Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Penerapan Higiene Sanitasi Makanan pada Rumah Makan di Kecamatan Sekayu Tahun 2025

Abstract Views: 1214   PDF Downloads: 864

Authors

  • Putri Andini Universitas Jambi, Jambi
  • Fajrina Hidayati Universitas Jambi, Jambi
  • Adelina Fitri Universitas Jambi, Jambi
  • Oka Lesmana S Universitas Jambi, Jambi
  • Hendra Dhermawan S Universitas Jambi, Jambi

DOI:

https://doi.org/10.56211/pubhealth.v4i2.1256

Keywords:

Perilaku; Higiene Sanitasi Makanan; Rumah Makan

Abstract

Latar Belakang: Penerapan higiene sanitasi yang tidak memadai dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit akibat makanan seperti keracunan pangan dan diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penerapan higiene sanitasi makanan pada rumah makan di Kecamatan Sekayu tahun 2025.

Metode Penelitian: Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah penjamah makanan yang bekerja di rumah makan yang ada di Kecamatan Sekayu. Sampel penelitian sebanyak 56 responden.

Hasil: Hasil penelitian menujukkan responden dengan perilaku penerapan higiene sesuai 69,6%, pengetahuan baik 67,9%, sikap positif 57,1%, berpendidikan tinggi 71,4%, lama kerja baru 67,9%, sarana dan prasarana memenuhi syarat 67,9%, dan pengawasan 80,4%. Hasil analisis bivariate menunjukkan ada hubungan pengetahuan (p-value=0,001), sikap (p-value=0,001), tingkat pendidikan (p-value=0,012), ketersediaan sarana dan prasarana (p-value=0,005), dan tidak ada hubungan lama kerja (p-value=0,339) dan pengawasan (p-value=1,000) dengan perilaku penerapan higiene sanitasi makanan.

Kesimpulan: Terdapat hubungan pengetahuan, sikap, tingkat pendidikan, ketersediaan sarana dan prasarana dengan perilaku penerepan higiene saniatasi makanan pada rumah makan di Kecamatan Sekayu tahun 2025.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andriani, Y., Kurniawati, E., & Parman. (2020). Analysis of Factors Related to Restaurant Sanitation Hygiene in the Working Area of the Sarolangun Community Health Center , Sarolangun Regency Penyakit yang ditularkan melalui makanan ( food borne disease ) merupakan masuk kedalam badan melalui makanan . Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala (JIKeMB), 2(2), 10–17. DOI: https://doi.org/10.32585/jikemb.v2i2.982

Aulia, D., Elvandari, M., & Andriani, E. (2024). Pengetahuan Keamanan Pangan dan Fasilitas Sanitasi dengan Personal Hygiene di Rumah Makan Padang Kecamatan Kedung Waringin. Journal Of Social Science Research, 4, 341–349.

Azara, R., & Saidi, I. A. (2020). Buku Ajar Mikrobiologi Pangan.

Badudu, & Zain, S. M. (2010). Efektivitas Bahasa Indonesia. Balai Pustaka.

Cahyaningsih, T., Nurjazuli, & D., H. L. (2018). Hubungan Lama Bekerja, Pengawasan Dan Ketersediaan Fasilitas Sanitasi Dengan Praktik Higiene Sanitasi Penjamah Makanan Di PT. Bandeng Juwana Elrina Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 6.

Desandri, S., Rahmawati, A., & Nurbaeti, T. S. (2024). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Penjamah Makanan dengan Penerapan Hygiene Sanitasi Makanan pada Rumah Makan di Wilayah Anjatan Tahun 2024. Industry and Higher Education, 6(01), 56–63.

Kemenkes RI. (2006). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 1098/MENKES/SK/VII/2003.

Kemenkes RI. (2023). Permenkes Nomor 2 Tahun 2023. 55.

Kementerian Kesehatan. (2023). Permenkes RI No. 2 Tahun 2023. 55.

Kurniawan, E. A. (2023). Laporan Magang : Tinjauan Data Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan Dan Capaian Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) Di Indonesia.

Lestari, A. B., Haniarti, Umar, F., & Sudarman, D. (2024). Perilaku Penjamah Makanan Jajanan Dan Tingkat Kontaminasi. Jurnal Sulolipu : Media Komunikasi Sivitas Akademika Dan Masyarakat, 24(2), 250–259. DOI: https://doi.org/10.32382/sulo.v24i2.875

Magistra, M. (2024). Kolaborasi Lintas Program Dan Lintas Sektor Dalam Upaya Pencegahan Dan Penanggulangan KLB Keracunan Pangan Di Kabupaten Banyumas Tahun 2024.

Notoatmodjo. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.

Pakpahan, M., Siregar, D., Susilawaty, A., Tasnim, Mustar, Ramdany, R., Manurung, E. I., Sianturi, E., Tompunu, M. R. G., Sitanggang, Y. F., & M, M. (2021). Promosi Kesehatan Dan Perilaku Kesehatan (Ronal Watrianthos (ed.)). Yayasan Kita Menulis.

Sari, D. P., & Suyasa, I. N. G. (2021). Penerapan Hygiene Sanitasi Di Rumah Makan Minang Simpang Ampek Panjer Kota Denpasar Tahun 2021. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(2), 132–140. DOI: https://doi.org/10.33992/jkl.v11i2.1609

Shodiq, I. Z., & Suryani, D. (2023). Determinants Affecting Mariyai Village Housewives ’ Practice of Food Sanitation Hygiene. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(3), 320–327. DOI: https://doi.org/10.14710/jkli.22.3.320-327

Sitanggang. (2024). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penerapan Higiene Sanitasi Rumah Makan Di Kecamatan Telanai Pura Tahun 2024.

Sonia, S., Sopiyandi, & Sulistyaningsih, I. (2024). Pengaruh Pemberian Modul Hygiene Terhadap pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Penjamah Makanan Dirumah Sakit dr. Soedarso Pontianak. Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Pontianak, 1(September).

Zebua, N. R. (2024). Analisis SWOT Pada Usaha Rumah Makan Nasional. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan, 7(2), 1–16. DOI: https://doi.org/10.57094/jim.v7i2.1855

Downloads

Article History

Submitted: 2025-09-24
Published: 2025-10-25
Pages: 164-170

PlumX Metrics

How to Cite

Andini, P., Hidayati, F., Fitri, A., S, O. L., & S, H. D. . (2025). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Penerapan Higiene Sanitasi Makanan pada Rumah Makan di Kecamatan Sekayu Tahun 2025. PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(2), 164–170. https://doi.org/10.56211/pubhealth.v4i2.1256