Peran Innovative Work Behavior sebagai Moderator pada Hubungan antara Adopsi Teknologi Industri 4.0 dengan Technostress di PT Gelindo Garmentama
DOI:
https://doi.org/10.56211/factory.v4i1.849Keywords:
Adopsi Teknologi; Industri 4.0; Teknostres; Inovative Work Behavior
Abstract
Revolusi Industri 4.0 adalah sebuah transformasi besar yang mengubah cara perusahaan beroperasi melalui adopsi teknologi canggih seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), big data, dan otomatisasi. Adanya peran perilaku inovatif karyawan atau innovative work behavior merupakan salah satu faktor penting dalam kesuksesan perusahaan di era digital. Perilaku inovatif adalah kemampuan karyawan untuk mengeksplorasi ide, menghasilkan solusi, dan menerapkan ide-ide baru dalam pekerjaan mereka untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Namun, tanpa pengelolaan yang baik, adopsi teknologi baru seperti Industri 4.0 justru dapat memicu technostress, yang menghambat perilaku inovatif karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh techno adoption industri 4.0 terhadap technostress dengan variabel pemoderator innovative work behavior Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan Analisis Model Regresi dengan Interaksi. Jumlah sample dalam penelitian ini adalah 126 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menyebarkan kuesioner yang disebarkan kepada karyawan di PT Gelindo Garmentama.
Downloads
References
Bondanini, G., Giorgi, G., Ariza-Montes, A., Vega-Muñoz, A., & Andreucci-Annunziata, P. (2020). Technostress dark side of technology in the workplace: a scientometric analysis. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(21), 1–25. https://doi.org/10.3390/ijerph17218013 DOI: https://doi.org/10.3390/ijerph17218013
Chen, H., Chiang, R. H. L., & Storey, V. C. (2012). Business Intelligence and Analytics: From Big Data to Big Impact. 36(4), 1165–1188. https://www.jstor.org/stable/41703503 DOI: https://doi.org/10.2307/41703503
Hollander, J. M., & Xu, Y. (2019). Advances in Manufacturing Automation: Trends, Opportunities, and Challenges. Journal of Manufacturing Science and Engineering, 141 (1).
Juliandi, A., Irfan, Manurung, S., & Satriawan, B. (2018). Mengolah Data Penelitian Bisnis dengan SPSS. Lembaga Penelitian dan Penulisan Ilmiah AQLI.
Kuczynski, M., & Wróblewski, R. (2020). The Impact of Automation on Production Processes. Journal of Automation and Control Engineering, 8(2), 118–126.
Kurfess, T. R. (2004). Robotics and Automation Handbook. In Robotics and Automation Handbook. https://doi.org/10.1201/9781420039733 DOI: https://doi.org/10.1201/9781420039733
Kurniawan, R., & Yuniarto, B. (2016). Analisis Regresi : Dasar dan Penerapannya dengan R (pertama). KENCANA.
Lee, J., Davari, H., Singh, J., & Pandhare, V. (2018). Industrial Artificial Intelligence for industry 4.0-based manufacturing systems. Manufacturing Letters, 18, 20–23. https://doi.org/10.1016/j.mfglet.2018.09.002 DOI: https://doi.org/10.1016/j.mfglet.2018.09.002
Malhotra, N. K., & Birks, D. S. (2013). Marketing Research : An Applied Approach. DOI: https://doi.org/10.1108/S1548-6435(2013)10
Nurohmat, S. M., & Shaddiq, S. (2024). The Influence of Industry 4 . 0 on Work Behavior and Employee Productivity in Technology Companies. 328–335. DOI: https://doi.org/10.31602/piuk.v0i0.15797
Pradini, W. (2015). PENGARUH BUDAYA K-POP TERHADAP NASIONALISME REMAJA. 47–69.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research Methods for Business. SPi Global.
Septriani, S. (2021). Transformational leadership style and innovative behavior with self-efficacy as a mediator. Human Resource Management Studies, 1(1), 58–67. https://doi.org/10.24036/hrms.v1i1.5 DOI: https://doi.org/10.24036/hrms.v1i1.5
Sick, B., & Schwenke, C. (2018). ation in Production: Achievements and Challenges. Robotics and Computer-Integrated Manufacturing, 1–10.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suhardiman, M., & Saragih, S. (2022). Technostress Dan Work Life Balance Pada Karyawan: Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi. INOBIS: Jurnal Inovasi Bisnis Dan Manajemen Indonesia, 6(1), 30–45. https://doi.org/10.31842/jurnalinobis.v6i1.255 DOI: https://doi.org/10.31842/jurnalinobis.v6i1.255
Susiawan, A. M. (2013). Kepemimpinan Transformasional, Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasi. In Psikologi Indonesia. Surabaya: Persona.
Torres, F. C., Espinosa, J. C., Dornberger, U., & Acosta, Y. A. C. (2017). Leadership and Employees’ Innovative Work Behavior: Test of a Mediation and Moderation Model. Asian Social Science, 13(9), 9. https://doi.org/10.5539/ass.v13n9p9 DOI: https://doi.org/10.5539/ass.v13n9p9
Wang, J., Xu, C., Zhang, J., & Zhong, R. (2022). Big data analytics for intelligent manufacturing systems: A review. Journal of Manufacturing Systems, 62(June), 738–752. https://doi.org/10.1016/j.jmsy.2021.03.005 DOI: https://doi.org/10.1016/j.jmsy.2021.03.005
Yuan, Y., & Xu, X. (2017). Robotization in Manufacturing: Trends, Applications, and Future Directions. Journal of Manufacturing Processes, 1–15
Downloads
Article History
Pages: 31-40
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Terry Winardi, Yoke Pribadi Kornarius, Angela Caroline, Agus Gunawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."









