Analisis Kinerja Algoritma FPM Dalam Mengidentifikasi Pola Pembelian Impulsif Pada Shopee Berdasarkan Fenomena Fomo
Keywords:
FOMO;; Pembelian Impulsif;; FP-Growth;; Paylater;; Aturan Asosiasi;
Abstract
Penelitian ini menganalisis kinerja algoritma Frequent Pattern Mining (FP-Growth) dalam mengidentifikasi pola pembelian impulsif pada platform Shopee yang dipicu oleh fenomena Fear of Missing Out (FOMO) di kalangan generasi milenial dan Gen-Z. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menganalisis data transaksi 50 pengguna yang melakukan minimal 6 transaksi dalam dua minggu terakhir dengan menggunakan fitur paylater. Data dianalisis menggunakan algoritma FP-Growth dengan nilai minimum support 20%, minimum confidence 20%, dan lift ratio >1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) FP-Growth berhasil mengidentifikasi pola pembelian impulsif dengan confidence tertinggi sebesar 91,7% pada aturan Otomotif → Pakaian. (2) Kategori Pakaian mendominasi pola pembelian dan muncul dalam 35 transaksi. (3) Teridentifikasi pola asosiasi yang kuat dan kompleks, termasuk hubungan asimetris seperti Kesehatan → Kecantikan dengan confidence 78,6%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa FP-Growth efektif dalam mengungkap pola pembelian impulsif yang dipengaruhi FOMO dan paylatter, serta dapat menjadi dasar bagi pengembangan strategi pemasaran yang lebih terarah di platform e-commerce.
Downloads
References
Aditya. (2023). Association Rule Mining Explained With Examples. Coding Infinite. https://codinginfinite.com/association-rule-mining-explained-with-examples/
Aisafitri, L., & Yusriyah, K. (2020). Fear Of Missing Out Syndrome As A Lifestyle Of The Millennial Generation In Depok City. Jurnal Riset Mahasisw Dakwah Dan Komunikasi, 2(4), 166–177. https://datareportal.com/reports/digital-2020-indonesia
Arief, T. M. V. R. A. R. (2025). 70 Persen Warga Indonesia Tak Punya Tabungan, Belanja Impulsif Jadi Penyebab Utama Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “70 Persen Warga Indonesia Tak Punya Tabungan, Belanja Impulsif Jadi Penyebab Utama”, Klik untuk baca: https://money.kom. Kompas. https://money.kompas.com/read/2025/01/24/214737726/70-persen-warga-indonesia-tak-punya-tabungan-belanja-impulsif-jadi-penyebab#:~:text=JAKARTA%2C KOMPAS.com- Sebanyak 70 persen masyarakat Indonesia tidak,tekanan ekonomi yang memperburuk kemampuan mereka
BFI, A. (2022). FOMO Adalah: Penyebab, Ciri-Ciri, dan Cara Mencegahnya. BFI FINANCE. https://www.bfi.co.id/id/blog/fomo-adalah-penyebab-ciri-ciri-dan-cara-mencegahnya
Ghinarahima, C. N., & Idulfilastri, R. M. (2024). Peran FoMO sebagai Mediator pada Penggunaan Media Sosial terhadap Perilaku Pembelian Impulsif Produk Skincare. 4, 4316–4329.
Hanif, L. (2024). Apa Itu Python? Pengertian, Fungsi, Kelebihan, dan Contohnya. Rumah Web. https://www.rumahweb.com/journal/python-adalah/
Kurniawan, R., & Utami, R. H. (2022). Validation of Online Fear of Missing Out (ON-FoMO) Scale in Indonesian Version. Jurnal Neo Konseling, 4(3), 1. https://doi.org/10.24036/00651kons2022
Makarim, F. R. (2024). Apa Itu Fomo? Ini Pengertian, Gejala, dan Dampaknya. Halodoc. https://www.halodoc.com/artikel/apa-itu-fomo-ini-pengertian-gejala-dan-dampaknya
Maria, V., Irpani, F. S., Khariza, N. A., & Ramadhani, V. (2025). Analisis Fear of Missing Out ( FoMO ) Labubu terhadap Pembelian Impulsif di Kalangan Masyarakat Indonesia.
Nighel, S., & Sharif, O. O. (2022). Pengaruh Flash Sale terhadap Pembelian Impulsif E-Commerce Shopee di Jawa Barat. E-Proceeding of Management, 9(3), 1335-`1344.
NISP, O. (2023). Mengenal Impulsive Buying, Faktor Pemicu, & Tips Mencegahnya. OCBC. https://www.ocbc.id/id/article/2021/07/23/impulsive-buying
Nurjanah, S., Sadiah, A., & Gumilar, R. (2023). Pengaruh Literasi Ekonomi, Kontrol Diri, dan “FOMO”, terhadap Pembelian Impulsif pada Generasi Milenial. Global Education Journal, 1(3), 191–206. https://doi.org/10.59525/gej.v1i3.171
Oktyandito, Y. W. (2023). Harbolnas: Pengertian, Awal Mula, dan Keuntungan bagi Penjual. IDN TIMES. https://www.idntimes.com/business/economy/harbolnas-pengertian-awal-mula-dan-keuntungan-bagi-penjual-00-qftxr-l5w6b2
Pratibha, P. (2021). Frequent pattern mining, Association, and Correlations. Towards Data Science. https://towardsdatascience.com/frequent-pattern-mining-association-and-correlations-8fa9f80c22ef/?gi=7fa76cf0e442
Rizal, F. (2023). 7 Dampak Negatif FOMO bagi Kesehatan Mental. Halodoc. https://www.halodoc.com/artikel/7-dampak-negatif-fomo-bagi-kesehatan-mental
Setyorini, S. G., Mustakim, Adhiva, J., & Putri, S. A. (2020). Penerapan Algoritma FP-Growth dalam Penentuan Pola Pembelian Konsumen. Seminar Nasional Teknologi Informasi, Komunikasi Dan Industri (SNTIKI), 180–186.
Suhada, S., Ratag, D., Gunawan, G., Wintana, D., & Hidayatulloh, T. (2020). Penerapan Algoritma Fp-Growth Untuk Menentukan Pola Pembelian Konsumen Pada Ahass Cibadak. Swabumi, 8(2), 118–126. https://doi.org/10.31294/swabumi.v8i2.8077
Surveyandini, M. (2021). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Impulse Buying Pada Konsumen Karita Muslim Square Purwokerto. Ekonomis: Journal of Economics and Business, 5(1), 277. https://doi.org/10.33087/ekonomis.v5i1.320
Trivusi. (2022). Algoritma Apriori: Pengertian, Cara Kerja, Kelebihan, dan Kekurangannya. Trivusi. https://www.trivusi.web.id/2022/08/algoritma-apriori.html
UID. (2024). Memahami Apa Itu Impulsive Buying dan Tips Penting Menghindarinya. EKU ID. https://blog.eku.id/memahami-apa-itu-impulsive-buying-dan-tips-penting-menghindarinya/
Downloads
Article History
Pages: 245-251
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mirza Rian Arief Lubis, Al-Khowarizmi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Hello World Jurnal Ilmu Komputer menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam Hello World Jurnal Ilmu Komputer dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa Hello World Jurnal Ilmu Komputer berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Hello World Jurnal Ilmu Komputer."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."








