Pelatihan Parenting Islami bagi Orang Tua untuk Mencegah Krisis Moral Generasi Z
DOI:
https://doi.org/10.56211/wahana.v5i1.1753Keywords:
Parenting Islami; Pendidikan Agama Islam; Generasi Z; Krisis Moral; Literasi Digital
Abstract
Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah memberikan dampak signifikan terhadap perilaku generasi muda, khususnya Generasi Z. Rendahnya pengawasan orang tua terhadap penggunaan gadget dan media sosial menyebabkan meningkatnya krisis moral pada remaja seperti menurunnya etika komunikasi, kecanduan media sosial, serta lemahnya penguatan nilai-nilai keagamaan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan orang tua dalam menerapkan parenting Islami sebagai upaya pencegahan krisis moral Generasi Z. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, pelatihan, diskusi interaktif, dan pendampingan parenting Islami kepada masyarakat. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan masyarakat Kota Medan dengan melibatkan 35 orang tua sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pola asuh Islami sebesar 82%, peningkatan kesadaran pengawasan penggunaan media digital pada anak sebesar 78%, dan meningkatnya kemampuan orang tua dalam membangun komunikasi religius dalam keluarga sebesar 80%. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam memperkuat pendidikan karakter Islami di lingkungan keluarga serta meningkatkan keterlibatan orang tua dalam pembinaan moral anak di era digital.
Downloads
References
Ainiyah, N. (2018). Remaja Millenial Dan Media Sosial: Media Sosial Sebagai Media Informasi Pendidikan Bagi Remaja Millenial. In JPII (Vol. 2, Number 2).
Aziz, H. (2020). Pendidikan karakter berbasis keluarga dalam perspektif Islam. . Jurnal Pendidikan Agama Islam, 17(1), 45-58.
Fadilah, N. , & W. S. (2921). Parenting Islami dalam membentuk karakter anak di era digital. . Jurnal Obsesi , 5(2), 1200-1210.
Haderani, O. : (2019). Peranan Keluarga Dalam Pendidikan Islam (Vol. 24).
Ismail, F. (2019). Pendidikan karakter religius pada generasi Z. . Jurnal Pendidikan Karakter, 9(1), , 9(1), 15-27.
Mulyani, S. (2021). Literasi digital keluarga dalam menghadapi tantangan media sosial. . Jurnal Komunikasi Pendidikan, 5(2), 89–102.
Qurrota Ayunina, N. (2022). Islamic Parenting Sebagai Upaya Mendidik Karakter Islami Generasi Alpha Islamic Parenting as an Effort to Educate the Islamic Character of Generation Alpha. Jurnal Studi Islam, 3(1), 48–57.
Rahman, A. (2020). Peran keluarga dalam pendidikan Islam anak. Jurnal Tarbiyah Islamiyah., 10(1), 55–66.
Rohmah, L. (2023). Dampak penggunaan gadget terhadap perilaku remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan, 12(2), 88-99.
Salsabila, A. H., Noor, T., & Kosim, A. (n.d.). Peran Pendidikan Agama Islam dalam Keluarga dan Masyarakat.
Yusuf, M. (2021). Pendidikan agama Islam dan pembentukan moral generasi muda. Jurnal Pendidikan Humaniora, , 9(2), 100-111.
Downloads
Article History
Pages: 11-16
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Ridwan, Yulia Warda, Nurul Hidyah, Fathul Jannah, Rukmana Prasetyo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."









