Peran Guru Sejarah dalam Menumbuhkan Nasionalisme Siswa Melalui Pembelajaran Sejarah Sekolah Menengah Atas
DOI:
https://doi.org/10.56211/toga.v1i3.975Keywords:
Peran guru sejarah; nasionalisme; pembelajaran sejarah
Abstract
Peran guru sejarah dalam menumbuhkan nasionalisme siswa melalui pembelajaran sejarah di Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang digunakan oleh guru sejarah dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme serta tantangan yang dihadapi dalam proses tersebut. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai jurnal dan artikel terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sejarah berperan sebagai fasilitator, motivator, dan teladan dalam menanamkan sikap nasionalisme melalui pendekatan kontekstual dan integratif. Namun, terdapat tantangan seperti pengaruh globalisasi dan kurangnya fasilitas yang memadai. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya peran guru sejarah dalam membentuk karakter nasionalisme siswa sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang cinta tanah air dan berintegritas.
Downloads
References
Alfiyah, R. (2018). Peran Guru Sejarah Dalam Pengembangan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Sejarah Lokal Di SMAN 1 Ambarawa. Historia Pedagogia, 7(2), 105–112.
Bancin, R., Darma, A., & Alkhairi, F. (2024). Peran Tjong A Fie dalam Perkembangan Ekonomi dan Pendidikan di Kota Medan. Polyscopia, 1(2), 52–56.
Handy, M. R. N. (2021). Pembelajaran Sejarah Dalam Membangun Historical Awarness dan Sikap Nasionalisme Pada Peserta Didik. Prabayaksa: Journal of History Education, 1(1), 42–46.
Ismayanti, A., Sugiati, A., & Rukman, A. A. (2019). Peranan Guru Pendidikan Kewarganegaraan dalam Menumbuhkan Sikap Nasionalisme Siswa Sekolah Menengah Atas Nasional Makassar. Jurnal Equilibrium E, 2477(0221), 2339–2401.
Nursamsi, D. J., & Jumardi, J. (2022). Peran guru dalam menanamkan sikap nasionalisme terhadap peserta didik sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(5), 8341–8348.
Prayoga, A. (2019). Peran Guru Sejarah Dalam Menumbuhkan Rasa Nasionalisme Pada Pokok Pembahasan Proklamasi Kemerdekaan Di SMA Teuku Umar Semarang. Historia Pedagogia, 8(1), 25–32.
Rusli, R., Nasution, S., & Anwar, A. (2021). Implementasi Metode Pembelajaran Sejarah untuk Meningkatkan Nasionalisme Siswa Pada Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Bengkalis. Akademika: Jurnal Keagamaan Dan Pendidikan, 17(2), 123–139.
Saputro, R. A. (2022). Peran Pembelajaran Sejarah Dalam Mempersiapkan Generasi Emas Melalui Penanaman Nilai Karakter Nasionalime. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 5(3), 141–150.
Susilo, A., & Sarkowi, S. (2018). Peran guru sejarah abad 21 dalam menghadapi tantangan arus globalisasi. Historia: Jurnal Pendidik Dan Peneliti Sejarah, 2(1), 43–50.
Utami, A. D., Asnar, A., & Pardosi, J. (2017). Peranan Guru Sejarah dalam Menanamkan Rasa Nasionalisme Siswa Kelas X di SMA Negeri 14 Samarinda. Yupa: Historical Studies Journal, 1(1), 83. https://doi.org/10.26523/yupa.v1i1.9
Waedoloh, H., Purwanta, H., & Ediyono, S. (2022). Peran Guru Sejarah untuk Menanamkan Sikap Nasionalisme di Era Globalisasi. Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series, 5(3), 151–159.
Downloads
Article History
Pages: 93-99
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Annisa Vira, Nurul Raihan, Rostogi Bancin, Irwan Luigi Pakpahan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Toga Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam Toga Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
- Penulis mengakui bahwa Toga Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Toga Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
- Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku.








