Indentifikasi Jalur Kritis pada Proses Pemindahan Sarana Produksi Krimer Retail dengan Metode CPM pada PT X
DOI:
https://doi.org/10.56211/factory.v4i2.1382Keywords:
Critical Path Method; Jalur Kritis; Manajemen Proyek; Pemindahan Fasilitas; Produksi Krimer
Abstract
Industri manufaktur global menghadapi tantangan kompleks dalam mengelola proyek pemindahan fasilitas produksi, dimana keterlambatan dapat mengakibatkan kerugian finansial signifikan dan gangguan operasional berkepanjangan, khususnya dalam industri makanan dan minuman yang memiliki kompleksitas peralatan tinggi dan standar keamanan pangan ketat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi aktivitas jalur kritis, menentukan durasi optimal penyelesaian proyek, dan menganalisis aktivitas dengan float time dalam pemindahan sarana produksi krimer retail di PT X menggunakan metode Critical Path Method (CPM). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan studi kasus tunggal, pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara terstruktur dengan 8 responden (manajer proyek, technical engineer, maintenance staff, logistics coordinator, quality assurance, external mover, dan safety officer), serta dokumentasi perusahaan mencakup work breakdown structure dan laporan progres. Analisis data dilakukan melalui tahapan identifikasi 12 aktivitas proyek, penentuan dependensi, estimasi durasi, pembuatan diagram jaringan activity-on-node, perhitungan forward pass dan backward pass, serta identifikasi jalur kritis dan float time. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek pemindahan sarana produksi krimer retail di PT X dijadwalkan selesai dalam waktu optimal selama 36 hari kerja berdasarkan perhitungan CPM denga mengidentifikasi sembilan aktivitas kritis (A→B→C→E→F→H→J→K→L) yang merepresentasikan 83,3% dari keseluruhan aktivitas dengan durasi optimal 36 hari kerja atau 7,2 minggu. Aktivitas dengan durasi terpanjang meliputi persiapan pondasi dan utilitas (7 hari), pembongkaran mesin line 1 (6 hari), dan instalasi mesin (6 hari). Dua aktivitas non-kritis teridentifikasi memiliki float time yaitu pembongkaran mesin line 2 (1 hari) dan koneksi listrik dan pendingin (6 hari), memberikan fleksibilitas strategis dalam alokasi sumber daya. Penelitian merekomendasikan penerapan monitoring intensif pada aktivitas kritis, implementasi teknik fast-tracking, dan pemanfaatan float time sebagai buffer temporal untuk mengantisipasi kendala teknis guna meminimalkan risiko keterlambatan dan memastikan kelancaran transisi operasional.
Downloads
References
D. V. Perrucci dkk., “Using the critical path method (CPM) for evaluating allocation potential of temporary housing units,” J. Hous. Built Environ., vol. 40, no. 3, hal. 1113–1125, 2025, doi: 10.1007/s10901-025-10196-z. DOI: https://doi.org/10.1007/s10901-025-10196-z
M. N. Alhassan, K. Suleiman, M. Hassan, dan A. Aminu, “Effectiveness Analysis of the Critical Path Method in Project Management,” BAJOSET, vol. 1, no. 2, hal. 290–296, 2025.
D. Alemão, A. D. Rocha, dan J. Barata, “Smart manufacturing scheduling approaches—systematic review and future directions,” Appl. Sci., vol. 11, no. 5, hal. 1–20, 2021, doi: 10.3390/app11052186. DOI: https://doi.org/10.3390/app11052186
T. Liang, L. Zhou, dan Z. Jiang, “Integrated scheduling of production and material delivery for the intelligent manufacturing system,” Int. J. Prod. Res., vol. 63, no. 3, hal. 882–903, 2025, doi: 10.1080/00207543.2024.2363435. DOI: https://doi.org/10.1080/00207543.2024.2363435
T. Y. Tsai dan F. Urmetzer, “A decisional framework for manufacturing relocation: Consolidating and expanding the reshoring debate,” Int. J. Manag. Rev., vol. 26, no. 2, hal. 254–284, 2024, doi: 10.1111/ijmr.12352. DOI: https://doi.org/10.1111/ijmr.12352
S. Aminbakhsha dan A. Ahmed, “Optimization-based scheduling of construction projects with generalized precedence relationships: A real-life case study,” Sci. Iran., vol. 31, no. 19, hal. 1809–1824, 2024, doi: 10.24200/sci.2023.59493.6275. DOI: https://doi.org/10.24200/sci.2023.59493.6275
H. Li, H. Zhu, L. Zheng, dan F. Xie, “Software project scheduling under activity duration uncertainty,” Ann. Oper. Res., vol. 338, no. 1, hal. 477–512, 2024, doi: 10.1007/s10479-023-05343-0. DOI: https://doi.org/10.1007/s10479-023-05343-0
B. Arab, W. Albasyouni, M. Elsaid, Y. Essawy, dan K. Nassar, “Optimizing Construction Project Scheduling for Improved Effectiveness and Reduced Labor Costs BT - Proceedings of the Canadian Society for Civil Engineering Annual Conference 2024, Volume 3,” P. Zangeneh, F. Sadeghpour, dan C. Robinson, Ed., Cham: Springer Nature Switzerland, 2025, hal. 225–234. DOI: https://doi.org/10.1007/978-3-031-97697-1_19
F. Kong dan J. Li, “New Network Model of the Project Scheduling Problem With Hybrid Precedence Relations and Maximum Activity Duration,” vol. 466, no. Isemss, hal. 1086–1089, 2020, doi: 10.2991/assehr.k.200826.224. DOI: https://doi.org/10.2991/assehr.k.200826.224
R. Micale, C. M. La Fata, M. Enea, dan G. La Scalia, “Regenerative scheduling problem in engineer to order manufacturing: an economic assessment,” J. Intell. Manuf., vol. 32, no. 7, hal. 1913–1925, 2021, doi: 10.1007/s10845-020-01728-1. DOI: https://doi.org/10.1007/s10845-020-01728-1
M. Aghileh, A. Tereso, F. Alvelos, dan M. O. Monteiro Lopes, “Multi-project scheduling under uncertainty and resource flexibility: a systematic literature review,” Prod. Manuf. Res., vol. 12, no. 1, 2024, doi: 10.1080/21693277.2024.2319574. DOI: https://doi.org/10.1080/21693277.2024.2319574
M. Sholahuddin dan O. Yedea Nur, “Penerapan Critical Path Method (Cpm) Pada Proyek Rekonstruksi Jalan Untuk Mengidentifikasi Kegiatan Pekerjaan Jalur Kritis,” J. Tek. Sipil, vol. 04, no. 02, 2024. DOI: https://doi.org/10.52166/dearsip.v4i02.7822
R. Syahputra, M. F. Pasaribu, dan A. A. Syarif, “Penerapan Metode CPM (Critical Path Method) Pada Proyek Peningkatan Sarana Dan Prasarana TPS Limbah dan Fasilitasnya Di PT. Putra Kuala Tanjung,” IRA J. Tek. Mesin dan Apl., vol. 3, no. 1, hal. 31–37, 2024, doi: 10.56862/irajtma.v3i1.90. DOI: https://doi.org/10.56862/irajtma.v3i1.90
Z. Jiang dkk., “MegaScale: Scaling Large Language Model Training to More Than 10,000 GPUs,” Proc. 21st USENIX Symp. Networked Syst. Des. Implementation, NSDI 2024, hal. 745–760, 2024.
O. K. Wofuru-Nyenke, “Critical path method utilization for optimal scheduling of production activities,” Futur. Sustain., vol. 2, no. 3, hal. 1–5, 2024, doi: 10.55670/fpll.fusus.2.3.1. DOI: https://doi.org/10.55670/fpll.fusus.2.3.1
S. Rijal, A. K. Hadi, dan R. Musa, “Analisis Efektifitas Penerapan Fast Tracking pada Pelaksanaan Pembangunan Gedung Kantor Walikota Kendari,” J. Flyover, vol. 2, no. 2, hal. 123–135, 2023, doi: 10.52103/jfo.v2i2.1349. DOI: https://doi.org/10.52103/jfo.v2i2.1349
G. Ferrari, F. Ioverno, M. Sozzi, F. Marinello, dan A. Pezzuolo, “Land‐use change and bioenergy production: Soil consumption and characterization of anaerobic digestion plants,” Energies, vol. 14, no. 13, 2021, doi: 10.3390/en14134001. DOI: https://doi.org/10.3390/en14134001
M. Rubežius, Ž. Kidikas, C. Kick, dan A. Kasiulienė, “Phytoremediation of Total Petroleum Hydrocarbons-Contaminated Soils: Case Study of Jerusalem Artichokes with Cost Analysis and Biomass Conversion,” Agronomy, vol. 15, no. 3, hal. 1–16, 2025, doi: 10.3390/agronomy15030601. DOI: https://doi.org/10.3390/agronomy15030601
X. Wen dkk., “PMP-Net++: Point Cloud Completion by Transformer-Enhanced Multi-Step Point Moving Paths,” IEEE Trans. Pattern Anal. Mach. Intell., vol. 45, no. 1, hal. 852–867, 2023, doi: 10.1109/TPAMI.2022.3159003. DOI: https://doi.org/10.1109/TPAMI.2022.3159003
R. Meng dkk., “Identification of critical interaction sites in the coat protein of Areca palm velarivirus 1 (APV1) and its pathogenicity,” Phytopathol. Res., vol. 7, no. 1, 2025, doi: 10.1186/s42483-025-00354-0. DOI: https://doi.org/10.1186/s42483-025-00354-0
Downloads
Article History
Pages: 246-257
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bily Prasisko, Muhamad Abdul Jumali

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
"Penulis mengakui bahwa Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0"
"Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Factory Jurnal Industri, Manajemen dan Rekayasa Sistem Industri."
"Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku."









