Analisis Faktor Penyebab Kekerasan dalam Rumah Tangga terhadap Perempuan di UPTD DPMPPA Kota Jambi 2026

Abstract Views: 0   PDF Downloads: 0

Authors

  • Al Qohiyulan Tiar Universitas Jambi
  • Sri Astuti Siregar Universitas Jambi
  • Ashar Nuzulul Putra Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.56211/pubhealth.v5i1.1686

Keywords:

Kekerasan Dalam Rumah Tangga; Faktor Penyebab; Dampak Kekerasan; Kesehatan Reproduksi; Upaya Penanganan

Abstract

Latar Belakang: Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap perempuan masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Data menunjukkan bahwa kasus KDRT terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, termasuk di Kota Jambi yang memiliki dinamika kasus fluktuatif dengan dominasi kekerasan fisik. KDRT tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga kesehatan mental dan reproduksi perempuan, sehingga perlu dilakukan analisis mendalam terkait faktor penyebab dan dampaknya.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis kekerasan, faktor penyebab, dampak terhadap kesehatan reproduksi, serta upaya penanganan kekerasan dalam rumah tangga terhadap perempuan di UPTD DPMPPA Kota Jambi tahun 2026.

Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi melalui wawancara mendalam (in-depth interview), observasi, dan dokumentasi terhadap korban dan pihak terkait, dengan analisis data menggunakan pendekatan tematik.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kekerasan yang dominan adalah kekerasan fisik dan verbal. Faktor penyebab utama meliputi faktor ekonomi, sosial budaya seperti patriarki, serta faktor psikologis seperti rendahnya kontrol emosi. Dampak yang ditimbulkan meliputi trauma psikologis, stres berkepanjangan, gangguan hormonal, serta gangguan kesehatan reproduksi. Upaya penanganan dilakukan melalui layanan pendampingan hukum, konseling psikologis, dan perlindungan korban oleh instansi terkait, meskipun masih menghadapi berbagai kendala.

Kesimpulan: Kekerasan dalam rumah tangga merupakan permasalahan multidimensional yang memerlukan penanganan secara komprehensif melalui pendekatan lintas sektor guna meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan perempuan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afriliyani, G., et al. (2022). Dampak kekerasan dalam rumah tangga terhadap kesehatan mental perempuan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 123–130.

Creswell, J. W. (2020). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Firdausi, A., & Burhanudin, A. (2024). Faktor ekonomi sebagai penyebab kekerasan dalam rumah tangga. Jurnal Sosial Humaniora, 12(1), 45–53.

Gelles, R. J. (2017). Intimate violence in families. SAGE Publications.

Gojali, A., et al. (2022). Kekerasan dalam rumah tangga dan dampaknya terhadap kesehatan perempuan. Jurnal Ilmu Kesehatan, 15(1), 67–75.

Harefa, A. (2021). Faktor psikologis dalam kekerasan rumah tangga. Jurnal Psikologi, 8(2), 89–97.

Jatmiko, A. (2022). Penanganan kekerasan dalam rumah tangga melalui konseling keluarga. Jurnal Konseling Indonesia, 7(1), 21–30.

Khaira, U., et al. (2022). Analisis bentuk kekerasan dalam rumah tangga terhadap perempuan. Jurnal Kesehatan, 13(2), 101–110.

Komnas Perempuan. (2024). Catatan tahunan kekerasan terhadap perempuan di Indonesia. Komnas Perempuan.

Maula, S. T., et al. (2023). Faktor penyebab kekerasan dalam rumah tangga di Kota Jambi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(1), 55–63.

Meier, J. S. (2021). Domestic violence and family law. Family Court Review, 59(2), 215–230.

Pottoh, M. E., et al. (2025). Pengaruh budaya terhadap kekerasan dalam rumah tangga. Jurnal Sosial dan Budaya, 9(1), 34–42.

Rianto, R. A. (2020). Metodologi penelitian kualitatif fenomenologi. Jurnal Metodologi Penelitian, 5(1), 12–20.

Sintha, J. M., & Pertiwita, Y. W. (2025). Dampak kekerasan verbal terhadap kesehatan mental perempuan. Jurnal Psikologi Klinis, 14(1), 77–85.

Sofyan, M., & Yusuf, A. (2024). Hubungan faktor ekonomi dengan kekerasan dalam rumah tangga. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 90–98.

Sriwidodo. (2021). Kekerasan dalam rumah tangga dan dampaknya terhadap perempuan. Pustaka Ilmu.

Sultoni, M. I., et al. (2025). Regulasi emosi dan perilaku kekerasan dalam rumah tangga. Jurnal Psikologi, 13(1), 44–52.

Surya, R. G., & Rasji. (2025). Patriarki dan kekerasan dalam rumah tangga. Jurnal Hukum dan Masyarakat, 8(1), 60–68.

Walker, L. E. (2017). The battered woman syndrome. Springer Publishing Company.

World Health Organization. (2021). Violence against women prevalence estimates. WHO.

Zikri, A. K. (2025). Pendekatan kolaboratif dalam penanganan KDRT. Jurnal Kebijakan Publik, 10(1), 25–33.

Downloads

Article History

Submitted: 2026-04-16
Published: 2026-06-13
Pages: 47-54

PlumX Metrics

How to Cite

Tiar, A. Q., Siregar, S. A., & Putra, A. N. (2026). Analisis Faktor Penyebab Kekerasan dalam Rumah Tangga terhadap Perempuan di UPTD DPMPPA Kota Jambi 2026. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(1), 47–54. https://doi.org/10.56211/pubhealth.v5i1.1686

Issue

Section

Articles