn²⁺) dalam larutan berair menggunakan metode batch. Karbon magnetik dari tempurung kelapa dianalisa karakterisasi menggunakan FTIR dan SEM. Hasil karakterisasi menggunakan FTIR mengonfirmasi keberhasilan pembentukan komposit melalui munculnya puncak serapan khas ikatan Fe-O pada bilangan gelombang di bawah 600 cm⁻¹. Selain itu, teridentifikasi gugus fungsi aktif hidroksil (O-H) dan karbonil (C=O) yang berperan sebagai situs aktif pengikatan logam. Analisis SEM memperlihatkan morfologi permukaan yang berpori dengan distribusi partikel magnetit pada matriks karbon aktif, yang memberikan sifat pemisahan magnetik yang cepat. Adsorben karbon magnetit disintesis melalui teknik kopresipitasi dan diaplikasikan untuk menyisihkan ion Zn²⁺ dengan variasi konsentrasi awal 5, 15, dan 25 mg/L. Proses adsorpsi dilakukan pada suhu 25 °C dengan dosis adsorben 0,08 g dalam 100 mL larutan dan waktu kontak hingga 75 menit. Konsentrasi sisa Zn²⁺ dianalisis menggunakan instrumen flame Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) untuk menentukan efisiensi penyisihan (% removal). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi adsorpsi meningkat seiring bertambahnya waktu kontak dan konsentrasi awal Zn²⁺. Pada waktu kontak 75 menit, persentase removal 90% untuk 25 mg/L. Peningkatan efisiensi adsorpsi pada konsentrasi yang lebih tinggi menunjukkan adanya pengaruh gradien konsentrasi sebagai gaya pendorong utama proses adsorpsi. Secara keseluruhan, karbon magnetit menunjukkan kinerja adsorpsi yang baik terhadap ion Zn²⁺ dan berpotensi diaplikasikan sebagai adsorben magnetik yang efektif dalam pengolahan limbah cair yang mengandung logam berat.
Downloads
References
R. Zainul, Elektrokimia dalam Pemurnian Logam dan Pemulihan Sumber Daya. PT. RajaGrafindo Persada-Rajawali Pers, 2024.
P. Indrayani et al., Ilmu Teknik Lingkungan. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah, 2025.
M. Marlina, "Penurunan Kadar Logam Seng (Zn) Pada Limbah Cair Industri Batik Dengan Metode Elektrokoagulasi Menggunakan Elektroda Aluminium," Universitas Islam Indonesia, 2023.
Y. T. Male, I. Ismail, S. Koto, R. Mangesa, and N. Hadi, Logam Berat Merkuri (Hg): Penggunaannya Pada Pertambangan Emas Skala Kecil (PESK) Dan Dampaknya Terhadap Ekosistem Perairan. Deepublish, 2025.
S. D. M. Suherman, M. A. Firdaus, M. H. D. Ryansyah, and D. A. Sari, "Teknologi dan metode pengolahan limbah cair sebagai pencegahan pencemaran lingkungan," Barometer, vol. 5, no. 1, pp. 232-238, 2020. DOI: https://doi.org/10.35261/barometer.v5i1.3809
M. Manurung, O. Ratnayani, and Y. Ciawi, "Karbon dari Bahan Alam sebagai Adsorben Ramah Lingkungan: Potensi, Tantangan, dan Aplikasinya," Nata Palemahan: Journal of Environmental Engineering Innovations, vol. 2, no. 1, pp. 38-48, 2025. DOI: https://doi.org/10.38043/natapalemahan.v2i1.6577
H. Askari, D. Larasati, and H. Yudo, "Pengembangan Material Baru untuk Pengolahan Limbah Industri: Tinjauan Sistematis Literatur," Nusantara Technology and Engineering Review, vol. 2, no. 2, pp. 84-93, 2024. DOI: https://doi.org/10.55732/nter.v2i2.1488
M. Muhajir, A. N. Syaief, and P. Y. Wica, "Teknologi dan Karakterisasi dalam Proses Produksi Arang Sekam Padi untuk Berbagai Aplikasi: Tinjauan Pustaka," Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material, vol. 9, no. 2, pp. 265-275, 2025. DOI: https://doi.org/10.30588/jeemm.v9i2.2356
R. Alisha, "Analisis Efisiensi Karbon Aktif Berbasis Kompos untuk Penyisihan Logam Berat (Cr, Cu, Pb) pada Air Lindi TPA Piyungan," Universitas Islam Indonesia, 2025.
R. AHDIATY, "Adsorpsi Anion Dalam Air Dengan Nanokomposit Magnetik Fe3o4/Karbon Aktif Anions Adsorption In Aqueous Solution With Magnetic Nanocomposite Fe3o4/Activated Carbon," 2022.
D. Tani, Pembuatan dan Karakterisasi Karbon Aktif. Penerbit NEM, 2023.
E. I. Ugwu and J. C. Agunwamba, "A review on the applicability of activated carbon derived from plant biomass in adsorption of chromium, copper, and zinc from industrial wastewater," Environmental monitoring and assessment, vol. 192, no. 4, p. 240, 2020. DOI: https://doi.org/10.1007/s10661-020-8162-0
M. Pauzan, T. Kato, S. Iwata, and E. Suharyadi, "Pengaruh ukuran butir dan struktur kristal terhadap sifat kemagnetan pada nanopartikel magnetit (Fe3O4)," Prosiding Pertemuan Ilmiah XXVII HFI Jateng & DIY. Solo: Himpunan Fisika Indonesia, hal, pp. 24-28, 2013.
M. Zannah, "Isoterm Adsorpsi Metilen Biru oleh Biochar dari Kulit Singkong (Manihot esculenta crantz) yang Dimodifikasi Menggunakan Magnetit (Fe3O4)," 2020.
M. U. Pasaribu, "Pengaruh Variasi Massa Biochar Dari Tandan Kosong Kelapa Sawit Terhadap Karakteristik Nanokomposit Biochar Magnetit Sebagai Adsorpsi Rhodamin B," Universitas Jambi, 2025.
M. T. H. Siddiqui et al., "Synthesis and optimization of chitosan supported magnetic carbon bio-nanocomposites and bio-oil production by solvothermal carbonization co-precipitation for advanced energy applications," Renewable Energy, vol. 178, pp. 587-599, 2021. DOI: https://doi.org/10.1016/j.renene.2021.06.063
Z. Li et al., "An overview of synthesis and structural regulation of magnetic nanomaterials prepared by chemical coprecipitation," Metals, vol. 13, no. 1, p. 152, 2023. DOI: https://doi.org/10.3390/met13010152
S. Syafriadi, "Pengujian Gugus Fungsi Silika Berbasis Sekam Padi Dengan variasi Suhu dan Konsentrasi Cetyltrimethylammonium Bromide sebagai Bahan Baku Mesoporous Silica," 2021.
Z. Zahratunnisa, N. Azizah, S. Husain, and N. H. Haryanti, "Karakterisasi Struktural dan Fungsional Komposit Fe₃O₄@ C dari Bahan Alam dengan Variasi Rasio untuk Aplikasi Adsorpsi Zat Warna," Jurnal Natural Scientiae, vol. 5, no. 1, 2025. DOI: https://doi.org/10.20527/jns.v5i1.15323
S. As-Syifa and A. M. SUPRIATNA, "Sintesis dan karakterisasi karbon aktif dari kulit buah jeruk manis (Citrus sinensis (L.) Osbeck) termodifikasi magnetit sebagai adsorben ion logam timbal (II)," in Gunung Djati Conference Series, 2025, vol. 58, pp. 150-159.
S. Wang et al., "Halloysite and coconut shell biochar magnetic composites for the sorption of Pb (II) in wastewater: synthesis, characterization and mechanism investigation," Journal of Environmental Chemical Engineering, vol. 9, no. 6, p. 106865, 2021. DOI: https://doi.org/10.1016/j.jece.2021.106865
H. Reynel-Ávila, K. Camacho-Aguilar, A. Bonilla-Petriciolet, D. Mendoza-Castillo, H. González-Ponce, and R. Trejo-Valencia, "Engineered magnetic carbon-based adsorbents for the removal of water priority pollutants: an overview," Adsorption Science & Technology, vol. 2021, p. 9917444, 2021. DOI: https://doi.org/10.1155/2021/9917444
Downloads
Article History
Pages: 541-549
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Heni Sugesti, Yogi Chandra, Wahyu Triaji Rahadianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Blend Sains Jurnal Teknik menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam Blend Sains Jurnal Teknik dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa Blend Sains Jurnal Teknik berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Blend Sains Jurnal Teknik."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."









