Hubungan Karakteristik Siswi dan Lingkungan dengan Sanitasi Asrama di Pondok Pesantren Darul Aitami Desa Ujong Tanjong Meureubo

Abstract Views: 543   PDF Downloads: 501

Authors

  • Fakhrurradhi Luthfi Universitas Teuku Umar, Meureubo
  • Yarmaliza Yarmaliza Universitas Teuku Umar, Meureubo
  • Irma Suriyani Universitas Teuku Umar, Meureubo

DOI:

https://doi.org/10.56211/pubhealth.v1i4.284

Keywords:

Umur; Pendidikan; Pengelolaan Sampah; Sanitasi Asrama

Abstract

Sanitasi adalah suatu usaha pencegahan penyakit dengan melenyapkan atau mengendalikan faktor-faktor risiko lingkungan yang merupakan mata rantai penularan penyakit. Berdasarkan studi pendahuluan pada siswi, dapur yang kurang bersih serta fasiltasnya yang kurang memadai, dimana alat-alat yang digunakan kurang hygienis, sampah yang dibuang sembarangan dan berserakan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan karakteristik siswi dan lingkungan dengan sanitasi asrama. Metode penelitian ini menggunakan desain survey analitik dengan  pendekatan cross sectional survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa putri Pondok Pasantren sebanyak 263 siswa dan sampel 72 orang, teknik pengambilan sampel adalah menggunakan teknik simple random sampling dan dianalisis dengan univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square.  Hasil penelitian adanya hubungan yang signifikan antara faktor umur (Pvalue = 0,012 < α = 0,05), pendidikan (Pvalue = 0,045 < α = 0,05), dapur dan fasilitas pengolahan makanan yang kurang bersih (Pvalue = 0,002 < α = 0,05), pengelolaan sampah yang tidak terkelola dengan baik (Pvalue = 0,000 < α = 0,05) dengan sanitasi asrama. Disimpulkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara faktor umur, pendidikan, dapur dan fasilitas pengolahan makanan, pengelolaan sampah dengan sanitasi asrama. Disarankan kepada pondok pesantren untuk memperbaiki faktor sanitasi lingkungan yang buruk, baik dari ventilasi, pencahayaan maupun yang lainnya. Perlu adanya perbaikan pada dapur dan fasilitas pengolahan makanan dan pengelolaan sampah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adriansyah. (2017). Keterkaitan Antara Sanitasi Pondok Pesantren Dengan Kejadian Penyakit Yang Dialami Santri Di Pondok Pesantren Sunan Drajat. MTPH Journal. Volume 01 Nomor 01 DOI: https://doi.org/10.33086/mtphj.v1i1.249

Anwar. (2016). Lingkungan Hidup Manusia. Banda Aceh, Ar-Raniri press.

A. Aboejoewono. (2011). Pengelolaan Sampah Menuju ke Sanitasi Lingkungan dan Permasalahannya, (Jakarta: Wilayah DKI Jakarta Sebagai Suatu Kasus).

Badri. (2013). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta. Rineka Cipta

Cahyawati, et al. (2017). Analisis Faktor–Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit Scabies Pada Taruna Dan Taruni di Politeknik Kelautan Dan Perikanan Bitung. JurnaL Kesehatan Masyarakat

Depkes. (2014). Panduan pencegahan Infeksi Untuk Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dengan Suber Daya Terbatas. JHPIEGO. Jakarta.

Direktorat Jenderal Perkebunan. (2017). Statistik Perkebunan Indonesia Komoditas Kelapa Sawit. Jakarta

Djuanda. (2012). Pengantar Kesehatan Lingkungan, Jakarta. EGC.

Desmawati. (2015). Hubungan Personal Hygiene Dan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Skabies Di Pondok Pesantren Al-Kautsar Pekanbaru. JOM Vol 2 No 1, Februari 2015

Entjang. (2013). Pengetahuan masyarakat untuk sanitasi. Jakarta Ar-Raniri press.

Fatmawati, et al. (2013). Perilaku Higiene Pengolah Makanan Berdasarkan Pengetahuan Tentang Higiene Mengolah Makanan Dalampenyelenggaraan Makanan di Pusat Pendidikan Dan Latihan Olahraga Pelajar Jawa Tengah. Jurnal Pangan dan Gizi Vol. 04 No. 08

Farihah dan Azizah. (2016). Faktor Sanitasi Lingkungan yang Berhubungan dengan Skabies di Pondok Pesantren Qomaruddin Kabupaten Gresik. Jurnal Kesehatan Lingkungan

Harahap, et al. (2013). Kondisi Lingkungan Kamar Hunian Dan Personal Hygiene Di Asrama Akademi Kebidanan Barunan Husada Sibuhuan Kecamatan Lubuk Barumun Kabupaten Padang Lawas. Jurnal Kesehatan Masyarakat. Nomor 1 Volume 2

Hidayat. (2007). Metode Penelitian Kebidanan & Teknik Analisa Data. Jakarta Salemba Medika.

Istiarti dan Dangiran. (2016). Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Praktik Sanitasi Melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Pada Siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Banyumanik. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia 15 (2), 2016, 50 – 55 DOI : 10.14710/jkli.15.2.50-55 DOI: https://doi.org/10.14710/jkli.15.2.50-55

Kemenkes RI. (2015). Keadaan Lingkungan Indonesia. Jakarta. JNPK-KR

Kemenkes RI. (2015). Standar Asuhan Kehamilan menurut Kemenkes RI. Di Unduh pada Tanggal 1 Maret 2017.

Nganingtyas. (2012). Berbagai Penyakit Lingkungan Masyarakat. Jakarta. Ar-Raniri press.

Notoatmodjo , S. (2012). Metodelogi Penelitian Kesehatan. Jakarta. Rineka Cipta

Profil Dinas Keberdihan dan keindahan Aceh. (2014). Data Sampah Aceh. (http://Kementerian Pekerjaan Umum.co.id, 2014 di unduh pada tanggal 25 Oktober 2015).

Purnama. (2017). Penyakit Berbasis Lingkungan. Jakarta

Siregar. (2013). Lingkuingan hidup dan Penyakit Masyarakat. Edisi ke V. Jakarta. Salemba.

Sumarni dan Susanna. (2014). Kondisi Kesehatan Lingkungan Pesantren dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Siswa dengan Kejadian Hepatitis. DOI: https://doi.org/10.21109/kesmas.v9i2.515

Wartonah. (2010). Penyakit Masyarakat panduan mengatasi. Bandung: CV. Atika Mandiri.

WHO (World Health Organization). (2016). Standar sanitasi di Dunia www.who.com2016. Di Unduh pada Tanggal 1 Maret 2017.

Downloads

Article History

Submitted: 2023-06-10
Published: 2023-06-28
Pages: 231-238

PlumX Metrics

How to Cite

Luthfi, F., Yarmaliza, Y., & Suriyani, I. . (2023). Hubungan Karakteristik Siswi dan Lingkungan dengan Sanitasi Asrama di Pondok Pesantren Darul Aitami Desa Ujong Tanjong Meureubo. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(4), 231–238. https://doi.org/10.56211/pubhealth.v1i4.284

Issue

Section

Articles