Analisis Intensitas Curah Hujan Berdasarkan Durasi dan Periode Ulang untuk Perencanaan Dewatering Tambang

Abstract Views: 33   PDF Downloads: 17

Authors

  • Desmawita Desmawita Universitas Muara Bungo
  • Hardiansyah Hardiansyah Universitas Muara Bungo
  • Devit Rahmawati Universitas Muara Bungo
  • Marisa Oktavia Universitas Muara Bungo

DOI:

https://doi.org/10.56211/blendsains.v5i1.1758

Keywords:

Intensitas Curah Hujan; Kurva IDF; Dewatering Tambang

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan durasi hujan dan periode ulang terhadap intensitas curah hujan untuk mendukung perencanaan sistem dewatering tambang di PT. Era Perkasa Mining, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau. Data yang digunakan berupa curah hujan harian maksimum tahunan periode 2019–2023. Analisis dilakukan menggunakan distribusi Gumbel untuk menentukan curah hujan rencana dan metode Mononobe untuk menghitung intensitas curah hujan. Selanjutnya dilakukan analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh durasi hujan dan periode ulang terhadap intensitas curah hujan. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata curah hujan sebesar 37,44 mm dengan simpangan baku 11,62 mm. Curah hujan rencana meningkat dari 25,19 mm pada periode ulang 1,25 tahun menjadi 91,73 mm pada periode ulang 100 tahun. Intensitas hujan tertinggi sebesar 132,16 mm/jam terjadi pada durasi 5 menit dan menurun menjadi 44,08 mm/jam pada durasi 180 menit. Model regresi yang diperoleh adalah Y = 112,16 – 1,225X₁ + 1,565X₂. Hasil uji korelasi dan uji-t menunjukkan bahwa durasi hujan dan periode ulang berpengaruh signifikan terhadap intensitas curah hujan. Penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar evaluasi kapasitas pompa, sump, dan sistem penyaliran tambang secara lebih terukur.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] F. A. D. Suparno and Z. Febianti, “Kajian Sistem Penyaliran Pada Tambang Terbuka Granit Pit,” J. Teknol. Sumberd. Miner., vol. 2, no. 2, pp. 55–64, 2021, doi: https://doi.org/10.19184/jeneral.v2i2.28501.

[2] M. F. Mursyid and N. F. I, “Kajian Teknis Dimensi Sump dan Kebutuhan Pompa pada Penyaliran Tambang Terbuka PT . XYZ,” J. Ris. Tek. Pertamb., vol. 4, no. 2, pp. 171–182, 2024, doi: https://doi.org/10.29313/jrtp.v4i2.5282.

[3] B. Passaribu and A. Sujarwo, “Perencanaan Dewatering Pit 2 West PT. Krida Makmur Bersama,” JGP ( J. Geol. Pertamb. ), vol. 28, no. 1, pp. 25–36, 2022, doi: https://doi.org/10.53640/jgp.v28i1.992.

[4] P. Eka and A. Bambang, “Perbandingan dan Pemilihan Metode Distribusi Probabilitas Dalam Perhitungan Nilai Curah Hujan Rencana Di Tambang Batubara PT Madhani Talatah Nusantara,” J. Teknol. Pertamb., vol. 11, no. 2, pp. 73–80, 2026, doi: https://doi.org/10.31315/jtp.v11i2.16067.

[5] I. R. Nurfajar, R. Purwana, And S. W. Soelarno, “Prediksi Curah Hujaan Menggunakan Metode E. J. Gumbel Untuk Rencana Sistem Penyaliran Tambang,” J. Teknol. Miner. dan Batubara Vol., vol. 21, no. 1, pp. 33–44, 2025, doi: https://doi.org/10.30556/jtmb.Vol21.No1.2025.1526.

[6] H. L. D. Usup and Y. Y. Hutajulu, “Analisis Pengaruh Curah Hujan Terhadap Aktual Overburden Removal,” J. Tek. Pertamb., vol. 24, no. 1, pp. 15–19, 2024, doi: https://doi.org/10.36873/jtp.v24i1.12436.

[7] G. N. Mohammad Fathur Rozi, Peter Eka Rosadi, “Kajian Teknis Sistem Penyaliran Pada Tambang Terbuka Di Tambang Batubara Pt Kalimantan Prima Persada Jobsite Rantau, Kalimantan Selatan,” J. Teknol. Pertamb., vol. 7, no. 2, pp. 180–188, 2022, doi: https://doi.org/10.31315/jtp.v7i2.9119.

[8] M. Ardiansyah, Suyono, I. Titisariwati, T. A. Cahyadi, and Kresno Kresno, “Analisis Perbandingan Perhitungan Curah Hujan Rencana Berdasarkan Periode Ulang Hujan Dengan Metode Gumbell , Metode Log Pearson III , Metode Iway Kadoya Studi Kasus Tambang Andesit,” J. Inov. Pertamb. dan Lingkung., vol. 1, no. 2, pp. 11–16, 2021, doi: https://doi.org/10.15408/jipl.v1i2.22731.

[9] N. Siswandi, “Analisis Curah Hujan Untuk Membuat Kurva Intensity- Duration-Frequency ( IDF ) Di Kawasan Rawan Banjir,” J. Perencanaan, Sains, Teknol. dan Komputer., vol. 4, no. 1, pp. 538–542, 2021.

[10] D. Harisuseno, S. Wahyuni, and Y. Dwirani, “Penentuan Formulasi Empiris Yang Sesuai Mengestimasi Kurva Intensitas Durasi Frekuensi,” J. Tek. Pengair., vol. 11, no. 1, pp. 47–60, 2020, doi: https://doi.org/10.21776/ub.pengairan.2020.011.01.06.

[11] R. R. Firmanda, D. Harisuseno, and A. P. Hendrawan, “Studi Pengaruh Sifat Fisik Tanah terhadap Laju Infiltrasi pada Lahan Pertanian,” J. Teknol. dan Rekayasa Sumber Daya Air, vol. 2, no. 1, pp. 67–80, 2022.

[12] I. Muthahharah and I. Fatwa, “Analisis Regresi Linear Berganda Untuk Media Pembelajaran Daring Terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa di STKIP Pembangunan,” J. Mat. dan Stat. serta Apl., vol. 10, no. 1, pp. 53–60, 2022, doi: https://doi.org/10.24252/msa.v10i1.25145.

[13] S. Ginting, “Formulasi Lengkung Intensitas Hujan (Intensity –Duration - Frequency) Berdasarkan Data Hujan Durasi Pendek Di Kota Bekasi,” J. Ilm. Tek. Sipil, vol. 3, no. 2, pp. 52–65, 2022, doi: https://doi.org/10.37058/aks.v3i2.4593.

Downloads

Article History

Submitted: 2026-05-21
Published: 2026-07-17
Pages: 45-54

PlumX Metrics

How to Cite

Desmawita, D., Hardiansyah, H., Rahmawati, D., & Oktavia, M. (2026). Analisis Intensitas Curah Hujan Berdasarkan Durasi dan Periode Ulang untuk Perencanaan Dewatering Tambang. Blend Sains Jurnal Teknik, 5(1), 45–54. https://doi.org/10.56211/blendsains.v5i1.1758

Issue

Section

Articles