Analisis Preventive Maintenance Menggunakan Metode Mean Time Between Failure (MTBF) dan Mean Time to Repair (MTTR) pada Mesin Wire Rope Hoist Crane di PT Wika Beton Tbk Plant Karawang
DOI:
https://doi.org/10.56211/blendsains.v5i1.1711Keywords:
Downtime; MTBF; MTTR; Preventive Maintenance; Wire Rope Hoist Crane
Abstract
Penelitian ini menganalisis kebijakan preventive maintenance pada mesin Wire Rope Hoist Crane di PT WIKA Beton Tbk Plant Karawang menggunakan indikator Mean Time Between Failure (MTBF) dan Mean Time To Repair (MTTR). Data historis periode Januari 2024 sampai Januari 2025 menunjukkan total waktu operasi 3.320 jam, 10 kejadian kerusakan, dan total downtime 15 jam; downtime maksimum pada satu kejadian sebesar 2,5 jam. Perhitungan yang dikoreksi menghasilkan MTBF 332 jam dan MTTR 1,5 jam. Dengan pola operasi 10 jam per hari, MTBF tersebut ekuivalen dengan 33,2 hari operasi. Sebagai interval konservatif sebelum rata-rata kerusakan tercapai, preventive maintenance direkomendasikan setiap 320 jam operasi atau 32 hari operasi. Rekomendasi dilengkapi dengan pencatatan jam operasi, inspeksi komponen kritis, dan evaluasi MTBF-MTTR secara berkala. Hasil penelitian menjadi baseline deskriptif untuk memperbaiki pengendalian pemeliharaan dan perlu dievaluasi kembali setelah beberapa siklus penerapan.
Downloads
References
[1] P. Muchiri, L. Pintelon, L. Gelders, and H. Martin, “Development of maintenance function performance measurement framework and indicators,” International Journal of Production Economics, vol. 131, no. 1, pp. 295–302, 2011, doi: 10.1016/j.ijpe.2010.04.039.
[2] I. Alsyouf, “The role of maintenance in improving companies’ productivity and profitability,” International Journal of Production Economics, vol. 105, no. 1, pp. 70–78, 2007, doi: 10.1016/j.ijpe.2004.06.057.
[3] R. Ahmad and S. Kamaruddin, “An overview of time-based and condition-based maintenance in industrial application,” Computers & Industrial Engineering, vol. 63, no. 1, pp. 135–149, 2012, doi: 10.1016/j.cie.2012.02.002.
[4] A. K. S. Jardine, D. Lin, and D. Banjevic, “A review on machinery diagnostics and prognostics implementing condition-based maintenance,” Mechanical Systems and Signal Processing, vol. 20, no. 7, pp. 1483–1510, 2006, doi: 10.1016/j.ymssp.2005.09.012.
[5] S. Alaswad and Y. Xiang, “A review on condition-based maintenance optimization models for stochastically deteriorating system,” Reliability Engineering & System Safety, vol. 157, pp. 54–63, 2017, doi: 10.1016/j.ress.2016.08.009.
[6] N. F. Fatma, H. Ponda, and R. A. Kuswara, “Analisis preventive maintenance dengan metode menghitung Mean Time Between Failure (MTBF) dan Mean Time To Repair (MTTR): Studi kasus PT Gajah Tunggal Tbk,” Heuristic, vol. 17, no. 2, pp. 87–94, 2020, doi:
10.30996/heuristic.v17i2.4648.
[7] W. Novarika, M. Arfah, and R. Agustian, “Analisis preventive maintenance pada mesin heater kernel dengan metode Mean Time Between Failure dan Mean Time To Repair,” Jurnal UNITEK, vol. 16, no. 2, pp. 259–267, 2023, doi: 10.52072/unitek.v16i2.544.
[8] W. Novarika, M. Arfah, and R. A. Khoir, “Analysis of preventive maintenance on forklifts and reach trucks by calculating Mean Time Between Failure and Mean Time To Repair at PT DSV Solutions Indonesia,” in Proceedings of the International Conference on Science and Technology UISU, 2024, doi: 10.30743/x4ca2p37.
[9] M. Syaripudin, B. Budiharjo, and D. A. Rostikawati, “Usulan perawatan mesin bending 90° dengan pendekatan preventive maintenance berdasar metode keandalan dan FMEA di PT Rinnai Indonesia-Cikupa,” Jurnal Taguchi: Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri, vol. 2, no. 2, pp. 175–184, 2022.
[10] W. W. Pradana and W. Widiasih, “Penjadwalan waktu preventive maintenance untuk meningkatkan kinerja mesin frais dan bubut di PT Isumi,” Journal of Industrial View, vol. 5, no. 1, pp. 1–11, 2023, doi: 10.26905/jiv.v5i1.9317.
[11] M. Riki and H. Murnawan, “Analisis penjadwalan preventive maintenance mesin kneader pada proses produksi rubber fender,” Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri, vol. 3, no. 1, pp. 245–256, 2023, doi: 10.46306/tgc.v3i1.74.
[12] R. Dekker, “Applications of maintenance optimization models: A review and analysis,” Reliability Engineering & System Safety, vol. 51, no. 3, pp. 229–240, 1996, doi: 10.1016/0951-8320(95)00076-3.
[13] A. Van Horenbeek and L. Pintelon, “Development of a maintenance performance measurement framework—using the analytic network process for maintenance performance indicator selection,” Omega, vol. 42, no. 1, pp. 33–46, 2014, doi: 10.1016/j.omega.2013.02.006.
[14] A. H. C. Tsang, “Strategic dimensions of maintenance management,” Journal of Quality in Maintenance Engineering, vol. 8, no. 1, pp. 7–39, 2002, doi: 10.1108/13552510210420577.
[15] A. Crespo Marquez and J. N. D. Gupta, “Contemporary maintenance management: Process, framework and supporting pillars,” Omega, vol. 34, no. 3, pp. 313–326, 2006, doi: 10.1016/j.omega.2004.11.003.
Downloads
Article History
Pages: 307-313
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bayu Adzikri Ramadhan, Thomas Wu, Fahriza Nurul Azizah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Blend Sains Jurnal Teknik menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam Blend Sains Jurnal Teknik dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa Blend Sains Jurnal Teknik berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Blend Sains Jurnal Teknik."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."
Most read articles by the same author(s)
- Thomas Wu, Bayu Adzikri Ramadhan, Analisis Efisiensi Biaya Bahan Baku Semen OPC Menggunakan Metode Material Requirement Planning Lot for Lot (MRP-LFL) dan Just in Time (JIT) pada PT ABC , Blend Sains Jurnal Teknik: Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juli









