Analisis Spasial Kerusakan Infrastruktur Jembatan Pasca Galodo menggunakan GIS Sebagai Dasar Pemodelan BIM (Studi Kasus: Kecamatan Pauh, Kota Padang)

Abstract Views: 23   PDF Downloads: 25

Authors

  • Zelmi Sriyolja Universitas Ekasakti
  • Rozza Linda Universitas Ekasakti
  • Merry Thressia Universitas Ekasakti

DOI:

https://doi.org/10.56211/blendsains.v5i1.1731

Keywords:

Bencana; BIM; Galodo; GIS; Infrastruktur

Abstract

 

Kota Padang merupakan salah satu wilayah yang rentan terhadap bencana alam salah satunya galodo yang terjadi pada November 2025 yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur seperti jalan dan jembatan di Kecamatan Pauh. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi jembatan setelah bencana kemudian melakukan pengelolaan data infrastruktur dalam satu sistem data terpadu dalam Geographic Information System (GIS). Dengan data terpadu ini menjadi dasar untuk membuat reka model infrastruktur dengan konsep Building Information Modelling (I-BIM). Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui survei langsung di lapangan pada jalan dan empat jembatan terdampak bencana galodo pada November 2025, yaitu Jembatan Irigasi 1, Jembatan Koto Panjang Limau Manis, Jembatan Koto Tuo, dan Jembatan Lambung Bukik dan jalan menuju jembatan Lambung Bukik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh jembatan mengalami kerusakan dengan tingkat yang berbeda-beda, mulai dari pengikisan tanah di sekitar struktur, retakan pada bagian utama, hingga kerusakan berat yang menyebabkan jembatan tidak lagi dapat digunakan. Data hasil survei kemudian diolah dan diintegrasikan ke dalam sistem GIS yang dilengkapi dengan informasi spasial dan atribut serta foto dokumentasi, sehingga mampu memberikan gambaran kondisi infrastruktur secara lebih menyeluruh dan mudah dipahami. Data dalam bentuk Digital ini yang akan menjadi dasar dalam membuat reka model Building Information Modelling.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Abbondati, F. (2023). Implementation of BIM in infrastructure maintenance and resilience planning. Journal of Infrastructure Systems, 29(2), 04023012.

[2] Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2022). Indeks Risiko Bencana Indonesia. Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

[3] Badan Pusat Statistik. (2023). Kota Padang dalam angka 2023. Padang: Badan Pusat Statistik.

[4] BNPB. (2024). Laporan bencana banjir bandang Sumatera Barat.

[5] Boje, C., Guerriero, A., Kubicki, S., & Rezgui, Y. (2021). Towards a semantic Construction Digital Twin: Directions for future research. Automation in Construction, 114, 103179.

[6] Chen, L., Zhang, X., & Wang, Y. (2022). Spatial analysis for infrastructure risk assessment in urban areas. Sustainable Cities and Society, 80, 103761.

[7] Eastman, C., Teicholz, P., Sacks, R., & Liston, K. (2022). BIM handbook: A guide to building information modeling for owners, designers, engineers, contractors, and facility managers (3rd ed.). Hoboken, NJ: Wiley.

[8] Khanmohammadi, M., dkk. (2021). Application of BIM in disaster risk management: A review. Journal of Building Engineering, 44, 102600.

[9] Li, X., Zhou, W., & Chen, G. (2022). GIS-based damage assessment for infrastructure systems. Remote Sensing, 14(5), 1123.

[10] Marzouk, M., & Othman, A. (2022). Planning utility infrastructure projects using BIM and GIS integration. Automation in Construction, 134, 104062.

[11] Ouyang, M. (2021). A review on modeling and simulation of interdependent critical infrastructure systems. Reliability Engineering & System Safety, 210, 107537.

[12] Sacks, R., Brilakis, I., Pikas, E., Xie, H. S., & Girolami, M. (2021). Construction with digital twin information systems. Automation in Construction, 120, 103356.

[13] Salzano, E., dkk. (2023). Open BIM for infrastructure: Integrating multidisciplinary data in transport systems. Engineering Structures, 281, 115682.

[14] Sriyolja, Z., Harwin, N., & Yahya, K. (2021). Barriers to implement building information modeling (BIM) in construction industry: A critical review. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 738(1), 012021.

[15] Sriyolja, Z., Harwin, N., Yahya, K., & Tahir, M. M. (2020). Awareness of adopting building information modelling in construction: Case study of consultants perception in West Sumatra. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 849(1), 012006.

[16] Sriyolja, Z., & Al Busyra Fuadi. (2025a). Teknik Delphi sebagai metode untuk memperoleh konsensus tantangan implementasi building information modeling (BIM) pada industri konsultan konstruksi. Media Bina Ilmiah, 19(7), 5115–5122.

[17] Sriyolja, Z., Friyessi, & Elfida Agus. (2025b). Perkembangan penelitian BIM di konsultan konstruksi Indonesia dengan analisis bibliometrik. Jurnal Tera, 5(1), 116–123.

[18] United Nations Office for Disaster Risk Reduction. (2022). Global assessment report on disaster risk reduction 2022. Geneva: United Nations Office for Disaster Risk Reduction.

[19] World Bank. (2021). Lifelines: The resilient infrastructure opportunity. Washington, DC: World Bank.

[20] Zhang, Y., Liu, H., & Wang, J. (2022). Geotechnical factors influencing infrastructure failure in saturated soil conditions. Engineering Geology, 301, 106584.

Downloads

Article History

Submitted: 2026-05-11
Published: 2026-07-20
Pages: 176-182

PlumX Metrics

How to Cite

Sriyolja, Z., Linda, R., & Thressia, M. (2026). Analisis Spasial Kerusakan Infrastruktur Jembatan Pasca Galodo menggunakan GIS Sebagai Dasar Pemodelan BIM (Studi Kasus: Kecamatan Pauh, Kota Padang). Blend Sains Jurnal Teknik, 5(1), 176–182. https://doi.org/10.56211/blendsains.v5i1.1731

Issue

Section

Articles