Peningkatan Perekonomian Masyarakat di Kelompok Ternak Harapan Jaya, Kepulauan Mentawai Melalui Aplikasi Teknologi Limbah Ikan dan Bisozyme Indigofera sebagai Konsentrat
DOI:
https://doi.org/10.56211/wahana.v5i2.1943Keywords:
Bisozyme; Ikan asin; Indigofera zollingeriana; Mentawai; Pellet
Abstract
Rendahnya produktivitas ternak sapi pada Kelompok Ternak Harapan Jaya, Desa Sido Makmur, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, dipengaruhi oleh keterbatasan pengetahuan peternak mengenai manajemen pemeliharaan serta rendahnya ketersediaan hijauan dan leguminosa berkualitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan ketersediaan pakan berkualitas melalui pemanfaatan teknologi Bisozyme pada budidaya Indigofera zollingeriana serta pengolahan pakan konsentrat berbentuk pelet yang diperkaya tepung ikan asin. Metode yang diterapkan meliputi penyuluhan, demonstrasi, diskusi kelompok (Focus Group Discussion), praktik budidaya Indigofera dengan aplikasi Bisozyme dan pemupukan N, P, dan K, serta pelatihan formulasi dan pembuatan pelet. Bisozyme merupakan produk fermentasi berbasis ragi dan molases yang mampu meningkatkan ketersediaan mineral dan efisiensi penyerapan hara tanaman sehingga mendukung pertumbuhan Indigofera sebagai sumber protein hijauan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peternak mampu memahami teknik budidaya Indigofera zollingeriana, menguasai formulasi dan pembuatan pelet berbahan Indigofera dan tepung ikan asin sebagai alternatif pengganti konsentrat komersial, serta meningkatkan kapasitas dalam penyusunan ransum sapi potong. Penerapan teknologi ini diharapkan meningkatkan produktivitas ternak, menekan biaya pakan, meningkatkan pendapatan peternak, serta mendukung Program Swasembada Daging Sapi Tahun 2028.
Downloads
References
Allaily, N. Ramli, R. Ridwan. (2011). Kualitas Silase Ransum Komplit Berbahan Baku Pakan Lokal.Agripet, Vol.11(2)
Diana, Nevy, Hanafi. (2008). Teknologi pengawetan pakan. USU Reposity.
Fedrial, J. (2005). Pengaruh peningkatan takaran pemupukan N, P dan K terhadap pertumbuhan dan produksi rumput benggala (Panicum maximum) pada tanah PMK pemotongan pertama. Skripsi Fakultas Peternakan Univeritas Andalas, Padang.
Fukumoto Y, Nakajimo H, Uetake M, Matusyama A, & Yoshida T. (1957). A Study on the Sense of Smell With Respect to Potasium uanide Solution and its Hereditary Tranmition. Jpn J Hun Genet
Kraig dan J.E. Haber. (1980). Response of naturally virus infected plants to yeast extract and phosphoric acid application. Annals of agricultural sciences.Moshtohor. Egypt 38 (2), 927-939.
Kusmiati, Swasono R. Tamat, Edy, J, dan Ria, I. (2007). Produksi Glukan dari Dua Galur Agrobacterium sp. Pada Media Mengandung Kombinasi Molase dan Urasil. Biodiversitas, (online), Vol. 8. No.1.
R, Ridwan, S. Ratnakomala, G Kartina & Y. Widyastuti. (2005). Pengaruh Penambahan Dedak Padi dan Lactobacillus planlarum lBL-2 dalam Pembuatan Silase Rumput Gajah (Pennisetum PutPureum) media peternakan, Vol.28 (3) 117-123
Ratnakomala., Shanti, Roni., Ridwan, Gina., Kartina, Yantyati., Widyastuti.(2006). Pengaruh Inokulum Lactobacillus plantarum1A-2 dan 1BL-2 terhadap Kualitas Silase Rumput Gajah (Pennisetum purpureum). Vol 7(2) : 131-134
Rismunandar. (1996). Mendayagunakan Tanaman Rumput. Cetakanke-III. PT Sinar Baru : bandung
Simanjuntak, Riswan. (2009). Studi Pembuatan Etanol dari Limbah Gula (Molase).Skripsi. USU: Medan.
Subekti., Ganjar, Suwarno, dan Nur Hidayat. (2013). Penggunaan Beberapa Aditif Dan Bakteri Asam Laktat Terhadap Karakteristik Fisik Silase Rumput Gajah Pada Hari Ke- 14. Jurnal Ilmiah Peternakan, 1(3): 835–841
Wang, dkk. (1979). Fundamentation and Enzym Technology, Mc. Graw Hil Book Compzny, New York.
Wijaya, S. H. Dicky, I. Sony, S. Kenzo, N. Keichi, N. Hideshige, T. Keiichi, T. Ryohei, E. Shigehiko, K. (2016). Sistem Agronomi Kolaborasi antara Jepang dan Indonesia Pertanian Industri difokuskan pada Kentang Budidaya. Nara Institute of Science and Technology.
Yunus. (2009). Pengaruh Pemberian Daun Lamtoro (Leucaena leocephala) terhadap Kualitas Silase Rumput Gajah (Pennisetum purpereum) yang Diberi Molasses, Agripet, Vol (9) No. 1: 38-42.
Downloads
Article History
Pages: 151-160
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Evitayani Evitayani, Ferry Lismanto, Arni Amir, Angelia Harahap

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."









