Analisis Risiko Kecelakaan Kerja pada Penggunaan Gerinda dengan Metode Job Safety Analysis di PT XYZ
DOI:
https://doi.org/10.56211/blendsains.v5i2.2062Keywords:
Gerinda; JSA; K3; Kecelakaan Kerja; Penilaian Risiko
Abstract
Aktivitas penggerindaan pada proses fabrikasi menghasilkan bahaya mekanis, fisik, ergonomis, dan lingkungan yang perlu dikendalikan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko, dan merumuskan pengendalian pada penggunaan gerinda di PT XYZ. Penelitian bersifat deskriptif observasional dengan data primer melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi serta data sekunder dari dokumen perusahaan dan literatur. Job Safety Analysis digunakan untuk menguraikan tahapan kerja, sedangkan nilai risiko dihitung dari perkalian likelihood dan severity. Hasil penelitian mengidentifikasi delapan potensi bahaya. Enam bahaya berada pada kategori rendah dengan nilai 4, sedangkan dua bahaya berada pada kategori tinggi dengan nilai 9, yaitu percikan api dan serpihan logam serta postur membungkuk terlalu lama. Prioritas pengendalian meliputi pemasangan guard, inspeksi batu gerinda, penataan kabel dan area kerja, ventilasi lokal, perbaikan ergonomi, pelatihan, pengawasan, serta penggunaan alat pelindung diri yang sesuai. Penerapan JSA secara berkala dapat menjadi dasar pengendalian risiko yang lebih terarah dan evaluasi keselamatan kerja di area fabrikasi.
Downloads
References
[1] P. A. M. Mulyojati and F. Yuamita, “Analisis potensi bahaya kerja pada proses pencetakan pengecoran logam menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA),” Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan, vol. 2, no. 2, pp. 90-97, 2023, doi: 10.55826/tmit.v2i2.141.
[2] M. I. Hamdani and D. Andesta, “Analisis potensi bahaya menggunakan metode JSA dan HIRARC untuk mengurangi angka kecelakaan kerja pada area bengkel fabrikasi PT. ABC,” G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, vol. 8, no. 2, pp. 887-895, 2024, doi: 10.33379/gtech.v8i2.4076.
[3] M. I. Nudin and D. Andesta, “Upaya pencegahan kecelakaan kerja menggunakan metode Job Safety Analysis pada departemen fabrikasi,” Jurnal Teknik Industri, vol. 9, no. 1, pp. 51-61, 2023, doi: 10.24014/jti.v9i1.21920.
[4] M. C. Hidayat and M. Nuruddin, “Analisis identifikasi bahaya kecelakaan kerja menggunakan Job Safety Analysis (JSA) dengan pendekatan HIRARC,” JUSTI: Jurnal Sistem dan Teknik Industri, vol. 2, no. 4, pp. 557-569, 2022, doi: 10.30587/justicb.v2i4.4243.
[5] F. Ghasemi, A. Doosti-Irani, and H. Aghaei, “Applications, shortcomings, and new advances of Job Safety Analysis (JSA): Findings from a systematic review,” Safety and Health at Work, vol. 14, no. 2, pp. 153-162, 2023, doi: 10.1016/j.shaw.2023.03.006.
[6] F. Azzahra, E. P. Nurlaili, and J. D. Ratisan, “Analisis risiko kerja menggunakan Job Safety Analysis (JSA) dengan pendekatan HIRARC di PT Indo Java Rubber Planting Co.,” Jurnal Agrifoodtech, vol. 1, no. 1, pp. 21-34, 2022, doi: 10.56444/agrifoodtech.v1i1.54.
[7] G. Smarandana, A. Momon, and J. Arifin, “Penilaian risiko K3 pada proses pabrikasi menggunakan metode HIRARC,” Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya, vol. 7, no. 1, pp. 56-62, 2021, doi: 10.30656/intech.v7i1.2709.
[8] A. M. Syabana and M. Basuki, “Analisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menggunakan metode HIRARC di PT. Bintang Timur Samudera,” Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan, vol. 1, no. 1, pp. 110-114, 2022, doi: 10.31284/j.semitan.2022.3230.
[9] M. A. F. Hibatullah, E. D. Priyana, and A. W. Rizqi, “Analisis potensi bahaya menerapkan metode JSA dan HIRARC pada Departemen Civil dan Electrical PT. ABC,” INTECOMS, vol. 7, no. 3, pp. 948-956, 2024, doi: 10.31539/intecoms.v7i3.10570.
[10] G. M. Sani, E. D. Priyana, and A. W. Rizqi, “Identifikasi dan analisis risiko kecelakaan kerja dengan metode JSA di bengkel pemesinan SMK Nurul Islam Gresik,” SITEKIN, vol. 20, no. 1, pp. 300-307, 2022.
[11] M. D. P. Rahman, E. D. Priyana, and A. W. Rizqi, “Job Safety Analysis (JSA) sebagai upaya pengendalian risiko kecelakaan kerja pada pekerjaan fabrication di PT. Wilmar Nabati Indonesia,” Teknika Sains, vol. 7, no. 2, pp. 98-109, 2022, doi: 10.24967/teksis.v7i2.1947.
[12] O. Oyamienlen, I. L. Nwaogazie, and C. Patricks, “Risk matrix as a tool for risk analysis for work-related hazard in offshore installation in the oil and gas industry,” Journal of Scientific Research and Reports, vol. 29, no. 2, pp. 1-9, 2023, doi: 10.9734/jsrr/2023/v29i21727.
[13] M. Z. Ikhsan, “Identifikasi bahaya, risiko kecelakaan kerja, dan usulan perbaikan menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA),” Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan, vol. 1, no. 1, pp. 42-52, 2022, doi: 10.55826/tmit.v1iI.13.
[14] R. Kurniawan and A. E. Apsari, “Analisis potensi bahaya dan risiko kecelakaan kerja pada bagian produksi dengan metode Job Safety Analysis dan Hazard Identification and Risk Assessment pada PT XYZ,” Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer, vol. 3, no. 2, pp. 341-348, 2023, doi: 10.51903/juritek.v3i2.1866.
[15] S. Anjani and E. Ismiyah, “Analisis keselamatan dan kesehatan kerja menggunakan metode JSA dan HIRARC di bengkel fabrikasi PT ABC,” INTECOMS, vol. 8, no. 5, 2025, doi: 10.31539/022fz487.
[16] D. Agustin and R. Rodiah, “Analisis bahaya perilaku tidak aman menggunakan metode JSA dan pengendalian risiko menggunakan metode HIRARC,” Rekayasa Industri dan Mesin, vol. 3, no. 2, 2022, doi: 10.32897/retims.2022.3.2.1752.
[17] A. Andriani and A. Suwarno, “Analisis potensi bahaya dengan menggunakan metode Job Safety Analysis di bagian mold maintenance PT XYZ Plant Cikarang,” Jurnal Teknik Industri, vol. 3, no. 1, pp. 72-78, 2022, doi: 10.37366/jutin0301.7278.
[18] J. A. Jia, I. L. Nwaogazie, and B. O. Anyanwu, “Risk matrix as a tool for risk analysis in underwater operations in the oil and gas industry,” Journal of Environmental Protection, vol. 13, no. 11, pp. 856-869, 2022, doi: 10.4236/jep.2022.1311054.
Downloads
Article History
Pages: 678-685
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Raudlya Nurul Hasanah, Dene Herwanto, Asep Erik Nugraha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Blend Sains Jurnal Teknik menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam Blend Sains Jurnal Teknik dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa Blend Sains Jurnal Teknik berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Blend Sains Jurnal Teknik."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."
Most read articles by the same author(s)
- Nur Ismi Nabila, Asep Erik Nugraha, Analisis Risiko Kerja Menggunakan Metode HIRADC pada Proses Painting di PT XYZ , Blend Sains Jurnal Teknik: Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Oktober









