Variasi Dosis Pupuk Bioneensis pada Tanaman Kedelai Edamame (Glycine max (L) Merril) yang Ditanam Secara Tumpang Sari di Areal Tanaman Karet
DOI:
https://doi.org/10.56211/tabela.v3i1.758Keywords:
Pupuk Hayati; Bioneensis; Mikroba; Edamame
Abstract
Memanfaatkan areal di gawangan karet dapat menambah penghasilan pada satuan luas areal tanah sebelum tanaman karet menghasilkan, yaitu dengan tumpang sari tanaman kedelai edamame. Bioneensis salah satu pupuk hayati yang mampu memperbaiki kesuburan tanah, didalamnya mengandung lebih dari 108 bakteri penambat N, pelarut P, dan penghasil IAA yang berfungsi sebagai plant growth promoting rhizobacteria (PGPR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis bioneensis yang optimal untuk pertumbuhan kedelai edamame yang ditanam secara tumpang sari pada areal tanaman karet. Penelitian dilaksanakan di kebun praktek komoditas karet, Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) pada bulan April hingga Agustus 2022. Penelitian disusun secara acak kelompok (RAK) non faktorial yang terdiri atas empat taraf dan empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun majemuk dan indeks luas daun yang diamati pada minggu ke 4, 6 dan 8 setelah tanam. Data dianalisis menggunakan ANOVA pada α 5%, bila F hitung > F tabel, maka dilanjutkan dengan Uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan variasi dosis bioneensis berpengaruh nyata terhadap diamater batang pada 6 dan 8 minggu setelah tanam serta indeks luas daun yang diukur pada masa panen. Pemberian bioneensis dosis 2,5 Kg/m2, 5 Kg/m2 dan 10 Kg/m2 tidak menunjukkan hasil yang berbeda nyata pada semua parameter, dengan demikian dianjurkan menggunakan dosis bioneensis 2,5 Kg/m2 guna meningkatkan pertumbuhan edamame yang ditanam pada sela tanaman karet.
Downloads
References
Departemen Pertanian. (2012). Pedoman Teknis Pengelolaan Produksi Tanaman Kedelai.http://deptan.go.id/docupload/isipedomantekniskedelai2012. Diakses 13 mei 2023.
Dharmawangsa, L., Nujanah, U., Pujiwati, H., Setyowati, N., & Prasetyo, P. (2020). Nilai Kesetaraan Lahan dan Hasil Jagung Manis Tumpangsari Dengan Kacang-kacangan di Pertanian Organik. Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal Ke 8, 978–979.
Iswiyanto, A., Abdurrahman, T., & Agroteknologi, P. S. (2023). Pengaruh nitrogen dan fosfor terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai edamame pada tanah gambut. Jurnal Sains Pertanian Equator, 12(1), 95–102. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.26418/jspe.v12i1.60354 DOI: https://doi.org/10.26418/jspe.v12i1.60354
Latif, M.F., Elfarisna dan Sudirman. (2017). Efektifitas Pengurangan Pupuk NPK dengan Pemberian Pupuk Hayati Provibio terhadap Budidaya Tanaman Kedelai Edamame. Jurnal Agrosains dan Teknologi, Vol. 2 No. 2. Hal : 16
Mufriah, D., & Sulistiani, R. (2020). Pengaruh Berbagai Pupuk Organik Padat Dan Pupuk Hayati Bioneensis Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Kedelai Edamame (Glycine Max L. Merill) Di Dataran Rendah. Al Ulum Seri Saintek, VIII(1), 12–19. DOI: https://doi.org/10.47662/alulum.v8i1.90
Nugroho, C dan Hidayah. (2010). Penyisihan Logam Chrom Menggunakan Konsorsium Mikroorganisme. Ilmiah Teknik Lingkungan. 1: 16-19.
Nurhidayah, S. (2018). Respons Kedelai Edamame ( Glycine Max L. Merill) Terhadap Berbagai Jarak Tanam Dan Jumlah Benih Per Lubang Tanam.
Permanasari, I., & Kastono, D. (2012). Pertumbuhan tumpangsari jagung dan kedelai pada perbedaan waktu tanam dan pemangkasan jagung. Jurnal Agroteknologi, 3(1), 13–20.
Ridiah. (2010). Edamame 1 (Serak-Serak Skripsi Bagian Pertama). [Online] Available at: http://ridiah.wordpres.com/category/kampoeng-tani/. Diakses pada tanggal 18 agustus 2022
Septiatin, A. (2008). Apotik Hidup dan Rempah-Rempah, Tanaman Hias, dan Tanaman Liar. Bandung: Yrama Widya
Umami, N., Wijayanti, H. M., Nurdani, D. A. M., Utomo, R., Soetrisno, R. D., Suhartanto, B., Suwignyo, B., & Wulandari, C. (2012). Penambahan Inokulum Dalam Meningkatkan Kualitas Jerami Kedelai Edamame ( Glycine max var Ryokhoho ) Sebagai Pakan Ternak. Pastura, 2(1), 25–29.
Wahyuni, M., & Sakiah, S. (2019). Buku Ajar Jenis Pupuk dan Sifat-Sifatnya. USU Press.
Warman, G. R., & Kristiana, R. (2009). Mengkaji Sistem Tanam Tumpangsari Tanaman Semusim. 15, 791–794.
Widati, F dan Hidayat, M (2012). Kedelai Sayuran (Edamame max (L) Merill) sebagai Tanaman Pekarangan. J iptek hortikultura. 517:25-28
Downloads
Article History
Pages: 32-37
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Hanafi, Aries Sukariawan, Suroso Rahutomo, Sakiah Sakiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang mempublikasikan naskahnya pada Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan menyetujui ketentuan berikut:
Hak cipta atas artikel apapun dalam Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan dipegang penuh oleh penulisnya di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. dengan beberapa ketentuan sebagai berikut:
- Penulis mengakui bahwa Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan berhak sebagai yang mempublikasikan pertama kali dengan lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License / CC BY SA 4.0
- Penulis dapat memasukan tulisan secara terpisah, mengatur distribusi non-ekskulif dari naskah yang telah terbit di jurnal ini ke dalam versi yang lain (misal: dikirim ke respository institusi penulis, publikasi ke dalam buku, dll), dengan mengakui bahwa naskah telah terbit pertama kali pada Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan.
- Pembaca diperbolehkan mengunduh, menggunakan, dan mengadopsi isi artikel selama mengutip artikel dengan menyebutkan judul, penulis, dan nama jurnal ini. Pengutipan tersebut dilakukan demi kemajuan ilmu pengetahuan dan kemanusiaan serta tidak boleh melanggar hukum yang berlaku.
Most read articles by the same author(s)
- Hasan Wirayuda, Sakiah Sakiah, Tuty Ningsih, Kadar Kalium pada Tanah dan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) pada Lahan Aplikasi dan Tanpa Aplikasi Tandan Kosong Kelapa Sawit , Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan: Vol. 1 No. 1 (2023): Edisi Januari
- Mutia Dwi Anggraini, Afifuddin Kamal, Sakiah Sakiah, Evaluasi Kesuburan Tanah Asal Desa Pantai Labu Kecamatan Pantai Labu , Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan: Vol. 2 No. 2 (2024): Edisi Juli
- Sakiah Sakiah, Dina Arfianti, Alyuda B Silalahi, Indra Lesmana, Pemanfaatan Trichoderma sp dan Aspergillus sp dalam Pengomposan Tandan Kosong Kelapa Sawit , Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan: Vol. 2 No. 1 (2024): Edisi Januari
- Steven Rizki Clario, Sakiah Sakiah, Pemanfaatan Limbah Cair PKS sebagai Pupuk Organik Cair: Tinjauan terhadap Pengolahan, Standar Baku Mutu, dan Efektivitasnya dalam Budidaya Kelapa Sawit Berkelanjutan , Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan: Vol. 3 No. 2 (2025): Edisi Juli
- Bayu Pratomo, Aremi Evanta Br Tarigan, Sakiah Sakiah, Wikka Sasvita, Aisar Novita, Respons Pertumbuhan Mucuna bracteata DC. terhadap Aplikasi Mikroorganisme Lokal (MOL) Rebung Bambu , Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan: Vol. 1 No. 2 (2023): Edisi Juli
- Ahmad Dhairobi, Sakiah Sakiah, Guntoro Guntoro, Pemanfaatan Gulma Berdaun Lebar sebagai Bahan Baku Kompos Pelet dan Kompos Curah dengan Durasi Pengomposan yang Berbeda , Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan: Vol. 1 No. 1 (2023): Edisi Januari
- Steven Rizki Clario, Trisna Anggraeni, Tiara Cahya Putri, Sakiah sakiah, Joko Yulianto Ariantono, Tren Iklim dan Implikasinya terhadap Ketahanan Pangan di Wilayah Asahan dan Karo, Sumatera Utara , Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan: Vol. 3 No. 2 (2025): Edisi Juli
- Yustika Raudya Tuzzahra, Sakiah Sakiah, Siti Fatimah Batubara, Mutia Dwi Anggraini, Pemanfaatan Bokashi dan NPK Phonska dalam Budidaya Jagung Manis Secara Tumpang Sari pada Lahan Kelapa Sawit TBM 2 , Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan: Vol. 3 No. 2 (2025): Edisi Juli
- Hanafi Harun Sipayung, Aries Sukariawan, Habib Prayitno, Efektivitas Pupuk Bioneensis pada Pertumbuhan Polong dan Produksi Kedelai Edamame (Glycine max (L) Merril) dengan Sistem Tumpang Sari di Areal TBM Karet , Tabela Jurnal Pertanian Berkelanjutan: Vol. 3 No. 2 (2025): Edisi Juli









