Membangun Kepercayaan Diri Berbahasa Inggris Melalui Penulisan Ekspresif dan Afirmasi Positif
DOI:
https://doi.org/10.56211/wahana.v5i1.1895Keywords:
Afirmasi Positif; Bahasa Inggris; Journaling; Kepercayaan Diri; Tulisan Ekspresif
Abstract
Salah satu faktor penyebab rendahnya minat siswa dalam belajar bahasa Inggris adalah kurangnya kepercayaan diri serta adanya ujaran negatif yang diterima ketika melakukan kesalahan berbahasa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa SMA Swasta Muhammadiyah 1 Medan melalui penulisan ekspresif dan afirmasi positif. Tahapan kegiatan meliputi pengisian kuesioner daring, diskusi kelas, pemutaran video power of words dan afirmasi positif, penulisan ekspresif – dear me dalam bahasa Inggris, serta refleksi akhir. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa siswa menyadari pentingnya kemampuan berbahasa Inggris dan memiliki keyakinan untuk mengembangkannya, meskipun sebagian masih merasa cemas dan kurang percaya diri. Kegiatan pengabdian ini mengajak siswa untuk memahami pentingnya menggunakan kata-kata positif terhadap diri sendiri yang dapat dilakukan memalui kebiasaan menulis diary atau journaling (ekspresif writing). Tulisan ekspresif, afirmasi positif, serta refleksi pembelajaran memperlihatkan peningkatan kesadaran siswa akan pentingnya percaya pada diri sendiri, menyayangi diri, berfokus pada tujuan, serta mengabaikan pendapat negatif dari orang lain. Kebiasan menulis secara ekspresif melalui diary atau journaling dalam bahasa Inggris diharapkan dapat memberikan kesempatan pada siswa untuk melatih kemampuan berbahasa Inggrisnya, menambah kosa kata, dan tentunya membangun rasa percaya diri dari afirmasi positif yang ditulis setiap hari.
Downloads
References
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. New York: W.H. Freeman.
Beatson, A., Alavi, S., & Witte, C. (2020). Self-efficacy and language learning: Implications for student engagement. Journal of Language Teaching and Research, 11(3), 345–356.
Blessings Nest. (2025). 100 Positive Affirmations for Students to Stay Focused, Confident, and Motivated. Retrieved from https://blessingsnest.com
Bringyourquotes. (2023). 50 Positive Affirmations for Students to Stay Focused, Motivated, and Confident. Retrieved from https://bringyourquotes.com
Chan, H., Lee, J., & Smith, R. (2022). Foreign language anxiety and classroom participation: A study of EFL learners. Language Learning Journal, 50(4), 512–528.
Creswell, J. D., Dutcher, J. M., Klein, W. M., Harris, P. R., & Levine, J. M. (2014). Self-affirmation improves problem-solving under stress. PLoS ONE, 8(5), e62593.
Dong, Y., & Zhan, H. (2020). Metacognitive strategies in English writing: Effects on anxiety and performance. Asian EFL Journal, 22(3), 89–110.
Horwitz, E. K. (2020). Language anxiety: From theory and research to classroom implications. New York: Routledge.
Jiang, H. (2025). Enhancing college English writing through self-efficacy-based instruction. Frontiers in Psychology, 16, 145–158.
Krashen, S. D. (1982). Principles and practice in second language acquisition. Oxford: Pergamon.
Lightbown, P. M., & Spada, N. (2013). How languages are learned (4th ed.). Oxford: Oxford University Press.
Lin, Y., Wang, B., Zhang, G., & Su, Y. (2025). The relations among foreign language anxiety, academic buoyancy and willingness to communicate in EFL classroom. Frontiers in Psychology, 16, 112–124.
Liu, M., & Jackson, J. (2008). An exploration of Chinese EFL learners’ unwillingness to communicate and foreign language anxiety. Modern Language Journal, 92(1), 71–86.
MacIntyre, P. D., & Gardner, R. C. (1991). Methods and results in the study of anxiety and language learning: A review of the literature. Language Learning, 41(1), 85–117.
Mik, A. (2025). Self-love and positive affirmations in language learning: A case study in Indonesian classrooms. Journal of Educational Psychology, 14(2), 201–215.
Mubarok, A. F., & Nurindah, S. (2023). Overcoming affective factors in language learning: The role of motivation, anxiety, and self-confidence. International Journal of Language Education, 5(1), 33–45.
Munshur, R. (2023). Positive affirmations as self-regulation strategies in EFL learning. TESOL International Journal, 18(2), 77–92.
Next Step Living. (2025). 200+ Uplifting Affirmations to Empower Every Student. Retrieved from https://nextstepliving.com
Pennebaker, J. W. (1997). Opening up: The healing power of expressive writing. New York: Guilford Press.
Pfeiffer, A., & Sivasubramaniam, S. (2016). Journaling as a reflective practice in language learning. ELT Journal, 70(4), 387–396.
Rivers, W. M. (1968). Teaching foreign-language skills. Chicago: University of Chicago Press.
Seligman, M. E. P. (2011). Flourish: A visionary new understanding of happiness and well-being. New York: Free Press.
Springer. (2024). Foreign language anxiety and foreign language self-efficacy: A meta-analysis. Frontiers in Education, 9, 221–235.
Widdowson, H. G. (1968). Teaching language as communication. Oxford: Oxford University Press.
Downloads
Article History
Pages: 59-68
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Widia Fransiska, Meida Rabia Sihite, Linda Astuti Rangkuti, Iskandar Zulkarnain

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."
Most read articles by the same author(s)
- Meida Rabia Sihite, Linda Astuti Rangkuti, Yunita Mutiara Harahap, Trauma Healing: English for Young Learners bagi Anak-Anak Terdampak Erupsi Gunung Sinabung , Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat: Vol. 1 No. 2 (2022): Edisi Desember
- M. Syukri Azwar Lubis, Iskandar Zulkarnain, Misdawati Misdawati, Susy Deliani, Muhlizar Muhlizar, Hotni Sari Harahap, Joharsah Joharsah, Syafil Warman, Arianto Arianto, Distraksi Kemanusian Generasi Z oleh Artificial Intelligence Perspective Psikiologiology , Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat: Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Desember









