Evaluasi Efektivitas Mesin A Menggunakan Overall Equipment Effectiveness dan Analisis Fishbone di PT ABC

Abstract Views: 0   PDF Downloads: 0

Authors

  • Gloria Kasih Karunia Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Apid Hapid Maksum Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Sutrisno Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.56211/blendsains.v5i2.2021

Keywords:

Downtime; Efektivitas Mesin; Fishbone; Overall Equipment Effectiveness; Pemeliharaan

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi data efektivitas Mesin A pada PT. ABC menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan analisis fishbone. Data mencakup tiga agregat bulanan dengan 71 hari kerja pada Oktober sampai Desember 2025. Analisis meliputi pemeriksaan aritmetika, kewajaran waktu, perhitungan komponen OEE, dan pemetaan penyebab potensial. Hasil perhitungan ulang menunjukkan OEE bulanan 44,86%, 39,77%, dan 38,04%. Nilai periode meliputi availability 64,82%, performance 63,90%, quality 98,67%, dan OEE komposit 40,87%. Selisih OEE terhadap benchmark 85% mencapai 44,13 poin persentase. Namun, loading time dan operating time melebihi kapasitas waktu satu mesin menurut jumlah hari kerja yang dilaporkan. Definisi serta cakupan data waktu belum terkonfirmasi. Ideal cycle time juga berubah dari 0,4 menjadi 0,3 menit/unit tanpa penjelasan. Hasil numerik karena itu belum membuktikan tingkat efektivitas satu mesin atau penurunan kinerja aktual. Fishbone mengelompokkan indikasi pada manusia, mesin, metode, dan lingkungan tanpa menetapkan kontribusi kausal. Rekomendasi dimulai dari validasi data dan standar siklus, dilanjutkan pencatatan gangguan, preventive maintenance, kalibrasi, pelatihan operator, dan 5R. Dampak rekomendasi belum diuji.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] H. Ariyah, “Penerapan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dalam Peningkatan Efisiensi Mesin Batching Plant (Studi Kasus: PT. Lutvindo Wijaya Perkasa),” Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan, vol. 1, no. 2, pp. 70–77, 2022, doi: 10.55826/tmit.v1iII.10.

[2] A. G. Ramadhani, D. Z. Azizah, F. Nugraha, dan M. Fauzi, “Analisa Penerapan TPM (Total Productive Maintenance) dan OEE (Overall Equipment Effectiveness) pada Mesin Auto Cutting di PT. XYZ,” Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri, vol. 2, no. 1, pp. 59–69, 2022, doi: 10.46306/tgc.v2i1.25.

[3] C. Wijaya, I W. Sukania, dan Adianto, “Analisis Total Productive Maintenance dengan Metode Overall Equipment Effectiveness dan Six Big Losses di PT. X,” Jurnal Mitra Teknik Industri, vol. 2, no. 2, pp. 126–135, 2023, doi: 10.24912/jmti.v2i2.26938.

[4] R. I. D. Suyatmo, E. Melyna, H. Arina, dan A. O. Shelia, “Sosialisasi Hasil Analisis Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Losses dalam Implementasi Total Productive Maintenance (TPM) di PT. ABC,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, vol. 1, no. 10, pp. 2507–2515, 2023, doi: 10.59837/jpmba.v1i10.542.

[5] Y. K. P. Pamungkas, R. F. Umam, dan R. Setyaningrum, “Peningkatan Produktivitas Departemen Vacuum dengan Total Productive Maintenance (TPM) melalui Perhitungan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Six Big Losses Mesin CNC Vacuum Thermoforming Geiss T10 di PT. XYZ,” Innovative: Journal of Social Science Research, vol. 4, no. 5, pp. 7351–7363, 2024, doi: 10.31004/innovative.v4i5.14918.

[6] I. H. Nugroho, X. Salahudin, dan F. Hilmy, “Optimasi Produktivitas Mesin Microfeed melalui Pendekatan Overall Equipment Effectiveness (OEE): Studi Kasus di Industri Manufaktur,” Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan, vol. 4, no. 1, pp. 63–68, 2025, doi: 10.55826/jtmit.v4iI.542.

[7] Y. A. Ramitsa dan C. D. Indrawati, “Analisis dan Usulan Peningkatan Efektivitas Mesin Centrifugal dengan Pendekatan Overall Equipment Effectiveness (OEE), Six Big Losses, dan Total Productive Maintenance (TPM),” Widya Teknik, vol. 24, no. 2, pp. 111–119, 2025, doi: 10.33508/wt.v24i2.7406.

[8] S. Supriyati dan T. N. Wiyatno, “Improving Press Machine Efficiency Using a TPM Approach and Six Big Losses Analysis,” Journal Industrial Servicess, vol. 10, no. 2, pp. 347–354, 2025, doi: 10.62870/jiss.v10i2.28344.

[9] T. Haddad, B. W. Shaheen, dan I. Németh, “Improving Overall Equipment Effectiveness (OEE) of Extrusion Machine Using Lean Manufacturing Approach,” Manufacturing Technology, vol. 21, no. 1, pp. 56–64, 2021, doi: 10.21062/mft.2021.006.

[10] M. R. Faturrahman, N. A. Syafitrah, dan M. Naufal, “Analisis Total Productive Maintenance terhadap Produktivitas Mesin Press Injection Molding dengan Metode Overall Equipment Effectiveness dan Six Big Losses,” JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri, vol. 7, no. 2, pp. 457–465, 2026, doi: 10.37373/jenius.v7i2.2269.

[11] Y. Pangestu dan W. Setiafindari, “Analisis Efektivitas Mesin VMC Mori Seiki TV-300 Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness dan Six Big Losses,” Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, vol. 3, no. 1, pp. 734–748, 2026.

[12] G. K. Karunia, Laporan Kerja Praktik, Program Studi Teknik Industri, Universitas Singaperbangsa Karawang, 2026, tidak dipublikasikan. Judul khusus, nama perusahaan, dan identitas mesin disamarkan dalam artikel.

Downloads

Article History

Submitted: 2026-09-04
Published: 2026-10-31
Pages: 669-677

PlumX Metrics

How to Cite

Karunia, G. K., Maksum, A. H., & Sutrisno, S. (2026). Evaluasi Efektivitas Mesin A Menggunakan Overall Equipment Effectiveness dan Analisis Fishbone di PT ABC. Blend Sains Jurnal Teknik, 5(2), 669–677. https://doi.org/10.56211/blendsains.v5i2.2021