Analisis Pascatambang terhadap Dampak Penambangan Batu Gamping pada Kualitas Lingkungan di PT Semen Baturaja Tbk

Abstract Views: 35   PDF Downloads: 36

Authors

  • Qurratul A’yun Universitas Sriwijaya
  • Hisni Rahmi Universitas Jambi
  • Andrawina Universitas Sriwijaya
  • Restu Juniah Universitas Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.56211/blendsains.v4i4.1652

Keywords:

Pasca Tambang; Reklamasi; Revegetasi; Sedimentasi

Abstract

Kegiatan pascatambang merupakan bagian penting untuk memastikan kegiatan pertambangan batugamping akan berdampak paling minimal terhadap lingkungan. Untuk itu PT Semen Baturaja Tbk sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batugamping mencoba untuk merencanakan kegiatan pasca tambang dengan luas bukaan lahan yang direncanakan seluas  341 hektar mulai dari area penambangan, jalan hantar, disposal area, soil storage dan fasilitas penunjang tambang lainnya selama tahap operasi produksi tahun  2022-2042 Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan reklamasi telah mencapai luas 207,16 ha atau sekitar 60,75% dari total lahan terganggu. Tingkat keberhasilan tumbuh vegetasi berkisar antara 60–80%, dengan kondisi lereng yang relatif stabil pada kemiringan 25–35° serta didukung sistem drainase yang berfungsi baik. Analisis efektivitas dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan komparatif terhadap standar Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018, yang menunjukkan bahwa kegiatan reklamasi tergolong cukup efektif, meskipun masih memerlukan peningkatan dalam pengelolaan kesuburan tanah dan pemantauan jangka panjang. Kegiatan reklamasi ini dilakukan dengan tahapan penataan lahan, penyebaran top soil, dan revegetasi dengan spesies tanaman local. Sehingga dapat disimpulkan bahwa reklamasi menunjukkan keberhasilan dibidang stabilotas lahan dan penutupan vegetasi, tetapi masih perlunya peningkatan dalam menkontrol serta memonitoring dalam jangka waktu yang panjang serta dalam pengelolaan kualitas tanah. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] R. Juniah, D. Susetyo, and H. Rahmi, “Technical Review of Land Usage of Former Limestone Mine for Rubber Plantation in PT Semen BaturajaTbk for Sustainable Mining Environment,” J. Phys. Conf. Ser., vol. 1338, no. 1, 2019, doi: 10.1088/1742-6596/1338/1/012024.

[2] R. S. Pujakesuma, R. Juniah, and H. E. Handayani, “Post-mining Land of Limestone Quarries for Sengon Plants in PT Semen Baturaja (Persero) Tbk,” Indones. J. Environ. Manag. Sustain., vol. 2, no. 4, pp. 139–144, 2019, [Online]. Available: https://doi.org/10.26554/ijems.2019.3.3.80-92

[3] H. Rahmi, D. Susetyo, and R. Juniah, “Utilization Study of Void Mine For Sustainable Environment of The Limestone Mining Sector at PT Semen Baturaja (Persero) Tbk,” Indones. J. Environ. Manag. Sustain., vol. 3, no. 2, pp. 54–59, 2019, doi: 10.26554/ijems.2019.3.2.54-59.

[4] M. Buta et al., “Soil reclamation of abandoned mine lands by revegetation in Northwestern part of Transylvania: A 40-Year retrospective study,” Sustain., vol. 11, no. 12, 2019, doi: 10.3390/su10023393.

[5] A. Kodir, D. M. Hartono, H. Haeruman, and I. Mansur, “Integrated post mining landscape for sustainable land use: A case study in South Sumatera, Indonesia,” Sustain. Environ. Res., vol. 27, no. 4, pp. 203–213, 2017, doi: 10.1016/j.serj.2017.03.003.

[6] I. Z. Rela, A. H. Awang, Z. Ramli, Y. Taufik, S. Md. Sum, and M. Muhammad, “Effect of corporate social responsibility on community resilience: Empirical evidence in the nickel mining industry in Southeast Sulawesi, Indonesia,” Sustain., vol. 12, no. 4, 2020, doi: 10.3390/su12041395.

[7] C. Agus, D. Wulandari, P. A. B. Cahyanti, I. Bantara, B. P. Hutahaean, and T. Lestari, “Environmental site engineering and integrated bio-cycles management for rehabilitation of degraded tin mining land in tropical ecosystem,” IOP Conf. Ser. Earth Environ. Sci., vol. 398, no. 1, 2019, doi: 10.1088/1755-1315/398/1/012013.

[8] M. Hallama, C. Pekrun, H. Lambers, and E. Kandeler, “Hidden miners – the roles of cover crops and soil microorganisms in phosphorus cycling through agroecosystems,” Plant Soil, vol. 434, no. 1–2, pp. 7–45, 2019, doi: 10.1007/s11104-018-3810-7.

[9] J. Park, E. Kwon, E. Chung, H. Kim, B. Battogtokh, and N. C. Woo, “Environmental sustainability of open-pit coal mining practices at Baganuur, Mongolia,” Sustain., vol. 12, no. 1, pp. 1–20, 2020, doi: 10.3390/su12010248.

[10] E. A. Pauletto et al., “Reclamation of a degraded coal-mining area with perennial cover crops,” Rev. Bras. Cienc. do Solo, vol. 40, pp. 1–13, 2016, doi: 10.1590/18069657rbcs20150482.

[11] A. Suryantoko, R. Juniah, and H. E. Handayani, “The Usage of Mining Void in Limestone Mining for Micro Hidro Power Plan in,” Indones. J. Environ. Manag. Sustain., vol. 2, no. 4, pp. 118–123, 2019.

[12] D. I. Firsada, R. Juniah, S. Syarifudin, and H. Rahmi, “Perencanaan Teknis Dan Ekonomis Reklamasi Periode 2021-2023 Di Disposal PT Bima Putra Abadi Citranusa (Bomba Group),” J. Sains dan Teknol. J. Keilmuan dan Apl. Teknol. Ind., vol. 22, no. 1, p. 84, 2022, doi: 10.36275/stsp.v22i1.466.

Downloads

Article History

Submitted: 2026-03-12
Published: 2026-04-26
Pages: 849-858

PlumX Metrics

How to Cite

A’yun, Q., Rahmi, H., Andrawina, A., & Juniah, R. (2026). Analisis Pascatambang terhadap Dampak Penambangan Batu Gamping pada Kualitas Lingkungan di PT Semen Baturaja Tbk. Blend Sains Jurnal Teknik, 4(4), 849–858. https://doi.org/10.56211/blendsains.v4i4.1652

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)