Analisis Risiko Kerja Menggunakan Metode HIRADC pada Proses Painting di PT XYZ

Abstract Views: 0   PDF Downloads: 0

Authors

  • Nur Ismi Nabila Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Asep Erik Nugraha Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.56211/blendsains.v5i2.2063

Keywords:

Bahan Kimia; HIRADC; K3; Painting; Risiko Kerja

Abstract

Proses painting menggunakan cat, thinner, spray gun, dan kompresor sehingga berpotensi menimbulkan paparan kimia, bahaya fisik, serta kebakaran. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bahaya, menilai risiko awal, dan merumuskan usulan pengendalian pada proses painting di PT XYZ. Penelitian deskriptif observasional menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, termasuk catatan kejadian perusahaan. Penilaian dilakukan dengan Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC), menggunakan likelihood (L) dan severity (S) berskala 1–5 serta perhitungan R = L × S. Hasil penilaian terhadap 13 bahaya menunjukkan sembilan risiko ekstrem, dua tinggi, dan dua sedang. Nilai tertinggi sebesar 20 terdapat pada ventilasi kurang optimal; skor ini merupakan penilaian semi-kuantitatif yang belum diverifikasi melalui pengukuran paparan. Usulan pengendalian memprioritaskan evaluasi dan perbaikan ventilasi lokal serta spray booth, pengendalian sumber penyalaan, penyimpanan bahan mudah terbakar, dan pencegahan kontak bahan kimia. Substitusi bahan rendah VOC diusulkan setelah evaluasi kompatibilitas teknis dan keselamatannya. Efektivitas pengendalian belum diuji. Pengukuran paparan dan penilaian risiko residual merupakan tindak lanjut setelah pengendalian diterapkan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] A. I. Ayuningtyas and S. M. Nasri, “Health risk assessment of physical and chemical hazards in the painting area of a manufacturing company,” The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, vol. 10, no. 2, pp. 247–257, 2021, doi: 10.20473/ijosh.v10i2.2021.247-257. DOI: https://doi.org/10.20473/ijosh.v10i2.2021.247-257

[2] International Organization for Standardization, ISO 45001:2018 Occupational Health and Safety Management Systems—Requirements with Guidance for Use. Geneva, Switzerland: ISO, 2018.

[3] Pemerintah Republik Indonesia, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Jakarta, Indonesia, 2012.

[4] N. Faizah, E. Purnamawati, and Tranggono, “Analisis risiko K3 pada kegiatan reparasi kapal dengan menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control (HIRADC) dan metode Job Safety Analysis (JSA) pada PT. NF,” JUMINTEN, vol. 2, no. 5, pp. 74–85, 2021, doi: 10.33005/juminten.v2i5.316. DOI: https://doi.org/10.33005/juminten.v2i5.316

[5] A. Mawardani and C. K. Herbawani, “Analisa penerapan HIRADC di tempat kerja sebagai upaya pengendalian risiko: A literature review,” PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 6, no. 1, pp. 316–322, 2022, doi: 10.31004/prepotif.v6i1.2941. DOI: https://doi.org/10.31004/prepotif.v6i1.2941

[6] O. Oyamienlen, I. L. Nwaogazie, and C. Patricks, “Risk matrix as a tool for risk analysis for work-related hazard in offshore installation in the oil and gas industry,” Journal of Scientific Research and Reports, vol. 29, no. 2, pp. 1–9, 2023, doi: 10.9734/jsrr/2023/v29i21727. DOI: https://doi.org/10.9734/jsrr/2023/v29i21727

[7] R. D. Nurhayati and Y. S. Purnomo, “Analisis risiko K3 dengan metode HIRADC pada industri pengolahan makanan laut di Jawa Timur,” INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi, vol. 2, no. 3, pp. 450–461, 2023, doi: 10.55123/insologi.v2i3.1883. DOI: https://doi.org/10.55123/insologi.v2i3.1883

[8] A. Wulandari, R. Rendiyansah, and Y. Muharni, “Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja di PT. XYZ menggunakan metode HIRADC,” Journal of Systems Engineering and Management, vol. 3, no. 1, p. 45, 2024, doi: 10.62870/joseam.v3i1.25076. DOI: https://doi.org/10.36055/joseam.v3i1.25076

[9] F. Azzahra, E. P. Nurlaili, and J. D. Ratisan, “Analisis risiko kerja menggunakan Job Safety Analysis (JSA) dengan pendekatan HIRARC di PT Indo Java Rubber Planting Co.,” Jurnal Agrifoodtech, vol. 1, no. 1, pp. 21–34, 2022, doi: 10.56444/agrifoodtech.v1i1.54. DOI: https://doi.org/10.56444/agrifoodtech.v1i1.54

[10] G. Smarandana, A. Momon, and J. Arifin, “Penilaian risiko K3 pada proses pabrikasi menggunakan metode HIRARC,” Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya, vol. 7, no. 1, pp. 56–62, 2021, doi: 10.30656/intech.v7i1.2709. DOI: https://doi.org/10.30656/intech.v7i1.2709

[11] A. M. Syabana and M. Basuki, “Analisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menggunakan metode HIRARC di PT. Bintang Timur Samudera,” Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan, vol. 1, no. 1, pp. 110–114, 2022, doi: 10.31284/j.semitan.2022.3230. DOI: https://doi.org/10.31284/j.semitan.2022.3230

[12] M. A. F. Hibatullah, E. D. Priyana, and A. W. Rizqi, “Analisis potensi bahaya menerapkan metode JSA dan HIRARC pada Departemen Civil dan Electrical PT. ABC,” INTECOMS, vol. 7, no. 3, pp. 948–956, 2024, doi: 10.31539/intecoms.v7i3.10570. DOI: https://doi.org/10.31539/intecoms.v7i3.10570

[13] M. I. Hamdani and D. Andesta, “Analisis potensi bahaya menggunakan metode JSA dan HIRARC untuk mengurangi angka kecelakaan kerja pada area workshop fabrikasi PT. ABC,” G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, vol. 8, no. 2, pp. 887–895, 2024, doi: 10.33379/gtech.v8i2.4076. DOI: https://doi.org/10.33379/gtech.v8i2.4076

[14] A. Y. Markus and Z. Djunaidi, “Hazard Identification, Risk Assessment and Determining Control (HIRADC) pada kegiatan perawatan rolling stock equipment di tambang bawah tanah PT. X,” Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi, vol. 8, no. 2, pp. 479–497, 2024, doi: 10.31955/mea.v8i2.4002. DOI: https://doi.org/10.31955/mea.v8i2.4002

[15] M. A. Ihsan, K. Rusba, and M. Ramdan, “Hubungan pengawasan terhadap kepatuhan penggunaan alat pelindung diri pada karyawan di PT. XYZ,” IDENTIFIKASI, vol. 11, no. 2, pp. 400–407, 2025, doi: 10.36277/identifikasi.v11i2.608. DOI: https://doi.org/10.36277/identifikasi.v11i2.608

[16] J. A. Jia, I. L. Nwaogazie, and B. O. Anyanwu, “Risk matrix as a tool for risk analysis in underwater operations in the oil and gas industry,” Journal of Environmental Protection, vol. 13, no. 11, pp. 856–869, 2022, doi: 10.4236/jep.2022.1311054. DOI: https://doi.org/10.4236/jep.2022.1311054

[17] T. A. Hidayatillah and Khasbiyah, “Identifikasi bahaya dan penilaian risiko dengan metode HIRADC pada lingkungan kerja Puskesmas Kedungmundu,” Journal Occupational Health Hygiene and Safety, vol. 2, no. 2, 2024, doi: 10.60074/johhs.v2i2.11755. DOI: https://doi.org/10.60074/johhs.v2i2.11755

[18] Occupational Safety and Health Administration, “Spray finishing using flammable and combustible materials,” 29 CFR 1910.107. [Online]. Available: https://www.osha.gov/laws-regs/regulations/standardnumber/1910/1910.107. Accessed: Oct. 22, 2026.

[19] Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja. Jakarta, Indonesia, 2018.

[20] H. Alexander, S. Nengsih, and O. Guspari, “Kajian keselamatan dan kesehatan kerja (K3) konstruksi balok pada konstruksi bangunan gedung,” Jurnal Ilmiah Poli Rekayasa, vol. 15, no. 1, 2019. DOI: https://doi.org/10.30630/jipr.15.1.140

Downloads

Article History

Submitted: 2026-09-20
Published: 2026-10-31
Pages: 686-696

PlumX Metrics

How to Cite

Nabila, N. I., & Nugraha, A. E. (2026). Analisis Risiko Kerja Menggunakan Metode HIRADC pada Proses Painting di PT XYZ. Blend Sains Jurnal Teknik, 5(2), 686–696. https://doi.org/10.56211/blendsains.v5i2.2063