Pengaruh Kualitas Sistem ERP terhadap Efisiensi dan Efektivitas Kinerja Karyawan Operasional pada Modul Produksi dan Logistik
DOI:
https://doi.org/10.56211/factory.v5i1.1692Keywords:
Sistem ERP; Kualitas Sistem; Efisiensi Kinerja; Efektivitas Kinerja; Modul PP; Modul MM/WM
Abstract
Riset ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan empiris untuk memahami sejauh mana mutu sistem ERP yang dioperasikan karyawan lini produksi dan logistik berkontribusi pada dua dimensi kinerja operasional: seberapa cepat dan hemat pekerjaan diselesaikan (efisiensi), serta seberapa tepat sasaran hasilnya (efektivitas). Enam dimensi mutu yang diteliti mencakup Kualitas Sistem, Kualitas informasi yang dihasilkan, responsivitas dukungan teknis, Kemudahan Penggunaan, keandalan fungsional modul spesifik, serta seberapa mulus integrasi data antara modul Produksi (PP) dan Logistik (MM/WM) berlangsung. Studi ini mengadopsi rancangan survei kuantitatif lintas-seksi. Instrumen kuesioner berskala Likert-5 disebar ke 104 karyawan operasional PT XYZ yang sehari-hari berinteraksi dengan sistem SAP ERP. Pengujian hipotesis dilakukan lewat regresi linier berganda menggunakan IBM SPSS Versi 26. Dari dua model regresi yang dibangun, diperoleh temuan bahwa keenam prediktor secara kolektif berpengaruh nyata terhadap efisiensi kinerja (F = 3,350; p = 0,005; R² = 0,172) maupun efektivitas kinerja (F = 5,311; p < 0,001; R² = 0,247). Pada tataran parsial, Kualitas informasi menjadi satu-satunya penentu signifikan efisiensi (β = 0,244; p = 0,024), sedangkan Kemudahan Penggunaan mendominasi efektivitas (β = 0,358; p < 0,001). Integrasi modul PP-MM memperlihatkan efek marginal terhadap efisiensi (β = 0,174; p = 0,082). Implikasi praktis dari temuan ini mengarah pada perlunya audit mutu data secara berkala dan pelatihan berbasis modul yang lebih intensif.
Downloads
References
[1] J. A. O’Brien and G. M. Marakas, Management Information Systems, 10th ed. New York, NY, USA: McGraw-Hill/Irwin, 2011.
[2] T. H. Davenport, “Putting the enterprise into the enterprise system,” Harvard Business Review, vol. 76, no. 4, pp. 121–131, 1998.
[3] W. H. DeLone and E. R. McLean, “The DeLone and McLean model of information systems success: A ten-year update,” Journal of Management Information Systems, vol. 19, no. 4, pp. 9–30, 2003, doi: 10.1080/07421222.2003.11045748.
[4] F. D. Davis, “Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology,” MIS Quarterly, vol. 13, no. 3, pp. 319–340, 1989, doi: 10.2307/249008.
[5] E. M. Shehab, M. W. Sharp, L. Supramaniam, and T. A. Spedding, “Enterprise resource planning: An integrative review,” Business Process Management Journal, vol. 10, no. 4, pp. 359–386, 2004, doi: 10.1108/14637150410548056.
[6] A. Amid, M. Moalagh, and A. Z. Ravasan, “Identification and classification of ERP critical failure factors in Iranian industries,” Information Systems, vol. 37, no. 3, pp. 227–237, 2012, doi: 10.1016/j.is.2011.10.010.
[7] Gartner, Magic Quadrant for Cloud ERP for Product-Centric Enterprises. Gartner Research, 2023. [Online]. Available: https://www.gartner.com
[8] S. Petter, W. DeLone, and E. R. McLean, “Information systems success: The quest for the independent variables,” Journal of Management Information Systems, vol. 29, no. 4, pp. 7–62, 2013, doi: 10.2753/MIS0742-1222290401.
[9] T. Raharjo and R. Wahyudi, “Pengaruh kualitas sistem ERP terhadap produktivitas karyawan operasional pada perusahaan manufaktur di Jawa,” Jurnal Sistem Informasi Indonesia, vol. 4, no. 2, pp. 87–101, 2019.
[10] K. Amoako-Gyampah, “Perceived usefulness, user involvement and behavioral intention: An empirical study of ERP implementation,” Computers in Human Behavior, vol. 23, no. 3, pp. 1232–1248, 2007, doi: 10.1016/j.chb.2004.12.002.
[11] R. Agarwal and J. Prasad, “Are individual differences germane to the acceptance of new information technologies?” Decision Sciences, vol. 30, no. 2, pp. 361–391, 1999, doi: 10.1111/j.1540-5915.1999.tb01614.x.
[12] P. F. Drucker, The Effective Executive. New York, NY, USA: Harper & Row, 1967.
[13] H. J. Bernardin and J. E. A. Russell, Human Resource Management: An Experiential Approach. New York, NY, USA: McGraw-Hill, 1993.
[14] A. Parasuraman, V. A. Zeithaml, and L. L. Berry, “SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service
quality,” Journal of Retailing, vol. 64, no. 1, pp. 12–40, 1988.
[15] D. Sedera and G. G. Gable, “Knowledge management competence for enterprise system success,” The Journal of Strategic Information Systems, vol. 19, no. 4, pp. 296–306, 2010, doi: 10.1016/j.jsis.2010.10.001.
[16] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, 2nd ed. Bandung, Indonesia: Alfabeta, 2019.
[17] J. F. Hair, W. C. Black, B. J. Babin, and R. E. Anderson, Multivariate Data Analysis, 7th ed. Harlow, U.K.: Pearson Education, 2014.
Downloads
Article History
Pages: 1-11
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Pandena Kicky Basuki Putri, Rahmawati Nisrina Nabilah, Daffa Putri Dinanti, Rania Rania, Tiara Apriliya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."









