Pemanfaatan Trichoderma sp dan Aspergillus sp dalam Pengomposan Tandan Kosong Kelapa Sawit

Abstract Views: 1190   PDF Downloads: 1045

Authors

  • Sakiah Sakiah Institut Teknologi Sawit Indonesia, Medan
  • Dina Arfianti Institut Teknologi Sawit Indonesia, Medan
  • Alyuda B Silalahi Institut Teknologi Sawit Indonesia, Medan
  • Indra Lesmana Institut Teknologi Sawit Indonesia, Medan

DOI:

https://doi.org/10.56211/tabela.v2i1.459

Keywords:

Organik; Berkelanjutan; Sawit; Indigenous; Biomassa

Abstract

Pengembalian hara yang terangkut saat panen perlu dilakukan dengan cara mengembalikan biomassa kedalam tanah, salah satunya dilakukan dengan mengubah biomassa segar menjadi kompos. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kemampuan isolat Trichoderma sp dan Aspergillus sp sebagai dekomposer dalam pengomposan tandan kosong kelapa sawit serta mengetahui karakteristik kompos yang dihasilkan. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok non faktorial, sebagai perlakuan yaitu jenis dekomposer terdiri atas 4 taraf yaitu P1 (100 % TKKS), P2 (100 % TKKS + Aspergillus sp 30 ml), P3 (100 % TKKS + Trichoderma sp 100 ml), P4 (100 % TKKS + Aspergillus sp 30 ml + Trichoderma sp 100 ml). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pemberian dekomposer berpengaruh tidak nyata pada parameter C, N, K dan rasio C/K kompos TKKS, tetapi berpengaruh nyata pada pada parameter kadar P kompos dan rendemen kompos. Pemanfaatan isolat Trichoderma sp dan Aspergillus sp dalam pengomposan TKKS belum mampu mengimbangi mikroorganisme indigenous yang terdapat didalam TKKS. Meskipun secara statistik perlakuan perbedaan dekomposer berpengaruh nyata terhadap kadar P kompos, namun kadar P kompos TKKS tanpa pemberian isolat lebih tinggi dari perlakuan lainnya. Untuk mendapatkan hasil kompos TKKS yang optimal, disarankan agar memanfaatkan mikroba indigenous yang bersumber TKKS tersebut.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustinur, A., & Yusrizal, Y. (2021). Isolasi Bakteri Selulolitik Indigenous Pendegradasi Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit. Metamorfosa: Journal of Biological Sciences, 8(1), 150. https://doi.org/10.24843/metamorfosa.2021.v08.i01.p16 DOI: https://doi.org/10.24843/metamorfosa.2021.v08.i01.p16

Astari, L. (2011). Kualitas pupuk kompos bedding kuda dengan menggunakan aktivator mikroba yang berbeda.

Dhairobi, A., Sakiah, S., & Guntoro, G. (2022). Pemanfaatan Gulma Berdaun Lebar sebagai Bahan Baku Kompos Pelet dan Kompos Curah dengan Durasi Pengomposan yang Berbeda. TABELA Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 1(2019), 1–6. DOI: https://doi.org/10.56211/tabela.v1i1.94

Idris, M. Y., Sapareng, S., & Halid, I. (2019). Isolasi Dan Karakterisitk Jamur Pelapuk Dari Batang Dan Tandan Kosong Kelapa Sawit. AGROTEK: Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian, 2(2), 29–38. https://doi.org/10.33096/agrotek.v2i2.59 DOI: https://doi.org/10.33096/agrotek.v2i2.59

Irianti, A. T., & Suyanto, A. (2016). Pemanfaatan jamur Trichoderma sp dan Aspergilus sp sebagai dekomposer pada pengomposan jerami padi. Jurnal Agrosains, 13(2), 1–9.

Juliansyah, G., & Supijatno, . (2018). Manajemen pemupukan organik dan anorganik kelapa sawit di Sekunyir Estate, Kalimantan Tengah. Buletin Agrohorti, 6(1), 32–41. https://doi.org/10.29244/agrob.v6i1.16821 DOI: https://doi.org/10.29244/agrob.v6i1.16821

Kurniawan, C. A., Afriani, M., & Maulana, A. (2021). Studi literatur: Uji kemampuan konsorsium isolat bakteri selulolitik dalam mempercepat dekomposisi tandan kosong kelapa sawit. Jurnal Tanah Dan Lingkungan, 23(1), 28–32. DOI: https://doi.org/10.29244/jitl.23.1.28-32

Sakiah, S., Saragih, D. A., Sukariawan, A., Guntoro, G., & Bakti, A. S. (2021). The quality of compost made from mixture of Mucuna bracteata and oil palm empty fruit bunch The quality of compost made from mixture of Mucuna bracteata and oil palm empty fruit bunch. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. https://doi.org/10.1088/1755-1315/762/1/012082 DOI: https://doi.org/10.1088/1755-1315/762/1/012082

Sakiah, Tarigan, A. E., Tarigan, D. M., Nadeak, T., & Sitinjak, R. R. (2023). Pupuk Organik Kompos (T. Nadeak (ed.)). Unpri Press.

Setyorini, D., Saraswati, R., & Anwar, E. K. (2012). Pupuk Organik dan Pupuk Hayati (R. D. M. Simanungkalit, A. Suriadikarta, D, R. Saraswati, D. Setyorini, & W. Hartatik (eds.)). Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian.

Silalahi, B., & Supijatno, M. (2017). Pengelolaan Limbah Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Angsana Estate, Kalimantan Sekatan. Bul. Agrohorti, 5(3), 373–383. DOI: https://doi.org/10.29244/agrob.v5i3.16483

Sukaryorini, P., Fuad, A. M., & Santoso, S. (2016). PENGARUH MACAM BAHAN ORGANIK TERHADAP. Plumula, 5(2), 99–106.

Triasih, U., & Widyaningsih, S. (2023). Uji fisiologi pertumbuhan jamur Trichoderma sp dan Gliocladium sp . yang berasal dari tanaman jeruk. Gontor Agrotech Science Journal, 9(1), 1–10. https://doi.org/10.21111/agrotech.v8i2.8604 DOI: https://doi.org/10.21111/agrotech.v9i1.8604

Wahyuni, M., & Sakiah, S. (2019). Buku Ajar Jenis Pupuk dan Sifat-Sifatnya. USU Press.

Downloads

Article History

Submitted: 2024-01-24
Published: 2024-02-20
Pages: 37-43

PlumX Metrics

How to Cite

Sakiah, S., Arfianti, D., Silalahi, A. B., & Lesmana, I. (2024). Pemanfaatan Trichoderma sp dan Aspergillus sp dalam Pengomposan Tandan Kosong Kelapa Sawit . Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 2(1), 37–43. https://doi.org/10.56211/tabela.v2i1.459

Most read articles by the same author(s)