Optimalisasi Slotting Area Sistem Free Location Berbasis Visual Control Board pada Warehouse PT XYZ
DOI:
https://doi.org/10.56211/blendsains.v5i2.2004Keywords:
Double Handling; Free Location; Picking; Slotting Area; Visual Control Board
Abstract
Sistem penyimpanan free location meningkatkan fleksibilitas penggunaan ruang, tetapi perubahan posisi pallet dapat memperpanjang pencarian produk dan memicu double handling. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi optimalisasi slotting area berbasis visual control board pada warehouse PT XYZ. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui observasi, pengukuran waktu dengan stopwatch, dokumentasi, dan perbandingan kondisi sebelum serta sesudah perbaikan. Pengamatan berlangsung pada 6 Januari sampai 6 Februari 2026 terhadap 21 jenis produk shell core, empat baris penyimpanan, dengan 12 pengamatan pallet atas dan 12 pengamatan pallet bawah pada setiap kondisi. Perbaikan mengintegrasikan pengodean lokasi, koin penanda berwarna, penataan slot, dan prosedur No Board, No Move. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata waktu picking menurun dari 30 menjadi 25 detik per pallet atau sebesar 16,67%. Waktu identifikasi lokasi turun dari 10 menjadi 5 detik. Frekuensi double handling berkurang dari lima menjadi dua kejadian atau sebesar 60%. Secara observasional, papan visual mendukung keterlacakan posisi dan pelaksanaan FIFO. Hasil terbatas pada sampel yang diamati; catatan pengukuran mentah dan kelompok kontrol tidak tersedia. SOP No Board, No Move dirumuskan sebagai rekomendasi teknis yang perlu diuji.
Downloads
References
[1] A. F. Samsudin, B. Darmawan, V. Dwiyanti, dan J. Mupita, “Attributes and effect of implementation of warehouse management system (WMS) for company sustainability,” Jurnal Teknologi Transportasi dan Logistik, vol. 4, no. 2, hlm. 199–212, 2023, doi: 10.52920/jttl.v4i2.202.
[2] A. Ikhwana, D. Rahmawati, dan V. I. Nurlestari, “Analisis dan perancangan perbaikan sistem manajemen pergudangan,” Jurnal Kalibrasi, vol. 20, no. 2, hlm. 158–166, 2022, doi: 10.33364/kalibrasi/v.20-2.1161.
[3] J. C. Duque-Jaramillo, J. M. Cogollo-Flórez, C. G. Gómez-Marín, dan A. A. Correa-Espinal, “Warehouse management optimization using a sorting-based slotting approach,” Journal of Industrial Engineering and Management, vol. 17, no. 1, hlm. 133–150, 2024, doi: 10.3926/jiem.5661.
[4] M. S. Islam dan M. K. Uddin, “Correlated storage assignment approach in warehouses: A systematic literature review,” Journal of Industrial Engineering and Management, vol. 16, no. 2, hlm. 294–318, 2023, doi: 10.3926/jiem.4850.
[5] P. Viveros, K. González, R. Mena, F. Kristjanpoller, dan J. Robledo, “Slotting optimization model for a warehouse with divisible first-level accommodation locations,” Applied Sciences, vol. 11, no. 3, art. 936, 2021, doi: 10.3390/app11030936.
[6] A. Adeodu, R. Maladzhi, M. G. Kana-Kana Katumba, dan I. Daniyan, “Development of an improvement framework for warehouse processes using lean six sigma (DMAIC) approach: A case of third party logistics (3PL) services,” Heliyon, vol. 9, no. 4, art. e14915, 2023, doi: 10.1016/j.heliyon.2023.e14915.
[7] M. A. Rahman dan E. D. Kirby, “The lean advantage: Transforming e-commerce warehouse operations for competitive success,” Logistics, vol. 8, no. 4, art. 129, 2024, doi: 10.3390/logistics8040129.
[8] N. Fares, J. Lloret, V. Kumar, G. F. Frederico, O. Kamach, dan J. A. Garza-Reyes, “Lean implementation case study for manual order picking and packing in warehousing operations,” International Journal of Lean Six Sigma, vol. 17, no. 2, hlm. 579–613, 2026, doi: 10.1108/IJLSS-05-2024-0097.
[9] K. A. Artama dan N. Mariana, “Rancang bangun sistem informasi persediaan barang berbasis web menggunakan metode FIFO di PT Garuda Surya Raya,” Pixel: Jurnal Ilmiah Komputer Grafis, vol. 15, no. 1, hlm. 185–190, 2022, doi: 10.51903/pixel.v15i1.758.
[10] F. S. Titong, “Penerapan metode FIFO (first in first out) dalam menjaga efektivitas warehouse pada PT Mutiara Luwuk Bintang Lestari,” Jurnal Syntax Admiration, vol. 5, no. 10, hlm. 3762–3768, 2024, doi: 10.46799/jsa.v5i10.1500.
[11] R. A. Rusadi dan Sumiati, “Optimizing warehouse flow through lean warehousing method,” Academia Open, vol. 10, no. 2, 2025, doi: 10.21070/acopen.10.2025.11811.
[12] H. Ihsandra dan S. Salim, “Analisis perbandingan metode dedicated storage dan class-based storage dalam penataan tata letak Gudang 5 dengan pendekatan key performance indicator (KPI),” Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan, vol. 4, no. 4, hlm. 1760–1769, 2025, doi: 10.55826/jtmit.v4i4.1340.
[13] P. P. Tanjung dan A. Ikhwan, “Sistem informasi manajemen persediaan roti menerapkan metode first in first out (FIFO),” KLIK: Kajian Ilmiah Informatika dan Komputer, vol. 4, no. 3, hlm. 1531–1538, 2023, doi: 10.30865/klik.v4i3.1274.
[14] M. G. Khan, N. U. Huda, dan U. K. U. Zaman, “Smart warehouse management system: Architecture, real-time implementation and prototype design,” Machines, vol. 10, no. 2, art. 150, 2022, doi: 10.3390/machines10020150.
[15] A. A. Tubis dan J. Rohman, “Intelligent warehouse in Industry 4.0: Systematic literature review,” Sensors, vol. 23, no. 8, art. 4105, 2023, doi: 10.3390/s23084105.
[16] J. Cunningham, “The Eight Wastes of Lean,” Lean Enterprise Institute, 18 Januari 2020. [Online]. Tersedia: https://www.lean.org/the-lean-post/articles/the-eight-wastes-of-lean/. [Diakses: 22 Oktober 2026].
[17] Lean Enterprise Institute, “Seven Wastes,” Lean Lexicon. [Online]. Tersedia: https://www.lean.org/lexicon-terms/seven-wastes/. [Diakses: 22 Oktober 2026].
Downloads
Article History
Pages: 655-668
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kania Izazi Nur Kaltsum, Eva Safariyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Blend Sains Jurnal Teknik menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam Blend Sains Jurnal Teknik dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa Blend Sains Jurnal Teknik berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Blend Sains Jurnal Teknik."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."









