Pengelompokan Pernyataan Misogini pada Media Sosial Berbahasa Indonesia Menggunakan TF-IDF dan Algoritma K-Means

Abstract Views: 23   PDF Downloads: 14

Authors

  • Umaya Ramadhani Putri Nasution Universitas Sumatera Utara
  • Ikhwanuddin Nasution Universitas Sumatera Utara
  • Lia Silviana Universitas Sumatera Utara
  • Fanindia Purnamasari Universitas Sumatera Utara
  • Marischa Elveny Universitas Sumatera Utara
  • Anandhini Medianty Nababan Universitas Sumatera Utara
  • Stephani Uli Basa Silitonga Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.56211/blendsains.v5i1.1776

Keywords:

Analisis Teks; Clustering; K-Means; Media Sosial; Misogini

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola tersembunyi pada komentar media sosial berbahasa Indonesia yang berkaitan dengan misogini menggunakan pendekatan clustering. Dataset yang digunakan terdiri atas komentar yang dikumpulkan dari beberapa platform media sosial. Tahapan penelitian meliputi preprocessing teks, ekstraksi fitur menggunakan metode Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF), serta pengelompokan data menggunakan algoritma K-Means. Penentuan jumlah klaster optimal dilakukan melalui evaluasi menggunakan Silhouette Score, Davies-Bouldin Index, dan Calinski-Harabasz Index, yang menghasilkan jumlah klaster optimal sebanyak lima klaster. Hasil analisis top terms menunjukkan bahwa setiap klaster memiliki karakteristik semantik yang berbeda, meliputi objektifikasi seksual eksplisit, diskursus peran gender, benevolent sexism, interaksi relasional, dan objektifikasi fisik yang dinormalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komentar yang berkaitan dengan misogini tidak bersifat homogen, tetapi membentuk beberapa kelompok berdasarkan pola bahasa dan konteks semantik yang berbeda. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi representasi fitur berbasis TF-IDF dan algoritma K-Means mampu mengungkap struktur semantik laten pada komentar media sosial yang tidak dapat direpresentasikan secara memadai melalui kategorisasi biner misogini dan non-misogini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] Lubis, F. Seksisme dan Misogini dalam Perspektif HAM. Komnas HAM. https://www.komnasham.go.id/index.php/news/2021/10/28/1963/seksisme-dan-misogini-dalam-perspektif-am.html, Oct. 28, 2021.

[2] Maharani, A. P. Misogini: Kebencian Ekstrim Hanya Karena Kita Lembaga Pers Mahasiswa Gelora Sriwijaya. https://gelorasriwijaya.co/blog/misogini-kebencian-ekstrim-hanya-karena-kita-perempuan/ -, Nov. 10, 2022.

[3] National Democratic Institute. (2019). Tweets That Chill: Analyzing Online Violence Against Women in Politics. https://www.ndi.org/tweets-that-chill.

[4] Damanik, A. J. (2021). IDENTIFIKASI PERNYATAAN MISOGINI BERBAHASA INDONESIA BERDASARKAN KOMENTAR YOUTUBE MENGGUNAKAN GLOVE EMBEDDING DAN RANDOM FOREST CLASSIFIER. In Universitas Sumatera Utara.

[5] Devi, M. D., & Saharia, N. (2020). Misogynous Text Classification Using SVM and LSTM. In D. Garg, K. Wong, J. Sarangapani, & S. K. Gupta (Eds.), International Advanced Computing Conference 2020 (pp. 336–348). Springer Singapore. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/978-981-16-0401-0.

[6] Tri Wibowo, B., Nurjanah, D., & Nurrahmi, H. (2023). Identification of Misogyny on Social Media in Indonesian Using Bidirectional Encoder Representations from Transformers (BERT). 5th International Conference on Artificial Intelligence in Information and Communication, ICAIIC https://doi.org/10.1109/ICAIIC57133.2023.10067106.

[7] Widyadhana, Dahayu, Rina Budi Hastuti, Iqbal Kharisudin, and Fatkhurokhman Fauzi. 2021. “Perbandingan Analisis Klaster K-Means Dan Average Linkage Untuk Pengklasteran Kemiskinan Di Provinsi Jawa Tengah.” PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika4(2):584–94.

[8] Bahauddin, Achmad, Agustina Fatmawati, and Febrianti Permata Sari. 2021. “Analisis Clustering Provinsi Di Indonesia Berdasarkan Tingkat Kemiskinan Menggunakan Algoritma K-Means.” Jurnal Manajemen Informatika Dan Sistem Informasi4(1):1–8. doi: 10.36595/misi.v4i1.216.

[9] afitri, Ayu, Rizki Rahmawati, and Sri Ayu Wandira. 2024. “Pengelompokan Data Penduduk Miskin Di Sumatera Utara Menggunakan K-Means.” J-Com (Journal of Computer) ISSN 2798-8791 (Online), 20252884(1):33–39. doi: 10.33330/j-com.v4i1.2998.

[10] Shihab, S.H., Afroge, S., & Mishu, S.Z. 2019. RFM Based Market Segmentation Approach Using Advanced K-Means and Agglomerative Clustering: A Comparative Study. International Conference on Electrical, Computer and Communication Engineering (ECCE), pp. 5386-9111.

[11] Anggraeni, Lisa, and Priska Arum R. 2022. “Analisis ClusterMenggunakan Algoritma K-Means Pada Provinsi Sumatera Barat Berdasarkan Indeks Pembangunan Manusia Tahun 2021.” Prosiding Seminar Nasional UNIMUS5(1):636–46.

[12] Merriam-Webster. (n.d.). Misogyny. Merriam-Webster.Com Dictionary. Retrieved February 16, 2024, from https://www.merriam-webster.com/dictionary/misogyny.

Downloads

Article History

Submitted: 2026-06-02
Published: 2026-07-22
Pages: 193-200

PlumX Metrics

How to Cite

Nasution, U. R. P., Nasution, I., Silviana, L., Purnamasari, F., Elveny, M., Nababan , A. M., & Silitonga , S. U. B. (2026). Pengelompokan Pernyataan Misogini pada Media Sosial Berbahasa Indonesia Menggunakan TF-IDF dan Algoritma K-Means. Blend Sains Jurnal Teknik, 5(1), 193–200. https://doi.org/10.56211/blendsains.v5i1.1776

Issue

Section

Articles