Pendekatan Berbasis Risiko untuk Penilaian Budaya Keselamatan Menggunakan Analisis Keandalan Manusia di Industri Pembangkit Listrik

Abstract Views: 0   PDF Downloads: 0

Authors

  • Muhammad Taufiq Hidayata Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
  • M. Ferdaus Noor Aulady Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.56211/blendsains.v5i1.1679

Keywords:

Budaya Keselamatan; Keselamatan Kerja; Matriks Risiko; Pembangkit Listrik; Prioritas Risiko

Abstract

Industri pembangkit listrik merupakan sektor dengan tingkat risiko operasional yang tinggi akibat kompleksitas sistem, penggunaan material berbahaya, serta aktivitas operasional yang berlangsung secara kontinu. Namun, evaluasi kinerja keselamatan pada banyak organisasi masih didasarkan pada indikator frekuensi kejadian, yang belum mampu merepresentasikan tingkat risiko secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pendekatan berbasis risiko dalam penilaian safety culture melalui integrasi Human Reliability Analysis (HRA) dan corporate risk matrix guna meningkatkan akurasi penentuan prioritas risiko operasional. Data yang dianalisis berupa 16.555 temuan keselamatan yang dikumpulkan dari 16 unit pembangkit selama periode Semester II 2023 hingga Semester I 2025. Probabilitas kesalahan manusia (Human Error Probability / HEP) dihitung menggunakan metode Accident Sequence Evaluation Program (ASEP) dan dikoreksi dengan pendekatan Human and Organizational Reliability Analysis in Accident Management (HORAAM) untuk mengakomodasi faktor organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas penanganan material berbahaya serta traffic/material handling memiliki nilai HEP tertinggi sebesar 0,14, diikuti oleh unsafe operation sebesar 0,13. Berdasarkan evaluasi matriks risiko, kategori tersebut termasuk dalam tingkat risiko tinggi dengan nilai risiko mencapai 20, sedangkan kategori lainnya berada pada tingkat risiko sedang hingga tinggi. Temuan housekeeping mendominasi jumlah data, namun hanya berada pada tingkat risiko sedang, yang menunjukkan bahwa frekuensi tinggi tidak selalu mencerminkan risiko tinggi. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi HRA dengan risk matrix mampu menghasilkan pendekatan analisis risiko yang lebih akurat, sistematis, dan mendukung pengembangan manajemen keselamatan yang bersifat proaktif.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] R. Anwar, “TINJAUAN LITERATUR TENTANG PENGARUH STRES KERJA TERHADAP KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI LINGKUNGAN INDUSTRI,” Ecohealth: Jurnal Inovasi Kesehatan Lingkungan dan Keselamatan Kerja, vol. 1, no. 1, hlm. 1–6, Mei 2024.

[2] N. S. Ulfah, H. N. Amrullah, D. R. Widiana, dan A. Thohir, “Analisis Human Error Probability pada Pekerjaan Scaffolding Menggunakan Metode CREAM,” Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering, vol. 2, no. 2, hlm. 33–40, Des 2024, doi: 10.35991/jshee.v2i2.47.

[3] B. S. P, M. Irwanti, dan F. Lestari, Komunikasi Risiko dan Promosi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3): Untuk Meningkatkan Kematangan Budaya Keselamatan (Safety Culture) di Pelbagai Industri - Jejak Pustaka. Jejak Pustaka.

[4] T. Shabani, S. Jerie, dan T. Shabani, “A comprehensive review of the Swiss cheese model in risk management,” Saf. Extreme Environ., vol. 6, no. 1, hlm. 43–57, Mar 2024, doi: 10.1007/s42797-023-00091-7.

[5] K. B. Muhammad, A. Asran, N. Sulistyanungtyas, M. Syahrir, dan R. Rahman, “Gambaran Implementasi Audit Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) PT Cahaya Tehnik Elektrikal,” JHQD, vol. 5, no. 1, hlm. 1–11, Apr 2025, doi: 10.51577/jhqd.v5i1.748.

[6] D. M. Safitri, N. P. G. G. P. Mahadevi, dan S. Adisuwiryo, “Minimasi Human Error pada Operator Produksi Alat Kesehatan Menggunakan Pendekatan THERP-HAZOP,” Jurnal Rekayasa Sistem Industri, vol. 12, no. 2, hlm. 213–228, Okt 2023, doi: 10.26593/jrsi.v12i2.5477.213-228.

[7] H. D. Januwariska, R. H. Sitorus, dan D. A. Wahyudi, “PENGARUH VALIDITAS SOAL TERHADAP KEAKURATAN HASIL PENILAIAN,” Jurnal Inovasi Pendidikan PEDAGOGI, vol. 1, no. 2, hlm. 75–82, Nov 2025.

[8] A. D. Puspita dan A. D. Fretes, “Penilaian Keandalan Manusia Menggunakan Pendekatan Sherpa dan Heart pada Aktivitas Operasi Crane Kontainer. (Studi Kasus PT Petikemas Surabaya) | IQTISHADequity jurnal MANAJEMEN,” Agu 2023, Diakses: 12 April 2026. [Daring]. Tersedia pada: https://e-journal.umaha.ac.id/index.php/iqtisad/article/view/11888

[9] L. P. Sitanggang, P. A. Gultom, D. Silalahi, dan T. Limbong, “INTEGRASI HUMAN RESOURCE ANALYTICS DAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK MENINGKATKAN AKURASI PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN SDM DI ORGANISASI MODERN,” Seminar Nasional Manajemen dan Akuntansi, hlm. 335–347, Okt 2025.

[10] C. Fajar, D. Dewanti, dan M. R. F. Amrozi, “Penerapan Metode Human Factor Analysis and Classification System (HFACS) untuk Mengidentifikasi Kecelakaan pada Angkutan Pariwisata,” Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS, hlm. 257–268, Jun 2025.

[11] S. Hamidya, E. Susilowati, N. A. Putri, dan N. Ulfah, “EVALUATION OF UNSAFE ACTIONS, UNSAFE CONDITIONS, AND POSITIVE OBSERVATIONS AT A FUEL TERMINAL USING THE BEHAVIOR BASED SAFETY OBSERVATION APPROACH,” Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo, vol. 6, no. 3, Nov 2025, Diakses: 12 April 2026. [Daring]. Tersedia pada: https://jk3.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/140

[12] T. Tanto, S. Aima, A. N. P. Kurniawan, dan A. N. A. Fadillah, “FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN BUDAYA KESELAMATAN DI INDONESIA,” Medical Nurse Journal, hlm. 21–31, Des 2025, doi: 10.65344/menu.v2i2.150.

[13] J. M. Faradillah, M. M. Rachmadhani, D. R. Kadang, F. Mahmud, dan I. Amri, “ANALISIS DAN EVALUASI MANAJEMEN RISIKO PADA USAHA LAUNDRY RUMAHAN MENGGUNAKAN METODE LIKELIHOOD DAN CONSEQUENCE RISK MATRIKS,” Industrial Engineering Journal – System, vol. 2, no. 02, hlm. 54–66, Apr 2024, doi: 10.33506/system.v2i02.3579.

[14] D. Waliyan, M. Yusuf, M. T. Toha, E. Ibrahim, S. Komar, dan R. W. Putra, “Integrasi Strategi Berbasis Akar Penyebab dan Perbaikan Berkelanjutan untuk Menurunkan Risiko Kerja dan Meningkatkan Efisiensi Pengelolaan Lingkungan Tambang Secara Sistemik,” Jurnal Penelitian Kesehatan “SUARA FORIKES” (Journal of Health Research “Forikes Voice”), vol. 16, no. 4, hlm. 956–964, Des 2025, doi: 10.33846/sf16417.

[15] S. S. Zulkifly dan M. Z. Ranjan, “PENGUATKUASAAN PEMATUHAN PERUNDANGAN BERKAITAN KESELAMATAN DAN KESIHATAN PEKERJAAN DI SEKTOR PEMBINAAN (Enforcement of Occupational Safety and Health related Legal’s Compliances in Construction Sector),” UUM Journal of Legal Studies, vol. 15, no. 1, hlm. 361–383, Jan 2024, doi: 10.32890/uumjls2024.15.1.15.

[16] A. Stevianingrum dan D. Erwandi, “FAKTOR-FAKTOR DOMINAN BUDAYA KESELAMATAN DI SEKTOR TAMBANG BATUBARA : KAJIAN LITERATUR,” PREPOTIF, vol. 6, no. 2, hlm. 1018–1026, Jun 2022, doi: 10.31004/prepotif.v6i2.4177.

[17] F. Deliani dan M. Wirawan, “Analisis Insiden Alat Angkut Material pada Area Hauling dengan Menggunakan Metode Bowtie di PT . XYZ Periode 2018-2020,” National Journal of Occupational Health and Safety, vol. 2, no. 2, Des 2021, doi: 10.59230/njohs.v2i2.5832.

[18] P. G. P. Anwar, A. R. Malik, dan A. A. Karim, “Peningkatan Budaya Keselamatan Laboratorium Terpadu Kampus X,” Journal of Industrial Innovation and Safety Engineering, vol. 1, no. 2, hlm. 83–91, Jul 2023, doi: 10.35718/jinseng.v1i2.796.

Downloads

Article History

Submitted: 2026-04-11
Published: 2026-05-22
Pages: 1-17

PlumX Metrics

How to Cite

Hidayata, M. T., & Aulady, M. F. N. (2026). Pendekatan Berbasis Risiko untuk Penilaian Budaya Keselamatan Menggunakan Analisis Keandalan Manusia di Industri Pembangkit Listrik. Blend Sains Jurnal Teknik, 5(1), 1–17. https://doi.org/10.56211/blendsains.v5i1.1679

Issue

Section

Articles