Penerapan Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Sejarah di MAN 1 Medan
DOI:
https://doi.org/10.56211/toga.v3i2.1948Keywords:
Deep Learning; pembelajaran sejarah; Kurikulum Berbasis Cinta; Kurikulum Merdeka; MAN 1 Medan.
Abstract
Pendekatan Deep Learning menjadi salah satu strategi pembelajaran yang dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka. Di madrasah, implementasinya dipadukan dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai upaya memperkuat karakter dan nilai-nilai spiritual peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pendekatan Deep Learning dalam pembelajaran sejarah di MAN 1 Medan, mengidentifikasi pengaruhnya terhadap pemahaman belajar peserta didik, serta mendeskripsikan tantangan yang dihadapi selama pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, dua guru sejarah, dan peserta didik kelas X, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Deep Learning melalui Meaningful Learning, Mindful Learning, dan Joyful Learning yang terintegrasi dengan Kurikulum Berbasis Cinta mampu meningkatkan keterlibatan, pemahaman, dan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran sejarah. Kendala yang dihadapi meliputi perbedaan minat dan kemampuan peserta didik, keterbatasan sarana pembelajaran autentik, serta belum meratanya pemahaman guru terhadap konsep Deep Learning. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi pembelajaran mendalam memerlukan dukungan kompetensi guru, kesiapan peserta didik, dan kebijakan madrasah yang berkelanjutan.
Downloads
References
Adnyana, I. K. S. (2024). Implementasi Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Retorika: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(2), 1–14.
Biggs, J., & Tang, C. (2011). Train-the-trainers: Implementing outcomes-based teaching and learning in Malaysian higher education. Malaysian Journal of Learning and Instruction, 8, 1–19.
Fatmawati, I. (2025). Transformasi Pembelajaran Sejarah dengan Deep Learning Berbasis Digital untuk Gen Z. Revorma: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran, 5(1), 25–39.
Harda Ria, T., Sutarto, S., & Indrawari, K. (2025). Strategi pembelajaran Discovery Learning untuk memotivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(1), 78–92.
Hasibuan, Z. S. S. (2025). Relevansi Pendekatan Deep Learning pada Kurikulum Cinta Di MAN 1 Sragen. Tarbiyah bil Qalam: Jurnal Pendidikan Agama dan Sains, 9(2).
Khairani, V., Fitriani, F., Ekowati, E., Daulay, I. R., Darmawan, D., Anggraini, V., & Aslami, S. (2025). Kurikulum Cinta sebagai strategi moderasi beragama dalam dunia pendidikan: Tinjauan literatur. Studia Sosia Religia, 8(2), 75–83.
Kholifatun, K., Kuswono, K., & Setiawati, E. (2023). Pengaruh metode diskusi kelompok terhadap aktivitas dan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran sejarah. Jurnal Pendidikan Sejarah, 11(2), 101–110.
Langer, E. J. (1997). The Power of Mindful Learning. Da Capo Press.
Martatiyana, D. R., Derlis, A., Aviarizki, H. W., Jurdil, R. R., Andayani, T., & Hidayat, O. S. (2023). Analisis komparasi implementasi kurikulum merdeka dan kurikulum 2013. Muallimuna: Jurnal Madrasah Ibtidaiyah, 9(1), 96–109.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Remaja Rosdakarya.
Nerita, S., Ananda, A., & Mukhaiyar, M. (2023). Pemikiran Konstruktivisme dan Implementasinya dalam Pembelajaran. Jurnal Education and Development, 11(2), 292–297.
Ni’matul’Izzah, Y., Maulana, S. Z., & Sitika, A. J. (2025). Dinamika Pengembangan Kurikulum: Meninjau Model Ralph Tyler dan Hilda Taba. Hayati: Journal of Education, 1(1), 54–63.
Nst, P. T., & Al-Husna, K. I. (2025). Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta pada Pembelajaran Akidah Akhlak. Al-Aulia: Jurnal Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Keislaman, 11(2), 202–211.
Ratnasari, S. L. (2021). Pengaruh kompetensi, Motivasi, Dan Kreatifitas Terhadap kinerja guru Melalui Kepuasan Kerja. Manajemen Pendidikan, 16(1), 1–12.
Rijali, A. (2018). Analisis Data Kualitatif. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 81–95.
Sanjaya, W. (2008). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Kencana Prenada Media Group.
Sardiman, A. M. (2011). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Raja Grafindo Persada.
Sari, M. W., Faiza, Z. N., Putra, J., & Palawa, A. H. (2026). Teori Belajar Bermakna. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 5(1), 175–188.
Sugiyono, P. D. (2019). metode penelitian pendidikan (kuantitatif, kualitatif, kombinasi, R&D dan penelitian pendidikan). Metode Penelitian Pendidikan, 67, 18.
Suryana, A., & Djono. (2025). Paradigma Deep Learning Dalam Pembelajaran Sejarah Abad 21: Upaya Membangun Kemampuan Berfikir Kritis Siswa. Jurnal Pendidikan Sejarah.
Tyler, R. W. (2013). Basic principles of curriculum and instruction BT - Curriculum studies reader E2 (hal. 60–68). Routledge.
Utami, S. (2019). Menciptakan Joyful Learning Teaching dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Likhitaprajna, 19(1), 49–58.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press.
Downloads
Article History
Pages: 53-59
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 annisa Vira

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Toga Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam Toga Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
- Penulis mengakui bahwa Toga Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Toga Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
- Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku.








