Karakterisasi Pasir Silika Sebagai Bahan Baku dalam Pembutan Panel Surya Berdasarkan Analisis Geokimia di Desa Teluk Rendah, Jambi
DOI:
https://doi.org/10.56211/blendsains.v4i4.1638Keywords:
Geokimia; AAS; SEM-EDS; Pasir Silika; Panel Surya
Abstract
Indonesia sebagai negara tropis menjadikannya sebagai negara yang mendapatkan penyinaran matahari yang lama dan konsisten setiap harinya. Oleh sebab itu potensi pemanfaatan panel surya di Indonesia juga cukup besar, di samping bahan bakunya juga tersedia di Indonesia. Pasir silika memiliki sumberdaya yang berlimpah, stabil digunakan sebagai penyimpan panas, dan memerlukan biaya yang rendah sebagai penyimpan panas dengan temperatur hingga 1.2000C. Penelitian ini menggunakan metoda kuantitatif, yaitu dengan cara melakukan pengujian dan pengukuran secara geokimia pada sampel pasir silika yang ada di Desa Teluk Rendah, Jambi. Sampel diuji menggunakan motede Atomic Absorption Spectrometry (AAS) dan Scanning Electron Microscope-Energy Dispersive Spectroscopy (SEM-EDS) untuk mengetahui dan melakukan analisis terhadap karakterisasi sampel pasir silika yang telah diambil. Kualitas pasir silika sebagai bahan baku panel surya sebaiknya mengandung kadar unsur Silicon Dioxide lebih dari 99,7%, Iron Oxide kurang dari 85 ppm, Titanium Dioxide kurang dari 140 ppm, Aluminium Oxide kurang dari 500 ppm. Dari hasil pengujian AAS didapatkan karakteristik pasir silika di daerah penelitian tidak memenuhi syarat dengan kadar Silicon Dioxide sebesar 95,78%, Iron Oxide 17.200 ppm, Titanium Dioxide 13.700ppm, dan Aluminium Oxide 8.900ppm. Namun jika dilihat dari kandungan silika yang cukup tinggi pada sampel, maka kemungkinan pemanfaatan pasir silika pada daerah penelitian perlu dikaji lebih lanjut. Dari hasil uji SEM-EDS didapatkan unsur yang paling banyak terdeteksi berupa Carbon dengan massa konsentrasi 40,86%, Oksigen dengan massa konsentrasi 30% dan Silikon 25,22%. Kehadiran Silikon (Si) dan Oksigen (O) dalam jumlah yang banyak mengindikasikan mineral yang paling banyak pada daerah ini adalah mineral Silikat (SiO2) dengan total massa konsentrasi 53,97%.
Downloads
References
[1] United Nation, “The Sustainable Development Goals Report,” 2025. Accessed: Feb. 28, 2026. [Online]. Available: https://unstats.un.org/sdgs/report/2025/
[2] CNN, “Mengintip Potensi Pasir Kuarsa RI yang Bikin Rempang Dilirik Investor,” CNN Indonesia. Accessed: Mar. 01, 2026. [Online]. Available: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20230921121144-92-1001886/mengintip-potensi-pasir-kuarsa-ri-yang-bikin-rempang-dilirik-investor
[3] M. Jeanne Rampe, J. Zeth Lombok, V. Arini Tiwow, S. Milian Tompunu Tengker, and J. Bua, “Characterization Of Silica (SiO2) Based On Beach Sand From Sulawesi And Sumatra As Silicon Carbide (SiC) Base Material,” Journal of Chemical Technology and Metallurgy, vol. 58, pp. 467–476, 2023.
[4] A. Türker and O. Acar, “Preconcentration of lead from pekmez and tahini with a novel magnetic composite metal organic framework (Zr-MOF@CotFib@Fe3O4) and determination by flame atomic absorption spectrometry,” Journal of Food Composition and Analysis, vol. 149, Jan. 2026, doi: 10.1016/j.jfca.2025.108796.
[5] A. V. Girão, G. Caputo, and M. C. Ferro, “Application of Scanning Electron Microscopy–Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (SEM-EDS),” Comprehensive Analytical Chemistry, vol. 75, pp. 153–168, 2017, doi: 10.1016/bs.coac.2016.10.002.
[6] N. Al Rizeiqi, M. Jedda, and P. Y. Liew, “Silica Sand as Thermal Energy Storage for Renewable-based Hydrogen and Ammonia Production Plants,” Chem. Eng. Trans., vol. 106, pp. 1111–1116, 2023, doi: 10.3303/CET23106186.
[7] Diatreme Corporate Presentation, “Advanced, High Grade, Low-Cost Silica Project Located Adjacent the World’s Largest Silica Mine,” 2020. Accessed: Feb. 28, 2026. [Online]. Available: https://minedocs.com/21/DiatremeResourcesLtd_CP_07142021.pdf
[8] Syafrizal, A. Y. HIdayat, W. M. Hadiana, M. D. Rifaldi, and P. Rasma, “Karakterisasi Pasir Kuarsa Di Daerah Bangka Sebagai Bahan Baku Panel Surya,” in PROSIDING TPT XXXI PERHAPI, Kendari: Perhapi, Oct. 2022, p. 21.
[9] M. Campos-M and R. Campos-C, “Applications of quartering method in soils and foods,” Int. J. Eng. Res. Appl., vol. 7, no. 1, pp. 35–39, Jan. 2017, doi: 10.9790/9622-0701023539.
[10] A. F. Lagalante, “Atomic Absorption Spectroscopy: A Tutorial Review*,” 1999. [Online]. Available: www.dekker.com
[11] M. Winey, J. B. Meehl, E. T. O’Toole, and T. H. Giddings, “Conventional Transmission Electron Microscopy,” Feb. 01, 2014. doi: 10.1091/mbc.E12-12-0863.
[12] A. Ali, N. Zhang, and R. M. Santos, “Mineral Characterization Using Scanning Electron Microscopy (SEM): A Review of the Fundamentals, Advancements, and Research Directions,” Dec. 01, 2023, Multidisciplinary Digital Publishing Institute (MDPI). doi: 10.3390/app132312600.
[13] M. G. Bishop, “South Sumatra Basin Province, Indonesia: The Lahat/Talang Akar-Cenozoic Total Petroleum System,” 2001. Accessed: Feb. 28, 2026. [Online]. Available: https://pubs.usgs.gov/of/1999/ofr-99-0050/OF99-50S/OF99-50S.pdf
[14] J. G. Viets and R. M. O’leary, “The role of atomic absorption spectrometry in geochemical exploration,” 1992.
[15] A. M. Salama and L. J. Cheng, “The Effects of Titanium Impurities in /P Silicon Solar Cells Description of the Silicon Wafers and Cells under Investigation,” 1980.
Downloads
Article History
Pages: 752-761
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad El Hakim, Wahyudi Zahar, Yudi Arista Yulanda, Jarot Wiratama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Blend Sains Jurnal Teknik menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam Blend Sains Jurnal Teknik dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa Blend Sains Jurnal Teknik berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Blend Sains Jurnal Teknik."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."









