Critical Success Factor terhadap Penerapan Sustainable Supply Chain pada Sektor Perikanan dengan Pendekatan PCA-ISM
DOI:
https://doi.org/10.56211/factory.v4i3.1592Keywords:
CSF; Lingkungan; Perikanan; SSCM
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memetakan critical success factors (CSF) terhadap penerapan Sustainable Supply Chain Management (SSCM) pada sektor perikanan di Jawa Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksploratif dengan data primer berupa kuesioner kepada responden berpengalaman di industri perikanan dan rantai pasok (N = 19), yang terdiri dari manajer operasional, akademisi, dan birokrat terkait sektor kelautan dan perikanan, serta expert judgement untuk tahap ISM. Data diuji validitas dan reliabilitas; seluruh indikator pada dimensi ekonomi, lingkungan, dan sosial dinyatakan valid (sig. < 0,05) dan reliabel (Cronbach’s Alpha: 0,762; 0,865; 0,781). Analisis Principal Component Analysis (PCA) dengan rotasi Varimax mereduksi 24 indikator menjadi tujuh faktor utama yang secara kumulatif menjelaskan 82,168% variasi data, yaitu: Environmental Management and Green Operations, Cost Control and Operational Efficiency, Price Stability and Supply Chain Transparency, Occupational Safety and Workforce Capability, Green Policy and Emission Reduction, Green Supply Chain Integration, serta Energy Efficiency and Post-Harvest Optimization. Selanjutnya, hasil Interpretive Structural Modeling (ISM) menunjukkan bahwa Green Policy and Emission Reduction berperan sebagai faktor penggerak utama (driver) pada level dasar, sedangkan Price Stability and Supply Chain Transparency berada pada level teratas sebagai faktor yang paling dipengaruhi. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kebijakan hijau dan pengurangan emisi menjadi fondasi prioritas dalam meningkatkan keberhasilan implementasi SSCM pada sektor perikanan. Model ISM yang dihasilkan dapat menjadi panduan strategis bagi pengambil kebijakan di sektor perikanan Jawa Timur dalam menentukan urutan prioritas intervensi yang tepat guna mendorong implementasi SSCM secara sistematis dan berkelanjutan.
Downloads
References
[1] J. Baron, S. Lawrence, and C. Nevins-bennett, “Sustainable Development Goals : A Case of the Community College Student Initiative Project,” vol. 5, no. 3, 2024.
[2] N. A. M. Khalufi, R. A. Sheikh, S. Faisal, and A. Khan, “Evaluating the Impact of Sustainability Practices on Customer Relationship Quality : An SEM-PLS Approach to Align with SDG,” 2025.
[3] P. Gazzola, C. Drago, E. Pavione, and N. Pignoni, “Sustainable Business Models : An Empirical Analysis of Environmental Sustainability in Leading Manufacturing Companies,” 2024.
[4] N. M. C. C. Kusmaputri and Diswandi, “Fisheries Production, Consumption, and Exports: Drivers of Indonesia’s Blue Economy Performance Ni,” vol. 6, no. 3, 2024.
[5] M. Saeri, A. Jamaan, Y. E. Nizmi, Y. Olivia, T. K. Takwa, and M. Rafi, “Analysis from a policy perspective : The importance of strengthening in maritime axis policy design in Indonesia,” vol. 8, no. 7, pp. 1–14, 2024.
[6] P. W. Manggala and I. Sailah, “Analysis of Supply Chain Performance Improvement in the Fish Processing Industry Analisis Peningkatan Kinerja Rantai Pasok Industri Pengolahan Ikan,” vol. 13, no. 1, pp. 54–70, 2024.
[7] M. Mardhani, S. Syardiansah, S. Amilia, and K. Aswadi, “Assessing the Contribution of Marine Fisheries to the Indonesian Economy,” J. Coast. Ocean Sci., vol. Vol. 6 No., 2025, doi: https://doi.org/10.31258/jocos.6.01.1-4.
[8] A. Dewi, B. Sinrang, A. Nur, and A. Massiseng, “Prospects of Fisheries Industry Development in Indonesia Through Online Publication Media,” pp. 117–129.
[9] Antara, “Indonesia’s fisheries exports record surplus in 2018–2023,” Antara News. [Online]. Available: https://en.antaranews.com/news/331177/ indonesias-fisheries-exports-record-surplus-in-2018-2023
[10] Gracia, M., Dorothy, L., & Syafiqah, N. (2025). Penguatan Prinsip Blue Economy: Reformulasi Hukum dan Implementasi Vaki Pipeline Counter untuk Memberantas Overfishing. LITRA: Jurnal Hukum Lingkungan Tata Ruang Dan Agraria, 04(April). https://doi.org/https://doi.org/10.23920/litra.v4i2.2186
[11] S. Yang and J. Wu, “The Sustainability of the Fishery Industry and Environmental Development : A Study on Factor Market Distortions,” 2023.
[12] S. Asian and F. Development, “SEAFDEC Annual Report 2024,” 2024.
[13] Food and Agriculture Organization of the United Nations, WORLD FISHERIES AND AQUACULTURE. 2025.
[14] A. Saidi, C. Cavallo, S. Puleo, T. Del Giudice, and G. Cicia, “Defining Traceability Attributes and Consumers ’ Segmentation Based on Fish Attributes : A Case Study in Italy and Spain,” 2024.
[15] S. Zahran, “Investigating the Nexus between Green Supply Chain Practices and Sustainable Waste Management in Advancing Circular Economy,” 2024.
[16] S. Nazarian and S. A. Khan, “Integrating Social Sustainability into Supply Chain Management from the Perspective of the United Nations ’ Sustainable Development Goals †,” 2024.
[17] M. Faisal, T. Kurrahman, and P. Meilanitasari, “Fuzzy TOPSIS for Post-Harvest Losses Drivers Evaluation in Fish Supply Chain : A Case Study,” vol. 24, no. 2, pp. 127–140, 2023.
[18] A. Ariffien, I. Sudirman, and A. T. Juniati, “Ilomata International Journal of Management,” vol. 5, no. 1, pp. 320–339, 2024.
[19] Food and Agriculture Organization of the United Nations, WORLD FISHERIES AND AQUACULTURE. 2020.
[20] G. Wang, Y. Wang, S. Li, Y. Yi, C. Li, and C. Shin, “Sustainability in Global Agri-Food Supply Chains : Insights from a Comprehensive Literature Review and the ABCDE Framework,” 2024.
[21] F. Cahen, “ACHIEVING TRANSPARENCY THROUGH BLOCKCHAIN : SUSTAINABILITY OF FISHERY SUPPLY CHAIN MANAGEMENT,” pp. 398–412, 2022.
[22] D. Garforth, J. Brown, and A. Caveen, “Occupational health and safety in the aquaculture industry – a global review”.
[23] L. F. Rahman, L. Alam, and M. R. S. Marufuzzaman, “Traceability of Sustainability and Safety in Fishery Supply Chain Management Systems Using Radio Frequency Identification Technology. Foods 2021,” 2021, doi: https:// doi.org/10.3390/foods10102265.
[24] I. B. Suryaningrat, N. Kuswardhani, S. R. Darmaningrum, and B. H. Purnomo, “Performance Evaluation of Green Supply Chain Management in Canned Fish ( Sardines ) Production Unit : A Case of Indonesia,” vol. 05, no. 03, pp. 21–29, 2024.
[25] A. Misbah, S. Sucipto, S. A. Mustaniroh, and I. Santoso, “OPTIMIZING SSCM IN THE SUPPLY CHAIN OF TRASH FISH TYPE,” vol. 26, no. 3, 2025.
[26] M. Iue, M. Makino, and M. Asari, “Seafood Sustainability Supply Chain Trends and Challenges in Japan : Marine Stewardship Council Fisheries and Chain of Custody Certificates,” 2022.
[27] N. L. Eyo-udo, C. Mokogwu, and A. Q. Olufemi-phillips, “Developing Ethical Frameworks for Sustainable Food Pricing Through Supply Chain Transparency,” vol. XI, no. 2321, pp. 919–947, 2025, doi: 10.51244/IJRSI.
Downloads
Article History
Pages: 394-408
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nivo Martani, I Nyoman Pujawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."









