Usulan Business Process Reengineering untuk Optimalisasi Proses Operasional pada UMKM XYZ
DOI:
https://doi.org/10.56211/factory.v4i3.1643Keywords:
Bussines Process Rengineering; BPMN; Efisiensi Operasional; KPI; POS
Abstract
Perkembangan industri coffee shop di Indonesia menuntut peningkatan efisiensi operasional dan kualitas layanan untuk menghadapi persaingan yang semakin kompetitif. Penelitian ini bertujuan mengusulkan model Business Process Reengineering (BPR) pada Coffee Shop UMKM XYZ dengan memanfaatkan Business Process Modeling Notation (BPMN), identifikasi Critical Success Factors (CSF), dan perancangan Key Performance Indicators (KPI). Metode penelitian meliputi observasi langsung, wawancara mendalam, dan time-motion study untuk memperoleh data empiris proses operasional. Validasi model To-Be dilakukan באמצעות simulasi proses berbasis BPMN menggunakan pendekatan what-if analysis pada perangkat lunak Draw.io, dengan parameter waktu aktivitas yang berasal dari hasil pengukuran lapangan dan benchmarking sistem POS digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses As-Is memiliki bottleneck pada antrian kasir, distribusi struk manual, dan human error dengan rata-rata cycle time 16,5 menit. Berdasarkan hasil simulasi, implementasi BPR melalui integrasi POS Cloud mampu menyederhanakan proses menjadi 6 aktivitas inti dan menurunkan cycle time menjadi 11,9 menit (-27,8%). Selain itu, kesalahan pesanan menurun dari 5 menjadi 2 kasus per hari serta distribusi informasi menjadi lebih cepat dan akurat.
Temuan ini menunjukkan bahwa digitalisasi proses operasional yang divalidasi melalui simulasi berbasis BPMN mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kualitas layanan pada UMKM coffee shop, serta memberikan dasar evaluasi kinerja yang terukur dan berbasis metode ilmiah.
Downloads
References
[1] Yustika, N., Prasetyo, E. and Kurniawan, D. (2024) ‘Analisis integrasi sistem kasir terhadap efisiensi transaksi pada operasional kafe’, Jurnal Informatika dan Bisnis Digital, 6(2), pp. 77–88.
[2] Marpaung, R., Siregar, M. and Hutabarat, J. (2023) ‘Perancangan sistem pemesanan berbasis web untuk meningkatkan efisiensi pelayanan pada usaha cafe’, Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Informasi, 12(2), pp. 101–110.
[3] Melisa, A., Pratama, R. and Wijaya, D. (2024) ‘Pengembangan sistem informasi coffee shop berbasis analisis proses bisnis’, Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi, 15(1), pp. 45–56.
[4] Sianturi, A.E.N., Hadi, A.M.J. and Andayani, S. (2025) ‘Pendekatan Business Process Reengineering untuk optimalisasi proses operasional di Rumah Eyang Coffee and Steak’, JSI: Jurnal Sistem Informasi (E-Journal), 17(1), p. 93.
[5] Rahmatullah, A. and Nuryana, A. (2024) ‘Pemodelan proses bisnis menggunakan BPMN untuk identifikasi bottleneck operasional pada industri pengolahan kopi’, Jurnal Rekayasa Sistem Industri, 13(2), pp. 89–100.
[6] Widhyaestoeti, R., Andayani, T. and Nugroho, Y. (2025) ‘Simulasi pemodelan proses pemesanan kedai kopi menggunakan BPMN untuk peningkatan efisiensi layanan’, Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi, 18(1), pp. 22–34.
[7] Nur Alian, M. and Nuryana, A. (2025) ‘Implementasi business process reengineering dalam peningkatan kinerja layanan publik berbasis integrasi sistem’, Jurnal Manajemen dan Sistem Informasi, 17(1), pp. 1–12.
[8] Susilo, H., Wibowo, A. and Santoso, B. (2022) ‘Digitalisasi proses bisnis UMKM untuk meningkatkan kelincahan operasional’, Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 24(2), pp. 134–145.
[9] Sianturi, P., Lestari, S. and Ginting, R. (2025) ‘Penerapan business process reengineering pada operasional coffee shop berbasis sistem POS’, Jurnal Manajemen Teknologi, 24(1), pp. 15–27.
[10] Grover, V. and Malhotra, M.K. (1997) ‘Business process reengineering: A tutorial on the concept, evolution, method, technology and application’, Journal of Operations Management, 15(3), pp. 193–213.
[11] Van der Aalst, W.M.P. (2013) ‘Business process management: A comprehensive survey’, ISRN Software Engineering, 2013, pp. 1–37.
[12] Andersen, M.A. (2019) ‘Calculating and interpreting percentage changes for economic analysis: a primer on percentage change measures’, AETR Journal.
[13] Rockart, J.F. (1979) ‘Chief executives define their own data needs’, Harvard Business Review, 57(2), pp. 81–93.
[14] Hammer, M. and Champy, J. (1993) Reengineering the corporation: A manifesto for business revolution. New York: Harper Business.
[15] Harrington, H.J. (1991) Business process improvement: The breakthrough strategy for total quality, productivity, and competitiveness. New York: McGraw-Hill.
[16] Dumas, M., La Rosa, M., Mendling, J. and Reijers, H.A. (2018) Fundamentals of business process management. 2nd edn. Berlin: Springer.
[17] Kaplan, R.S. and Norton, D.P. (1996) The balanced scorecard: Translating strategy into action. Boston: Harvard Business School Press.
[18] Laudon, K.C. and Laudon, J.P. (2020) Management information systems: Managing the digital firm. 16th edn. Harlow: Pearson.
[19] Parmenter, D. (2015) Key performance indicators: Developing, implementing, and using winning KPIs. 3rd edn. Hoboken: Wiley.
[20] Womack, J.P. and Jones, D.T. (2003) Lean thinking: Banish waste and create wealth in your corporation. Revised and updated edn. New York: Free Press.
Downloads
Article History
Pages: 465-476
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Dewa Putra Indra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."









