Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembuatan Kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Pulau Bantan sebagai Upaya Mewujudkan Desa Sehat

Abstract Views: 0   PDF Downloads: 0

Authors

  • Lesty Hotmaida Siregar Universitas Alwashliyah
  • Sahputra Sahputra Universitas Alwashliyah
  • Ira Permata Sari Universitas Alwashliyah
  • Alvi Fauzan Harahap Universitas Alwashliyah
  • Putri Syahri Universitas Alwashliyah

DOI:

https://doi.org/10.56211/wahana.v5i2.1994

Keywords:

Komunitas Sehat Desa Pulau Bantan; Otonomi Kesehatan; Studi Kualitatif Pemberdayaan Masyarakat; Tanaman Obat Keluarga (TOGA)

Abstract

Program pemberdayaan kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Bantan menjadi bukti kemampuan masyarakat untuk bangkit dan mencapai kemandirian meski menghadapi kendala. Di masa lalu, masyarakat menghadapi dua masalah penting: sulitnya mendapatkan akses ke institusi kesehatan formal dan banyak taman rumah yang tidak digunakan yang tidak memberikan nilai tambahan bagi kesejahteraan keluarga. Dibandingkan dengan hanya melihat, setiap bagian komunitas terlibat secara aktif sebagai penggerak utama perubahan melalui pendekatan partisipasi kualitatif. Inisiatif ini dimulai dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat dan preventif yang memanfaatkan sumber daya alam di sekitar kita. Dengan bantuan ini, penduduk telah mendapatkan dorongan yang lebih besar untuk mempertimbangkan potensi yang ada di sekitar mereka, yang sebelumnya telah diabaikan. Selain teori, komunitas menerima pelatihan praktis yang disesuaikan dengan kondisi tanah lokal. Mereka menerima instruksi menyeluruh tentang berbagai hal, mulai dari memilih bibit terbaik dan menggunakan pola tanam yang tepat untuk memberikan perawatan harian yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman. Selain itu, untuk mendukung kesehatan sehari-hari keluarga, program memberikan pedoman teknik tentang cara mengolah tanaman yang telah dikumpulkan menjadi obat herbal yang aman dan siap pakai. Hasilnya luar biasa Kebun TOGA (Tanaman Obat Keluarga) telah mengubah wajah Desa Bantan secara drastis. Lahan yang sebelumnya terbengkalai dan tampak kumuh kini telah disulap menjadi ruang hijau yang asri, indah, dan produktif. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmadi, R., & Nurhayati, E. (2021). Pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal melalui pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA).

Chempornsri, S. (2020). Participatory Action Research (PAR) for community development and sustainability: A conceptual framework. Journal of Asian Social Science Research, 2(1), 45–58.

Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health program planning: An educational and ecological approach (4th ed.). McGraw-Hill.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pengembangan Kesehatan Tradisional Melalui Asuhan Mandiri Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga dan Ketiropraksi. Kemenkes RI.

Mikkelsen, B. (2011). Metode penelitian partisipatoris dan upaya-upaya pemberdayaan: Panduan bagi praktisi lapangan. Yayasan Obor Indonesia.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya

McCarney, R., Warner, J., Iliffe, S., van Haselen, R., Griffin, M., & Fisher, P. (2007). The Hawthorne Effect: A randomised controlled trial from external evaluation to validation of study findings. BMC Medical Research Methodology, 7(1), 1–8. https://doi.org/10.1186/1471-2288-7-30

Notoatmodjo, S. (2014). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Rahmawati, A., & Wijaya, K. (2023). Integrasi edukasi TOGA dan pengolahan pascapanen dalam meningkatkan kemandirian kesehatan masyarakat pedesaan. Jurnal Kesehatan Komunitas, 9(1), 58–67.

Reason, P., & Bradbury, H. (Eds.). (2008). The SAGE handbook of action research: Participative inquiry and practice (2nd ed.). SAGE Publications.

Stringer, E. T. (2014). Action research (4th ed.). SAGE Publications.

Sudarsono, S., Harini, S., & Rahayu, T. (2022). Penguatan peran kader PKK dan Dasawisma dalam menciptakan lingkungan sehat mandiri. Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(1), 33–42.

Sutrisno, B., Hartati, S., & Wahyuni, S. (2021). Efektivitas pendampingan pembuatan kebun TOGA terhadap pengetahuan herbal keluarga di kawasan pedesaan. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(3), 201–210.

Downloads

Article History

Submitted: 2026-08-26
Published: 2026-10-11
Pages: 167-171

PlumX Metrics

How to Cite

Siregar, L. H., Sahputra, S., Sari, I. P., Harahap, A. F., & Syahri, P. (2026). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pembuatan Kebun Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Desa Pulau Bantan sebagai Upaya Mewujudkan Desa Sehat. Wahana Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 167–171. https://doi.org/10.56211/wahana.v5i2.1994