Perbedaan Tingkat Pengetahuan Pasien tentang Diabetes Melitus Sebelum dan Sesudah Diberi Edukasi Video di Puskesmas Sawah Lebar Kota Bengkulu
DOI:
https://doi.org/10.56211/pubhealth.v5i2.2144Keywords:
Diabetes Mellitus; Pengetahuan; Puskesmas; Video Edukatif
Abstract
Diabetes mellitus adalah penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan memerlukan penanganan jangka panjang. Pengetahuan pasien memegang peranan penting dalam keberhasilan pengendalian penyakit dan pencegahan komplikasi. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan pasien adalah melalui pendidikan kesehatan menggunakan media video yang menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan pasien tentang diabetes mellitus sebelum dan sesudah menerima pendidikan berbasis video di Puskesmas Sawah Lebar, Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental melalui pendekatan pra-tes dan pasca-tes. Sampel terdiri dari 68 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi pendidikan berbasis video. Analisis data dilakukan menggunakan Uji Wilcoxon Signed Ranks karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang rendah (80.9%), sedangkan setelah intervensi, tingkat pengetahuan meningkat ke kategori baik (51.5%). Analisis statistik menunjukkan nilai p sebesar 0.001 (p<0.05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan. Dapat disimpulkan bahwa pendidikan berbasis video efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien mengenai diabetes mellitus.
Downloads
References
Adinda, S. S., & Oktariani, M. (2022). Asuhan keperawatan pada pasien diabetes mellitus dalam pemenuhan kebutuhan aktivitas dan latihan. Universitas Kusuma Husada Surakarta.
Alfreyzal, M., Paizer, D., Anggraini, D., Syahfitri, R. D., & Azhari, M. H. (2024). Edukasi kesehatan pada keluarga diabetes melitus dengan masalah keperawatan pemeliharaan kesehatan tidak efektif. Jurnal Kesehatan, 13(1).
Darsini, Fahrurrozi, & Cahyono, E. A. (2019). Pengetahuan: Artikel review. Jurnal Keperawatan, 12(1), 97.
Dinas Kesehatan Kota Bengkulu. (2024). Profil data kesehatan Kota Bengkulu 2024. Dinas Kesehatan Kota Bengkulu.
Febrianta, A., Sunaryo, F. Y. A. B., & Lukita, L. S. (2024). Peran media sosial sebagai upaya promosi kesehatan masyarakat. Indonesian Journal of Applied Science and Technology, 6(2), 50–57.
Gaol, D. E. L. (2019). Pengaruh edukasi penatalaksanaan diabetes mellitus terhadap perubahan pengetahuan, sikap, dan kadar glukosa darah sewaktu pada penderita diabetes mellitus di Puskesmas Lingkar Timur Kota Bengkulu tahun 2019 [Karya ilmiah, Politeknik Kesehatan Kemenkes Bengkulu].
Hannifah, S., Damayanti, R., & Herawati, T. (2024). [Judul artikel perlu dilengkapi]. [Nama jurnal belum tersedia, 8(3), 1459–1469.
Indrasari, Y. (2020). Efesiensi saluran distribusi pemasaran kopi rakyat di Desa Gending Waluh Kecamatan Sempol (Ijen) Bondowoso. Jurnal Manajemen Pemasaran, 14(1), 44–49. https://doi.org/10.9744/pemasaran.14.1.44
International Diabetes Federation. (2025). Diabetes: Facts and figures. https://www.idf.org/about-diabetes/facts-figures
Massi, G., & Kallo, V. (2018). Efektifitas pemberian edukasi dengan metode video dan focus group discussion (FGD) terhadap tingkat pengetahuan pasien DM tipe 2 di klinik diabetes. Jurnal Keperawatan, 6(1), 1–6.
Munir, N. W., Safruddin, & Yuliana, A. (2023). Edukasi pencegahan dan pengendalian diabetes melitus. Borneo Community Health Service Journal, 3(1), 2014–2017.
Nizar, M. M., Anggraeni, T., & Sutanta, W. (2024). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan warga Desa Metuk tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Jurnal Cakrawala Keperawatan, 1(1), 82–91.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. [Lengkapi penerbit sesuai edisi yang digunakan.]
Noviani, A., & Fayasari, A. (2018). Kepatuhan diet dan aktivitas fisik dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus rawat jalan di RS Harum Sisma Medika Jakarta Timur. Jurnal Nutrisi, 20(2), 38–44. https://doi.org/10.29238/jnutri.v20i2.25
Nur, M. A., & Saihu, M. (2024). Pengelolahan data. Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi, 2(11), 163–175.
Octaviana, A. S., & Hati, A. K. (2023). Analisis pengaruh edukasi melalui media video terhadap tingkat pengetahuan pasien diabetes melitus tentang perawatan kaki di puskesmas. Indonesian Journal of Pharmacy and Natural Product, 6, 107–116.
Pramono, J. S., & Palin, Y. (2025). Pendidikan kesehatan berbasis video terhadap pengetahuan dan kepatuhan minum obat penderita diabetes melitus di Samarinda. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(4), 989–999. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v4i4.5723
Pratama, M. Y., Yustina, I., Sudaryati, E., & Nurmaini. (2022). Community engagement and associated factors for the COVID-19 vaccination at the work area of Batang Kuis Public Health Center, Indonesia. Malaysian Journal of Medical Research, 6(1), 19–23. https://doi.org/10.31674/mjmr.2022.v06i01.005
Utami, T. N., Gurning, F. P., Eliska, E., Ayu, D., Aidha, Z., & Harahap, R. A. (2023). The urgency of strengthening health information to support public perception and involvement in the COVID-19 vaccine. Gaceta Sanitaria, 37, Article 102265. https://doi.org/10.1016/j.gaceta.2022.102265
World Health Organization. (2022). WHO’s new International Classification of Diseases (ICD-11) comes into effect.
Yudianto, A. (2017). Penerapan video sebagai media pembelajaran. Dalam Seminar Nasional Pendidikan (hlm. 234–237).
Downloads
Article History
Pages: 232-238
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dearis Fitria Marten, Oky Hermansyah, Rose Intan Perma Sari , Yona Harianti Putri , Putri Mulia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."
Most read articles by the same author(s)
- Carissa Ingrid Aurelia, Samwilson Slamet, Oky Hermansyah, Dwi Kurnia Putri, Tika Hardini, Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Penggunaan Obat Cacing pada Anak di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Bangkahulu Kota Bengkulu , PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat: Vol. 4 No. 4 (2026): Edisi April
- Nabila, Oky Hermansyah, Rose Intan Perma Sari , Putri Mulia, Samwilson Slamet, Pengaruh Edukasi Berbasis Video terhadap Peningkatan Pengetahuan Pasien tentang Penyakit Hipertensi di Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu , PubHealth Jurnal Kesehatan Masyarakat: Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Oktober









